Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Apakah Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres Mempengaruhi Status Gizi Karyawan Dewasa? Sebuah Studi pada Karyawan PT Kaltim Prima Coal

NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal · Vol. 5 No. 2 (2025) · pp. 19–27

DOI
10.15294/nutrizione.v5i2.37389
ISSN
2807-5005, 2807-307X
Published
2025-11-12
Publisher
Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine
Language
eng

Abstract

Status gizi, terutama kondisi obesitas pada karyawan dewasa, merupakan aspek krusial yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas kerja, namun hal ini sering kali diabaikan dalam lingkungan industri. Aktivitas fisik dan tingkat stres diduga berperan signifikan dalam menentukan status gizi, namun bukti empiris terkait hal tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik dan tingkat stres terhadap status gizi karyawan dewasa. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 106 subjek karyawan dewasa PT. Kaltim Prima Coal, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Aktivitas fisik diukur dengan menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), tingkat stres dengan Depression, Anxiety, and Stress Scale-21 (DASS-21), status gizi dengan pengukuran antropometri Indeks Massa Tubuh (IMT), dan perilaku makan sebagai co-founding factor menggunakan Adult Eating Behaviour Questionnaire (AEBQ). Uji statistik menggunakan SPSS versi 25 dengan uji Spearman dan regresi logistik ordinal. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat stres dengan status gizi, dengan nilai p masing-masing 0,039 dan 0,048 serta nilai r sebesar -0,588 dan 0,441. Sementara itu, perilaku makan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan status gizi (p = 0,242; r = 0,114). Analisis multivariat mengindikasikan bahwa aktivitas fisik menjadi faktor yang berpengaruh paling kuat terhadap status gizi.

Keywords

Collaboration network of the authors

36 authors · 106 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Galuh Nita PrameswariAffiliation unknown2
Arif Rahmat KurniaAffiliation unknown2
Fillah Fithra DienyAffiliation unknown2
Suhartini IsmailAffiliation unknown1
Widaryati WidaryatiAffiliation unknown1
Retnaningsih RetnaningsihAffiliation unknown1
Muhammad Arsyad SubuAffiliation unknown1
Setya RahayuAffiliation unknown1
Gustiana Mega AnggitaAffiliation unknown1
Mohammad Arif AliAffiliation unknown1
Muchamad SadhaliAffiliation unknown1
Ani Mazlina Dewi MohamedAffiliation unknown1
Dewi Marfu'ah KurniawatiAffiliation unknown1
Monica Sofchah FebriyantiAffiliation unknown1
Deny Yudi FitrantiAffiliation unknown1
Rachma PurwantiAffiliation unknown1
Nuryanto NuryantoAffiliation unknown1
Vanny PuspitasariAffiliation unknown1
Martha ArdiariaAffiliation unknown1
Dhea AjengAffiliation unknown1
Fitriyono AyustaningwarnoAffiliation unknown1
Mardiana MardianaAffiliation unknown1
Petra Dwi Deta TianriAffiliation unknown1
Arif TriyonoAffiliation unknown1
Adilla Eka AfrianiAffiliation unknown1
Lukmanul KhakimAffiliation unknown1
Munifa MajdiyyahAffiliation unknown1
Sobihin SobihinAffiliation unknown1
Agung SupriyadiAffiliation unknown1
Ade Risma FebriyantiAffiliation unknown1
Ilham Ardi FebriansyahAffiliation unknown1
Diah AyurestuAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/nutrizione/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Apakah Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres Mempengaruhi Status Gizi Karyawan Dewasa? Sebuah Studi pada Karyawan PT Kaltim Prima Coal</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Susilo, Mursid Tri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Amadeaputri, Agapita Ivanne</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Margawati, Ani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurniawati, Dewi Marfu’ah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Aktivitas fisik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">tingkat stres</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">perilaku makan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">status gizi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">karyawan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Status gizi, terutama kondisi obesitas pada karyawan dewasa, merupakan aspek krusial yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas kerja, namun hal ini sering kali diabaikan dalam lingkungan industri. Aktivitas fisik dan tingkat stres diduga berperan signifikan dalam menentukan status gizi, namun bukti empiris terkait hal tersebut masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aktivitas fisik dan tingkat stres terhadap status gizi karyawan dewasa. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan 106 subjek karyawan dewasa PT. Kaltim Prima Coal, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Pengambilan sampel menggunakan metode consecutive sampling. Aktivitas fisik diukur dengan menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ), tingkat stres dengan Depression, Anxiety, and Stress Scale-21 (DASS-21), status gizi dengan pengukuran antropometri Indeks Massa Tubuh (IMT), dan perilaku makan sebagai co-founding factor menggunakan Adult Eating Behaviour Questionnaire (AEBQ). Uji statistik menggunakan SPSS versi 25 dengan uji Spearman dan regresi logistik ordinal. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara aktivitas fisik dan tingkat stres dengan status gizi, dengan nilai p masing-masing 0,039 dan 0,048 serta nilai r sebesar -0,588 dan 0,441. Sementara itu, perilaku makan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan status gizi (p = 0,242; r = 0,114). Analisis multivariat mengindikasikan bahwa aktivitas fisik menjadi faktor yang berpengaruh paling kuat terhadap status gizi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Bachelor Nutrition Study Program - Faculty of Medicine</dc:publisher>
	<dc:date>2025-11-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/nutrizione/article/view/37389</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/nutrizione.v5i2.37389</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal; Vol. 5 No. 2 (2025): Nutrizione; 19-27</dc:source>
	<dc:source>2807-5005</dc:source>
	<dc:source>2807-307X</dc:source>
	<dc:source>10.15294/nutrizione.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/nutrizione/article/view/37389/8292</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 NUTRIZIONE - Nutrition Research and Development Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>