Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Tuturan Ilokusi pada Acara Mata Najwa di Metro TV

Jurnal Sastra Indonesia · Vol. 6 No. 3 (2018) · pp. 1–6

ISSN
2685-9599, 2252-6315
Published
2018-02-02
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Abstrak Pada proses berkomunikasi atau berinteraksi, manusia saling mengujarkan tuturan satu sama lain. Selain berfungsi untuk mengatakan atau menginformasikan sesuatu, dapat juga dipergunakan untuk melakukan sesuatu. Bila hal ini terjadi, tuturan yang terbentuk adalah tuturan ilokusi. Dalam acara televisi banyak ditemukan tuturan baik yang menggunakan pengungkapan suatu hal secara langsung atau pengungkapan suatu hal secara tidak langsung. Acara Mata Najwa merupakan salah satu acara televisi yang menarik perhatian masyarakat. Acara Mata Najwa ini memiliki fungsi memberikan hiburan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam mengidentifikasi tuturan ilokusi pada acara Mata Najwa tidak hanya dilihat dari siapa yang bicara ataupun siapa yang menjadi mitra tuturnya tetapi juga mempertimbangkan konteks, agar pesan yang disampaikan penutur dapat dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv dan mendeskripsi fungsi tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. metode dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak, dengan teknik lanjutan rekam dan catat. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode padan dengan sub-jenis metode padan pragmatis dan teknik pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini adalah jenis tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa meliputi (1) tuturan representatif, (2) tuturan direktif, (3) tuturan ekspresif, dan (4) tuturan komisif. Sementara itu, fungsi ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa adalah (1) fungsi kompetitif, (2) fungsi konvivial, (3) fungsi kolaboratif, dan (4) fungsi konfliktif. Kata kunci: tuturan, ilokusi, dan mata najwa

Collaboration network of the authors

40 authors · 114 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • State University of Semarang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Haryadi HaryadiAffiliation unknown6
Hari Bakti MardikantoroAffiliation unknown5
Agus NuryatinAffiliation unknown4
Bernadus Wahyudi Joko SantosoAffiliation unknown4
Imam BaehaqieAffiliation unknown4
Tommi YuniawanAffiliation unknown3
Rahayu PristiwatiAffiliation unknown3
Diyamon PrasandhaAffiliation unknown2
Naili RohmahAffiliation unknown2
Achmad Rifa’iAffiliation unknown2
Fathur RokhmanState University of Semarang2
Tri MulyonoAffiliation unknown2
Suminto A SayutiAffiliation unknown2
Mimi MulyaniAffiliation unknown2
Ida ZulaehaAffiliation unknown2
Teguh SupriyantoAffiliation unknown2
Maulana Phaundra Tegar Irawan Maulana Phaundra Tegar IrawanAffiliation unknown1
Litasari WidianingsihAffiliation unknown1
Widyanto WidyantoAffiliation unknown1
Astuty AstutyAffiliation unknown1
Edi Astini Su’udiAffiliation unknown1
Ety SyarifahAffiliation unknown1
Herman J.WaluyoAffiliation unknown1
Hari Bakti MardikantoroAffiliation unknown1
Asrofah AsrofahAffiliation unknown1
Heri YantoAffiliation unknown1
Suwito Eko PramonoAffiliation unknown1
Ahmad HariyadiAffiliation unknown1
Fathur RahmanAffiliation unknown1
Samsudi SamsudiAffiliation unknown1
Achmad Rifai RC.Affiliation unknown1
Heru DwijatmikoAffiliation unknown1
Subyantoro SubyantoroAffiliation unknown1
Heniningsih HeniningsihAffiliation unknown1
Eka Harum PuspitasariAffiliation unknown1
Hari BaktiAffiliation unknown1
Wening SuryandariAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Tuturan Ilokusi pada Acara Mata Najwa di Metro TV</dc:title>
	<dc:creator>Ruvianto, Alit Widi</dc:creator>
	<dc:creator>Rustono, Rustono</dc:creator>
	<dc:creator>Sulistyaningrum, Septina</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak
&amp;nbsp;
Pada proses berkomunikasi atau berinteraksi, manusia saling mengujarkan tuturan satu sama lain. Selain berfungsi untuk mengatakan atau menginformasikan sesuatu, dapat juga dipergunakan untuk melakukan sesuatu. Bila hal ini terjadi, tuturan yang terbentuk adalah tuturan ilokusi. Dalam acara televisi banyak ditemukan tuturan baik yang menggunakan pengungkapan suatu hal secara langsung atau pengungkapan suatu hal secara tidak langsung. Acara Mata Najwa merupakan salah satu acara televisi yang menarik perhatian masyarakat. Acara Mata Najwa ini memiliki fungsi memberikan hiburan dan menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dalam mengidentifikasi tuturan ilokusi pada acara Mata Najwa tidak hanya dilihat dari siapa yang bicara ataupun siapa yang menjadi mitra tuturnya tetapi juga mempertimbangkan konteks, agar pesan yang disampaikan penutur dapat dipahami oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis tuturan&amp;nbsp; ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv dan mendeskripsi fungsi tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa di Metro Tv. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. metode dan teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah metode simak, dengan teknik lanjutan rekam dan catat. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode padan dengan sub-jenis metode padan pragmatis dan teknik pilah unsur penentu. Penyajian hasil analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode informal. Hasil penelitian ini adalah jenis tuturan ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa meliputi (1) tuturan representatif, (2) tuturan direktif, (3) tuturan ekspresif, dan (4) tuturan komisif. Sementara itu, fungsi ilokusi yang terdapat pada acara Mata Najwa adalah (1) fungsi kompetitif, (2) fungsi konvivial, (3) fungsi kolaboratif, dan (4) fungsi konfliktif.
&amp;nbsp;
Kata kunci: tuturan, ilokusi, dan mata najwa
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-02-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/17219</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sastra Indonesia; Vol 6 No 3 (2017): Vol 6 No 3 (2017); 1-6</dc:source>
	<dc:source>2685-9599</dc:source>
	<dc:source>2252-6315</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/17219/10059</dc:relation>
</oai_dc:dc>