Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Dukungan Sosial dengan Resiliensi Pada Ibu Yang Memiliki Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di SLB Sekecamatan Kadia

Jurnal Sublimapsi · Vol. 6 No. 2 (2025) · pp. 104–113

DOI
10.36709/sublimapsi.v6i2.103
ISSN
2716-1854, 2720-930X
Published
2025-04-25
Publisher
Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo
Language
ind

Abstract

English

Resilience is defined as an individual's ability to rise above the pressures and challenges of life, while social support includes emotional, instrumental, informational, and social network assistance. The study used a correlational design with a quantitative approach, involving 52 mothers selected through purposive sampling technique. Data were collected using validated resilience and social support scales. The results of the analysis showed a significant positive relationship between social support and resilience (r = 0.394; p < 0.05), with a low level of correlation. The majority of mothers had moderate levels of resilience and social support. Emotional support proved to be the dominant aspect in building resilience, while impulse control was the aspect of resilience with the lowest percentage. This study emphasizes the importance of social support in improving mothers' resilience, which in turn helps them face the challenges of parenting a child with ASD. This study is expected to be a reference for communities, educational institutions, and researchers to develop support programs for mothers with children with special needs.

Indonesian

Resiliensi didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk bangkit dari tekanan dan tantangan hidup, sedangkan dukungan sosial mencakup bantuan emosional, instrumental, informasi, dan jaringan sosial. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 52 ibu yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala resiliensi dan dukungan sosial yang telah divalidasi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi (r = 0,394; p < 0,05), dengan tingkat korelasi rendah. Mayoritas ibu memiliki tingkat resiliensi dan dukungan sosial pada kategori sedang. Dukungan emosional terbukti menjadi aspek dominan dalam membangun resiliensi, sementara kontrol impuls merupakan aspek resiliensi dengan presentase terendah. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan sosial dalam meningkatkan resiliensi ibu, yang pada gilirannya membantu mereka menghadapi tantangan dalam pengasuhan anak dengan ASD. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi komunitas, lembaga pendidikan, dan peneliti untuk mengembangkan program dukungan bagi ibu dengan anak berkebutuhan khusus.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 88 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Telkom University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Aspin AspinAffiliation unknown7
Muhammad YasinUniversitas Halu Oleo3
Muhammad AbasAffiliation unknown3
Waode SuarniAffiliation unknown3
Izlan SentryoUniversitas Halu Oleo2
Rimba HamidUniversitas Halu Oleo2
La Ili La IliAffiliation unknown2
Nani Restati SiregarAffiliation unknown2
Barlian BarlianAffiliation unknown2
Eva HerikUniversitas Halu Oleo2
Yuliastri Ambar PambudhiUniversitas Halu Oleo2
Satria DamayantiAffiliation unknown1
Asmiar BoloUniversitas Halu Oleo1
Rasmita RasmitaUniversitas Halu Oleo1
Mirna Desrina MuzriAffiliation unknown1
Rahmawati RahmawatiAffiliation unknown1
Asra WatiAffiliation unknown1
Hasmawati HasmawatiTelkom University1
Anwar AnwarAffiliation unknown1
Indarwati Suhariati NingsihAffiliation unknown1
Sabrin SabrinAffiliation unknown1
Darnawati DarnawatiAffiliation unknown1
Diana MarzukiAffiliation unknown1
Aris BadaraUniversitas Halu Oleo1
I Dewa Putu TriyasaAffiliation unknown1
Haerun AnaAffiliation unknown1
Sulastin SulastinAffiliation unknown1
Kamiluddin KamiluddinAffiliation unknown1
Gusti Ngurah Adhi WibawaAffiliation unknown1
Makkulau MakkulauAffiliation unknown1
Cici ImayantiAffiliation unknown1
Edi CahyonoUniversitas Halu Oleo1
Untung UntungAffiliation unknown1
Andi TenriawaruUniversitas Halu Oleo1
Fuji astutiAffiliation unknown1
Muhibi MuhibiAffiliation unknown1
Izlan SentrioAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://sublimapsipsikologi.uho.ac.id/index.php/journal/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Dukungan Sosial dengan Resiliensi Pada Ibu Yang Memiliki Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di SLB Sekecamatan Kadia</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id-ID">Dukungan Sosial dengan Resiliensi Pada Ibu Yang Memiliki Anak Autism Spectrum Disorder (ASD) di SLB Sekecamatan Kadia</dc:title>
	<dc:creator>Khumaira Hibatillah Yusuf</dc:creator>
	<dc:creator>Sumarna, Nana</dc:creator>
	<dc:creator>Kaimuddin , Sitti Mikarna</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Autism Spectrum Disorder</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Social Support</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Resilience</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Mother</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">SLB</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Autism Spectrum Disorder </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Dukungan Sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Resiliensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">Ibu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id-ID">SLB</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Resilience is defined as an individual's ability to rise above the pressures and challenges of life, while social support includes emotional, instrumental, informational, and social network assistance. The study used a correlational design with a quantitative approach, involving 52 mothers selected through purposive sampling technique. Data were collected using validated resilience and social support scales. The results of the analysis showed a significant positive relationship between social support and resilience (r = 0.394; p &amp;lt; 0.05), with a low level of correlation. The majority of mothers had moderate levels of resilience and social support. Emotional support proved to be the dominant aspect in building resilience, while impulse control was the aspect of resilience with the lowest percentage. This study emphasizes the importance of social support in improving mothers' resilience, which in turn helps them face the challenges of parenting a child with ASD. This study is expected to be a reference for communities, educational institutions, and researchers to develop support programs for mothers with children with special needs.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Resiliensi didefinisikan sebagai kemampuan individu untuk bangkit dari tekanan dan tantangan hidup, sedangkan dukungan sosial mencakup bantuan emosional, instrumental, informasi, dan jaringan sosial. Penelitian menggunakan desain korelasional dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 52 ibu yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala resiliensi dan dukungan sosial yang telah divalidasi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi (r = 0,394; p &amp;lt; 0,05), dengan tingkat korelasi rendah. Mayoritas ibu memiliki tingkat resiliensi dan dukungan sosial pada kategori sedang. Dukungan emosional terbukti menjadi aspek dominan dalam membangun resiliensi, sementara kontrol impuls merupakan aspek resiliensi dengan presentase terendah. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan sosial dalam meningkatkan resiliensi ibu, yang pada gilirannya membantu mereka menghadapi tantangan dalam pengasuhan anak dengan ASD. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi komunitas, lembaga pendidikan, dan peneliti untuk mengembangkan program dukungan bagi ibu dengan anak berkebutuhan khusus.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:date>2025-04-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://sublimapsipsikologi.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/103</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/sublimapsi.v6i2.103</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sublimapsi; Vol. 6 No. 2 (2025): Sublimapsi Edisi Mei 2025; 104-113</dc:source>
	<dc:source>2716-1854</dc:source>
	<dc:source>2720-930X</dc:source>
	<dc:source>10.36709/sublimapsi.v6i2</dc:source>
	<dc:language>ind</dc:language>
	<dc:relation>https://sublimapsipsikologi.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/103/33</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2025 Jurnal Sublimapsi</dc:rights>
</oai_dc:dc>