Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

SATUAN LINGUAL DALAM SESAJI MALAM JUMAT KLIWON DI KABUPATEN PEMALANG (KAJIAN ETNOLINGUISTIK)

Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia · Vol. 9 No. 2 (2020) · pp. 132–138

DOI
10.15294/jpbsi.v9i2.40057
ISSN
2252-6722
Published
2020-11-09
Publisher
Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsi bentuk satuan lingual, menganalisis makna kultural, mengeksplanasi fungsi satuan lingual dalam sesaji malam Jumat Kliwon di Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan teori etnolinguistik yang menjelaskan keterkaitan antara bahasa dengan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologis dan pendekatan teoretis. Metode dan teknik pengumpulan data adalah metode simak dan metode cakap. Teknik yang digunakan dalam metode simak adalah teknik sadap, Teknik SLC, Teknik SBLC, Teknik Rekam, Teknik Catat dan teknik yang digunakan dalam metode cakap adalah teknik pancing dan Teknik Cakap Semuka. Metode dan teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dan metode padan dengan teknik pilah unsur penertu (PUP). Metode dan teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah metode penyajian formal dan informal. Hasil penelitian ini terdapat dua bentuk satuan lingual yaitu satuan lingual yang berbentuk kata dan satuan lingual yang berbentuk frasa. Satuan lingual yang berbentuk kata digolongkan menjadi dua satuan lingual monomorfemis dan satuan lingual polimorfemis. Bentuk satuan lingual monomorfemis berupa kata dasar yang berjumlah 6, polimorfemis yang berjumlah 1 berupa kata, frasa berjumlah 10, terdapat makna dalam setiap sesaji yang disajikan pada malam Jumat Kliwon dan terdapat 4 fungsi dalam sesaji yang di sajikan pada malam Jumat Kliwon. Kata Kunci: Satuan Lingual, Makna Kultural, Fungsi Satuan Lingual, Etnolinguistik

Collaboration network of the authors

30 authors · 63 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Haryadi HaryadiAffiliation unknown3
Ida ZulaehaAffiliation unknown3
Hari Bakti MardikantoroAffiliation unknown1
Muhammad Badrus SirojAffiliation unknown1
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1
Dani MuhtadaAffiliation unknown1
Asmarani RamliAffiliation unknown1
IsnaniAffiliation unknown1
Ardi Sirajudin RaufAffiliation unknown1
Lucky Andinna SantyokoAffiliation unknown1
Muhammad RidhaAffiliation unknown1
Edy BudiantoAffiliation unknown1
Ambar Tri LaksonoAffiliation unknown1
Bismo PrasetyoAffiliation unknown1
Kartika Pandu LatsiyaAffiliation unknown1
Eriza Kemala SariAffiliation unknown1
Diding RosyadiAffiliation unknown1
Bambang HartonoAffiliation unknown1
Margiani MargianiAffiliation unknown1
Anisa Puji HastutiAffiliation unknown1
Arunika Harum PrahastiwiAffiliation unknown1
Mulyono MulyonoAffiliation unknown1
Dwi SupriyaniAffiliation unknown1
Arif AntonoAffiliation unknown1
Novita indrayantiAffiliation unknown1
Sofia Nur KhasanahAffiliation unknown1
Miftakhul IlmiAffiliation unknown1
Sheila ZairoturaudlohAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpbsi/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SATUAN LINGUAL DALAM SESAJI MALAM JUMAT KLIWON DI KABUPATEN PEMALANG (KAJIAN ETNOLINGUISTIK)</dc:title>
	<dc:creator>Wulandari, Diah Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Baehaqie, Imam</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan mendeskripsi bentuk satuan lingual, menganalisis makna kultural, mengeksplanasi fungsi satuan lingual dalam sesaji malam Jumat Kliwon di Kabupaten Pemalang. Penelitian ini menggunakan teori etnolinguistik yang menjelaskan keterkaitan antara bahasa dengan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan metodologis dan pendekatan teoretis. Metode dan teknik pengumpulan data adalah metode simak dan metode cakap. Teknik yang digunakan dalam metode simak adalah teknik sadap, Teknik SLC, Teknik SBLC, Teknik Rekam, Teknik Catat dan teknik yang digunakan dalam metode cakap adalah teknik pancing dan Teknik Cakap Semuka. Metode dan teknik yang digunakan untuk menganalisis data adalah metode agih dengan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dan metode padan dengan teknik pilah unsur penertu (PUP). Metode dan teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah metode penyajian formal dan informal. Hasil penelitian ini terdapat dua bentuk satuan lingual yaitu satuan lingual yang berbentuk kata dan satuan lingual yang berbentuk frasa. Satuan lingual yang berbentuk kata digolongkan menjadi dua satuan lingual monomorfemis dan satuan lingual polimorfemis. Bentuk satuan lingual monomorfemis berupa kata dasar yang berjumlah 6, polimorfemis yang berjumlah 1 berupa kata, frasa berjumlah 10, terdapat makna dalam setiap sesaji yang disajikan pada malam Jumat Kliwon dan terdapat 4 fungsi dalam sesaji yang di sajikan pada malam Jumat Kliwon. Kata Kunci: Satuan Lingual, Makna Kultural, Fungsi Satuan Lingual, Etnolinguistik</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpbsi/article/view/40057</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jpbsi.v9i2.40057</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; Vol 9 No 2: November 2020; 132-138</dc:source>
	<dc:source>2252-6722</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpbsi/article/view/40057/18998</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>