Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Analisis Teks Anekdot Bermuatan Karakter dan Kearifan Lokal sebagai Pengayaan Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia · Vol. 6 No. 2 (2017) · pp. 68–77

DOI
10.15294/jpbsi.v6i2.23505
ISSN
2252-6722
Published
2017-11-30
Publisher
Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur, jenis, makna tekstual dan kontekstual teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal; (2) anekdot sebagai media penyampai komunikasi bermuatan karakter dan kearifan lokal; dan (3) kelayakan teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa teks anekdot yang bermuatan karakter dan kearifan lokal yang sudah divalidasi ahli sejumlah 111 teks anekdot. Hasil penelitian ini adalah (1) teks anekdot bermuatan karakter berjumlah 75 dengan rincian bermuatan nilai spiritual keagamaan (10), pengendalian diri, kepribadian, dan akhlak mulia (6), kecerdasan (45), dan nilai keterampilan bermasyarakat (14). Sedangkan nilai kearifan lokal berjumlah 36 teks meliputi nilai rasa belas kasih (14), bijaksana (6), pribadi yang tangguh (8), rendah hati (3), dan pandai bergaul (5). Makna kontekstual teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal meliputi situasi, peristiwa, tindak tutur, dan fungsi tuturan yang mencerminkan karakter dan kearifan lokal masyarakat Indonesia; (3) Anekdot sangat tepat digunakan dalam penyampaian karakter dan kearifan lokal karena rasa humor yang disukai siswa dan mudah diterima siswa, nilai-nilai yang terkandung dalam teks, dan cerita tokoh-tokoh terkenal; serta (4) 111 teks anekdot hasil penelitian layak dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA. Kata kunci: teks anekdot, karakter, kearifan lokal, bahan ajar, bahasa Indonesia SMA ABSTRACT This study aims to describe (1) the textual, contextual, textual and contextual text of anecdotal text containing character and local wisdom; (2) anecdotes as a communicator medium containing character and local wisdom; and (3) the appropriateness of anecdotal text is loaded with character and local wisdom as Indonesian language teaching material in high school. This research type is qualitative descriptive. The research data in the form of anecdotal text that has character and local wisdom that has been validated by a number of 111 anecdotes experts. The results of this study are (1) anecdotal text containing 75 characters of character with details of spiritual spiritual values ​​(10), self-control, personality, and noble character (6), intelligence (45), and societal skills score (14). While the value of local wisdom amounted to 36 texts including the value of compassion (14), wise (6), a strong person (8), humble (3), and sociable (5). Contextual meaning of anecdotal text containing character and local wisdom includes situations, events, speech acts, and speech functions that reflect the character and local wisdom of the Indonesian people; (3) Anecdotes are aptly used in the delivery of character and local wisdom because of the humor that students love and are easily accepted by students, the values ​​contained in the text, and the stories of famous personalities; and (4) 111 anecdotal texts of research result worthy of being used as teaching material of Indonesian language in SMA. Keywords: anecdotal text, character, local wisdom, teaching materials, Indonesian high school

