Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

PENGARUH CHI KUNG TAICHI TERHADAP PENURUNAN DENYUT NADI LANSIA DI RUMAH PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA WENING WARDOYO UNGARAN

Journal of Sport Science and Fitness · Vol. 7 No. 1 (2021) · pp. 57–62

DOI
10.15294/jssf.v7i1.44764
ISSN
2745-5718, 2252-6528
Published
2021-07-23
Publisher
Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Chi Kung adalah seni mengolah energi, sedangkan Taichi merupakan latihan tradisional Cina dengan gerakan lambat, pernafasan perut yang dalam dan pemusatan pikiran dengan unsur meditasi. Denyut nadi adalah denyutan arteri dari gelombang darah yang mengalir melalui pembuluh darah sebagai akibat dari denyutan jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati pengaruh Chi Kung Taichi terhadap penurunan denyut nadi lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Pre-Eksperimental Design dengan One-Group Pretest-Posttest Design yaitu memberikan suatu perlakuan kepada sampel dalam satu kelompok yang selanjutnya dikumpulkan data pretest dan posttest-nya, serta dianalisis menggunakan Paired-Samples Test. Hasil penelitian menunjukan denyut nadi mengalami penurunan baik denyut nadi istirahat, latihan maupun pemulihan. Pada analisis data denyut nadi istirahat, denyutnya menurun sebesar 9,25 bpm atau sama dengan 11,62% dari rata-rata denyut nadi istirahat pada pretest. Pada analisis data denyut nadi latihan, denyutnya menurun sebesar 14,5 bpm atau sama dengan 16,27% dari rata-rata denyut nadi latihan pada pretest. Pada analisis data denyut nadi pemulihan, denyutnya menurun sebesar 12,92 bpm atau sama dengan 15,96% dari rata-rata denyut nadi pemulihan pada pretest. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan rutin Chi Kung Taichi dapat menurunkan denyut nadi pada lansia.

Collaboration network of the authors

40 authors · 79 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung
  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Adit prasetyoAffiliation unknown2
Dwi Purnomo AjiAffiliation unknown2
Fulia Aji GustamanAffiliation unknown1
Danang Dwi SaputroAffiliation unknown1
Muh. SholehAffiliation unknown1
Khoirul AnwarAffiliation unknown1
Vacktian Diva GumalaAffiliation unknown1
Gustiana Mega AnggitaAffiliation unknown1
Mohammad Arif AliAffiliation unknown1
Dzullfikri RitongaAffiliation unknown1
Abadi PitojoAffiliation unknown1
Afan AfghaniAffiliation unknown1
Nur Hadziq HaidarAffiliation unknown1
Ahmad Afif SayfudinAffiliation unknown1
Lukman HakimInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Dhias Fajar Widya PermanaAffiliation unknown1
Syahru RomadhoniAffiliation unknown1
Yoga KuncahyoAffiliation unknown1
Helen Mega UmiAffiliation unknown1
Ari MurtiAffiliation unknown1
Yuliska Surya WibowoAffiliation unknown1
Ali AkbarUniversitas Muslim Indonesia1
Abdul Latif Rahman HakimAffiliation unknown1
Arif HidayatAffiliation unknown1
Hadi Setyo SubiyonoAffiliation unknown1
Abdi WigunadiAffiliation unknown1
Agung SaputroAffiliation unknown1
Hadi SetyoAffiliation unknown1
Anton WidodoUniversitas Islam Negeri Jurai Siwo Lampung1
Siti Baitul MukarromahAffiliation unknown1
Sugiarto SugiartoUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur1
Danang Afri UtommoAffiliation unknown1
Ardian PrasetyoAffiliation unknown1
Maula Hikam PribanyAffiliation unknown1
Santi Rossa santirossaAffiliation unknown1
MUHAMMAD NOVID MUHAMMAD NOVIDAffiliation unknown1
Nur AsiyahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jssf/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH CHI KUNG TAICHI TERHADAP PENURUNAN DENYUT NADI LANSIA DI RUMAH PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA WENING WARDOYO UNGARAN</dc:title>
	<dc:creator>Nashrulloh, Mochamad Amirudin</dc:creator>
	<dc:creator>Sahri, Sahri</dc:creator>
	<dc:creator>Indardi, Nanang</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Chi Kung adalah seni mengolah energi, sedangkan Taichi merupakan latihan tradisional Cina dengan gerakan lambat, pernafasan perut yang dalam dan pemusatan pikiran dengan unsur meditasi. Denyut nadi adalah denyutan arteri dari gelombang darah yang mengalir melalui pembuluh darah sebagai akibat dari denyutan jantung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengamati pengaruh Chi Kung Taichi terhadap penurunan denyut nadi lansia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian Pre-Eksperimental Design dengan One-Group Pretest-Posttest Design yaitu memberikan suatu perlakuan kepada sampel dalam satu kelompok yang selanjutnya dikumpulkan data pretest dan posttest-nya, serta dianalisis menggunakan Paired-Samples Test. Hasil penelitian menunjukan denyut nadi mengalami penurunan baik denyut nadi istirahat, latihan maupun pemulihan. Pada analisis data denyut nadi istirahat, denyutnya menurun sebesar&amp;nbsp; 9,25 bpm atau sama dengan 11,62% dari rata-rata denyut nadi istirahat pada pretest. Pada analisis data denyut nadi latihan, denyutnya menurun sebesar&amp;nbsp; 14,5 bpm atau sama dengan 16,27% dari rata-rata denyut nadi latihan pada pretest. Pada analisis data denyut nadi pemulihan, denyutnya menurun sebesar&amp;nbsp; 12,92 bpm atau sama dengan 15,96% dari rata-rata denyut nadi pemulihan pada pretest. Kesimpulan dari penelitian ini adalah latihan rutin Chi Kung Taichi dapat menurunkan denyut nadi pada lansia.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jssf/article/view/44764</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jssf.v7i1.44764</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Sport Science and Fitness; Vol 7 No 1 (2021); 57-62</dc:source>
	<dc:source>2745-5718</dc:source>
	<dc:source>2252-6528</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jssf.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jssf/article/view/44764/19513</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Sport Science and Fitness</dc:rights>
</oai_dc:dc>