Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal SINTA 2

Analisis Klasifikasi Hepatitis Menggunakan Synthetic Minority Oversampling Technique, Support Vector Machine, dan Random Forest

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 6 No. 1 (2026) · pp. 223–236

DOI
10.51454/decode.v6i1.1630
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2026-03-31
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Hepatitis akibat infeksi virus masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius sehingga deteksi dini berbasis data klinis penting untuk mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Penelitian ini menganalisis kinerja algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest pada klasifikasi hepatitis serta mengkaji dampak penerapan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Dataset yang digunakan adalah HepatitisCdata.csv dari Kaggle dengan 615 data pasien yang memuat atribut demografis dan parameter biokimia hati. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, penanganan outlier, transformasi atribut kategorikal, serta pembangunan model baseline dan SMOTE. Evaluasi dilakukan menggunakan 10-fold cross-validation dengan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil menunjukkan bahwa SMOTE meningkatkan performa kedua algoritma, dengan Random Forest + SMOTE memberikan hasil terbaik (akurasi 98,85%) dibandingkan SVM + SMOTE (98,50%). Kontribusi penelitian ini terletak pada penggunaan pipeline preprocessing dan evaluasi yang seragam untuk membandingkan dampak SMOTE secara langsung pada dua algoritma klasifikasi hepatitis.

Collaboration network of the authors

18 authors · 34 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia
  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muchammad Chandra Cahyo UtomoUniversity of Brawijaya2
Pelangi Eka YuwitaAffiliation unknown2
Afril Efan PajriAffiliation unknown1
Wella Vernanda MeilasarohAffiliation unknown1
Nita CahyaniAffiliation unknown1
Saniyatus SaidahAffiliation unknown1
Mochamad Nizar Palefi Ma'adyAffiliation unknown1
Yuana SukmawatyAffiliation unknown1
Tia MutianiAffiliation unknown1
Diah Ayu NovitasariAffiliation unknown1
Sari Lestari Zainal RidhoAffiliation unknown1
Dewi Putri Nur OktafiyaAffiliation unknown1
Agus SulistiawanAffiliation unknown1
Miftakhul IlmiyahAffiliation unknown1
Siti Khoirun NisaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Oct 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Analisis Klasifikasi Hepatitis Menggunakan Synthetic Minority Oversampling Technique, Support Vector Machine, dan Random Forest</dc:title><dc:creator>Laily, Amalia Nur</dc:creator><dc:creator>Barata, Mula Agung</dc:creator><dc:creator>Nurdiansyah, Denny</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Hepatitis akibat infeksi virus masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius sehingga deteksi dini berbasis data klinis penting untuk mencegah kerusakan hati lebih lanjut. Penelitian ini menganalisis kinerja algoritma Support Vector Machine (SVM) dan Random Forest pada klasifikasi hepatitis serta mengkaji dampak penerapan Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Dataset yang digunakan adalah HepatitisCdata.csv dari Kaggle dengan 615 data pasien yang memuat atribut demografis dan parameter biokimia hati. Tahapan penelitian meliputi preprocessing data, penanganan outlier, transformasi atribut kategorikal, serta pembangunan model baseline dan SMOTE. Evaluasi dilakukan menggunakan 10-fold cross-validation dengan metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil menunjukkan bahwa SMOTE meningkatkan performa kedua algoritma, dengan Random Forest + SMOTE memberikan hasil terbaik (akurasi 98,85%) dibandingkan SVM + SMOTE (98,50%). Kontribusi penelitian ini terletak pada penggunaan pipeline preprocessing dan evaluasi yang seragam untuk membandingkan dampak SMOTE secara langsung pada dua algoritma klasifikasi hepatitis.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2026-03-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v6i1.1630</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v6i1.1630</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 6 No 1 (2026); 223-236</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/1630/849</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>