Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS AJARAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA

Jurnal Bimbingan Konseling · Vol. 1 No. 2 (2012)

DOI
10.15294/jubk.v1i2.658
ISSN
2502-4450, 2252-6889
Published
2012-11-24
Publisher
Universitas Negeri Semarang
Language
eng

Abstract

Konsep diri positif, akan mengembangkan sifat kepercayaan diri, harga diri dan kemampuan untuk melihat dirinya secara realistis, sehingga akan menumbuhkan penyesuaian sosial yang baik. Tujuan Penelitian ini adalah ditemukannya model bimbingan kelompok berbasis ajaran Islam yang dapat meningkatkan konsep diri siswa, ditemukannya tingkat keefektifan model bimbingan kelompok berbasis ajaran Islam untuk meningkatkan konsep diri siswa. Model Bimbingan kelompok berbasis Ajaran Islam terbukti efektif dalam meningkatkan konsep diri siswa. Hal ini terlihat dari perubahan konsep diri siswa antara sebelum diberi perlakuan dengan setelah diberi perlakuan. Perubahan yang terjadi adalah peningkatan 50, 80%. Perhitungan uji statistik menunjukkan bahwa t = 7,753 dengan p = 0,00 (p < 0,05) yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan konsep diri siswa antara sebelum diberi perlakuan dengan setelah diberi perlakuan. Positive self-concept will develop traits such as confidence, self esteem and the ability to see himself realistically, that will foster good social adjustment. The purpose of this study are: to discovery of the Islamic based group guidance model can enhance students ‘self concept, discovery of the effectiveness of the guidance models based group of Islamic teaching to enhance students’ self-concept. It is seen from the change in student self-concept among treated before after treated with. The changes is an increase of 50, 80%.Calculation results of statistical tests show that t = 7.753 with p = 0.00 (p <0.05) which means that there are significant differences between students’ self concept before given treatment and after being given the treatment.

Collaboration network of the authors

40 authors · 127 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
DYP SugihartoAffiliation unknown11
Edy PurwantoAffiliation unknown7
Sugiyo SugiyoAffiliation unknown6
Muhammad JaparAffiliation unknown6
Mungin Eddy WibowoAffiliation unknown5
Ali MurtadhoAffiliation unknown4
Eko NusantoroAffiliation unknown3
Awalya AwalyaAffiliation unknown3
Dwi Yuwono Puji SugihartoAffiliation unknown3
Dwi Yuwono Puji SugihartoAffiliation unknown3
DaryonoAffiliation unknown2
Sunawan SunawanAffiliation unknown2
Mulawarman MulawarmanAffiliation unknown2
Sugiyo -Affiliation unknown2
Tri SuminarAffiliation unknown1
Hudi HermawanAffiliation unknown1
Lailatul BadiahAffiliation unknown1
Ashari MahfudAffiliation unknown1
Ayu Umazaroh KhasanahAffiliation unknown1
Khuliyah KhuliyahAffiliation unknown1
Nurul RizkianaAffiliation unknown1
Septa Nikmatil AliyahAffiliation unknown1
Norma Ni'matul HusnaAffiliation unknown1
Nur 'Aisyatinnaba'Affiliation unknown1
Betania Cahya AmandaAffiliation unknown1
Suharso SuharsoAffiliation unknown1
Kartikaningsih KartikaningsihAffiliation unknown1
Ariska TriastutikAffiliation unknown1
Andrea PrasetyoAffiliation unknown1
Boby Ardhian NusantaraAffiliation unknown1
Vira MulyawatiAffiliation unknown1
Dian Purbo UtomoAffiliation unknown1
Vrimadieska Ayuannisa WaluyanAffiliation unknown1
Muslikah MuslikahAffiliation unknown1
M. Zidni IlmaAffiliation unknown1
Azmia Khafidzotul LabibahAffiliation unknown1
Miftahul FurqanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jubk/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGEMBANGAN MODEL BIMBINGAN KELOMPOK BERBASIS AJARAN ISLAM UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI SISWA</dc:title>
	<dc:creator>-, Srinarti</dc:creator>
	<dc:creator>Sutoyo, Anwar</dc:creator>
	<dc:creator>-, Suwarjo</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Konsep diri positif, akan mengembangkan sifat kepercayaan diri, harga diri dan kemampuan untuk melihat dirinya secara realistis, sehingga akan menumbuhkan penyesuaian sosial yang baik. Tujuan Penelitian ini adalah ditemukannya model bimbingan kelompok berbasis ajaran Islam yang dapat meningkatkan konsep diri siswa, ditemukannya tingkat keefektifan model bimbingan kelompok berbasis ajaran Islam untuk meningkatkan konsep diri siswa. Model Bimbingan kelompok berbasis Ajaran Islam terbukti efektif dalam meningkatkan konsep diri siswa. Hal ini terlihat dari perubahan konsep diri siswa antara sebelum diberi perlakuan dengan setelah diberi perlakuan. Perubahan yang terjadi adalah peningkatan 50, 80%. Perhitungan uji statistik menunjukkan bahwa t = 7,753 dengan p = 0,00 (p &amp;lt; 0,05)  yang berarti bahwa ada perbedaan yang signifikan konsep diri siswa antara sebelum diberi perlakuan dengan setelah diberi perlakuan. Positive self-concept will develop traits such as confidence, self esteem and the ability to see himself realistically, that will foster good social adjustment.  The purpose of this study are: to discovery of the Islamic based group guidance model can enhance students ‘self concept, discovery of the effectiveness of the guidance models based group of Islamic teaching to enhance students’ self-concept. It is seen from the change in student self-concept among treated before  after treated with. The changes is an increase of 50, 80%.Calculation results of statistical tests show that t = 7.753 with p = 0.00 (p &amp;lt;0.05) which means that there are significant differences between students’ self concept before given treatment and after being given the treatment.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2012-11-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jubk/article/view/658</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jubk.v1i2.658</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bimbingan Konseling; Vol 1 No 2 (2012): November 2012</dc:source>
	<dc:source>2502-4450</dc:source>
	<dc:source>2252-6889</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jubk.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jubk/article/view/658/647</dc:relation>
</oai_dc:dc>