Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT KOPI LIBERIKA TUNGKAL KOMPOSIT (Coffea liberica Var. liberika Tungkal Komposit) DI POLYBAG DENGAN PEMBERIAN EKOENZIM PLUS

Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian · Vol. 8 No. 1 (2025)

DOI
10.22437/agroecotania.v8i1.45830
ISSN
2621-2854, 2621-2846
Published
2025-06-23
Publisher
Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Ekoenzim yang diperkaya dengan cangkang telur akan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemberian ekoenzim plus terhadap peningkatan pertumbuhan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit di polybag. Pelaksanaan percobaan dilakukan di Teaching and Research Farm Faperta Unja selama 4 bulan dimulai tanggal 04 Agustus 2023 - 27 November 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yaitu pemberian ekoenzim plus yang terdiri dari 6 taraf perlakuan perlakuan yaitu: p0 = Tanpa pemberian ekoenzim plus + 100% pupuk anorganik, p1 = 5% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p2 = 10% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p3 = 15% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p4 = 20% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik dan p5 = 25% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik. Variabel yang diamati meliputi pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, luas daun total, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan rasio tajuk akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) pemberian ekoenzim plus berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi bibit dan bobot kering akar bibit kopi Liberika, 2) Pemberian ekoenzim plus dengan konsentrasi 5% + 50% pupuk anorganik menghasilkan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit yang terbaik. Kata kunci: Fermentasi, Pupuk Anorganik, Ultisol

Collaboration network of the authors

40 authors · 97 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Elis KartikaAffiliation unknown12
Made Deviani DuajaAffiliation unknown7
Jasminarni JasminarniAffiliation unknown7
Lizawati LizawatiAffiliation unknown5
Herni Dwinta PebriantiAffiliation unknown4
Elly Indra SwariAffiliation unknown4
Neliyati NeliyatiAffiliation unknown3
Sosiawan NusiferaAffiliation unknown2
Evita EvitaAffiliation unknown2
Trias NovitaAffiliation unknown2
Linda HandayaniAffiliation unknown2
Nerty SoverdaAffiliation unknown2
Buhaira BuhairaAffiliation unknown2
Rindy AzhariAffiliation unknown1
Efran SitohangAffiliation unknown1
Ririn AngrainyAffiliation unknown1
Anis Tatik MaryaniAffiliation unknown1
Mukhsin MukhsinAffiliation unknown1
Advent Theresia SinuratAffiliation unknown1
Abdullah SyukronAffiliation unknown1
Sarman SAffiliation unknown1
Anis Tatik MaryaniAffiliation unknown1
Sabda Indhi SaputraAffiliation unknown1
Hendra GunawanAffiliation unknown1
Ahmad RiduanAffiliation unknown1
Ahmad Nurro ZikinAffiliation unknown1
Nurfadilla NurfadillaUniversitas Halu Oleo1
Ade OctaviaAffiliation unknown1
Ardi NovraAffiliation unknown1
Agus SyarifAffiliation unknown1
Elli Indras WariAffiliation unknown1
Zulkifli ZulkifliAffiliation unknown1
Sarwedi SarwediAffiliation unknown1
Sri NovitaAffiliation unknown1
Latifah AmaliaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/Agroecotania/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENINGKATAN PERTUMBUHAN BIBIT KOPI LIBERIKA TUNGKAL KOMPOSIT (Coffea liberica Var. liberika Tungkal Komposit) DI POLYBAG DENGAN PEMBERIAN EKOENZIM PLUS</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Simanullang, Jepune</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Lestari, Ardiyaningsih Puji</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salim, Helmi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Alia, Yulia</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Gusniwati, Gusniwati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Ekoenzim yang diperkaya dengan cangkang telur akan meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pemberian ekoenzim plus terhadap peningkatan pertumbuhan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit di polybag. &amp;nbsp;Pelaksanaan percobaan dilakukan di Teaching and Research Farm &amp;nbsp;Faperta Unja&amp;nbsp; selama 4 bulan dimulai tanggal 04 Agustus 2023 - 27 November 2023. &amp;nbsp;Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan satu faktor yaitu pemberian ekoenzim plus yang terdiri dari 6 taraf perlakuan perlakuan yaitu: p0 = Tanpa pemberian ekoenzim plus + 100% pupuk anorganik, p1 = 5% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p2 = 10% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p3 = 15% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik, p4 = 20% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik dan p5 = 25% ekoenzim plus + 50% pupuk anorganik. Variabel yang diamati &amp;nbsp;&amp;nbsp;meliputi pertambahan tinggi bibit, pertambahan diameter batang, luas daun total, bobot kering tajuk, bobot kering akar, dan rasio tajuk akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) pemberian ekoenzim plus berpengaruh nyata&amp;nbsp; terhadap pertambahan tinggi bibit dan bobot kering akar bibit kopi Liberika, 2) Pemberian ekoenzim plus dengan konsentrasi 5% + 50% pupuk anorganik menghasilkan bibit kopi Liberika Tungkal Komposit yang terbaik.
Kata kunci : &amp;nbsp;Fermentasi, Pupuk Anorganik, Ultisol</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Jambi University, Fakultas Pertanian, Program Studi Agroekoteknologi</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/Agroecotania/article/view/45830</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/agroecotania.v8i1.45830</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian; Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Agroecotania : Publikasi Nasional Ilmu Budidaya Pertanian</dc:source>
	<dc:source>2621-2854</dc:source>
	<dc:source>2621-2846</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/Agroecotania/article/view/45830/21233</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jepune Simanullang, Ardiyaningsih Puji Lestari, Helmi Salim, Yulia Alia, Gusniwati Gusniwati</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>