Collaboration network of the authors

40 authors · 142 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Mukh DoyinAffiliation unknown11
Haryadi HaryadiAffiliation unknown7
Teguh SupriyantoAffiliation unknown6
Hari Bakti MardikantoroAffiliation unknown6
Nas Haryati SetyaningsihAffiliation unknown5
Wagiran WagiranAffiliation unknown5
Subyantoro SubyantoroAffiliation unknown5
Bernadus Wahyudi Joko SantosoAffiliation unknown4
Imam BaehaqieAffiliation unknown4
Tommi YuniawanAffiliation unknown4
Suminto A SayutiAffiliation unknown4
Ida ZulaehaAffiliation unknown4
Tri MulyonoAffiliation unknown3
Naili RohmahAffiliation unknown2
Achmad Rifa’iAffiliation unknown2
Fathur RokhmanState University of Semarang2
Rahayu PristiwatiAffiliation unknown2
Mimi MulyaniAffiliation unknown2
Suminto A. SayutiAffiliation unknown2
Suseno SusenoAffiliation unknown2
Ayu OktafiyaniAffiliation unknown2
Yusro Edy NugrohoAffiliation unknown2
Deby Luriawati NaryatmojoAffiliation unknown2
Ahmad SyaifudinAffiliation unknown2
Adennia ThaffanaAffiliation unknown1
Litasari WidianingsihAffiliation unknown1
Widyanto WidyantoAffiliation unknown1
Muhamad BurhanudinAffiliation unknown1
Dhoni ZustiyantoroAffiliation unknown1
Mukhammad Nur RokhimAffiliation unknown1
Yacinta KurniasihAffiliation unknown1
Dian Nuzulia ArmarienaAffiliation unknown1
Edward HarringtonAffiliation unknown1
Astuty AstutyAffiliation unknown1
Edi Astini Su’udiAffiliation unknown1
Ety SyarifahAffiliation unknown1
Herman J.WaluyoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpbsi/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Teks Anekdot Bermuatan Karakter dan Kearifan Lokal sebagai Pengayaan Bahan Ajar Bahasa Indonesia di SMA</dc:title>
	<dc:creator>Wardani, Endah Dyah</dc:creator>
	<dc:creator>Rustono, Rustono</dc:creator>
	<dc:creator>Nuryatin, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) struktur, jenis, makna tekstual dan kontekstual teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal; (2) anekdot sebagai media penyampai komunikasi bermuatan karakter dan kearifan lokal; dan (3) kelayakan teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal sebagai bahan ajar bahasa Indonesia di SMA. Jenis penelitian ini deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa teks anekdot yang bermuatan karakter dan kearifan lokal yang sudah divalidasi ahli sejumlah 111 teks anekdot. Hasil penelitian ini adalah (1) teks anekdot bermuatan karakter berjumlah 75 dengan rincian bermuatan nilai spiritual keagamaan (10), pengendalian diri, kepribadian, dan akhlak mulia (6), kecerdasan (45), dan nilai keterampilan bermasyarakat (14). Sedangkan nilai kearifan lokal berjumlah 36 teks meliputi nilai rasa belas kasih (14), bijaksana (6), pribadi yang tangguh (8), rendah hati (3), dan pandai bergaul (5). Makna kontekstual teks anekdot bermuatan karakter dan kearifan lokal meliputi situasi, peristiwa, tindak tutur, dan fungsi tuturan yang mencerminkan karakter dan kearifan lokal masyarakat Indonesia; (3) Anekdot sangat tepat digunakan dalam penyampaian karakter dan kearifan lokal karena rasa humor yang disukai siswa dan mudah diterima siswa, nilai-nilai yang terkandung dalam teks, dan cerita tokoh-tokoh terkenal; serta (4) 111 teks anekdot hasil penelitian layak dijadikan bahan ajar Bahasa Indonesia di SMA.
&amp;nbsp;
Kata kunci: teks anekdot, karakter, kearifan lokal, bahan ajar, bahasa Indonesia SMA
&amp;nbsp;
ABSTRACT
This study aims to describe (1) the textual, contextual, textual and contextual text of anecdotal text containing character and local wisdom; (2) anecdotes as a communicator medium containing character and local wisdom; and (3) the appropriateness of anecdotal text is loaded with character and local wisdom as Indonesian language teaching material in high school. This research type is qualitative descriptive. The research data in the form of anecdotal text that has character and local wisdom that has been validated by a number of 111 anecdotes experts. The results of this study are (1) anecdotal text containing 75 characters of character with details of spiritual spiritual values ​​(10), self-control, personality, and noble character (6), intelligence (45), and societal skills score (14). While the value of local wisdom amounted to 36 texts including the value of compassion (14), wise (6), a strong person (8), humble (3), and sociable (5). Contextual meaning of anecdotal text containing character and local wisdom includes situations, events, speech acts, and speech functions that reflect the character and local wisdom of the Indonesian people; (3) Anecdotes are aptly used in the delivery of character and local wisdom because of the humor that students love and are easily accepted by students, the values ​​contained in the text, and the stories of famous personalities; and (4) 111 anecdotal texts of research result worthy of being used as teaching material of Indonesian language in SMA.
&amp;nbsp;
Keywords: anecdotal text, character, local wisdom, teaching materials, Indonesian high school</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpbsi/article/view/23505</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jpbsi.v6i2.23505</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; Vol 6 No 2: November 2017; 68-77</dc:source>
	<dc:source>2252-6722</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpbsi/article/view/23505/11174</dc:relation>
</oai_dc:dc>