Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Determinan Kejadian Stunting Dan Underweight Pada Balita Suku Anak Dalam Di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019

Jurnal Kesmas Jambi · Vol. 3 No. 1 (2019) · pp. 41–54

DOI
10.22437/jkmj.v3i1.7598
ISSN
2580-5894, 2549-8053
Published
2019-09-23
Publisher
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi
Language
en

Abstract

Stunting dan Underweight berkaitan dengan peningkatan risiko kesakitan dan penyebab kematian di dunia. Berbagai faktor menjadi penyebab terjadinya, salah satunya adalah faktor kemiskinan yang saat ini dialami suku anak dalam (SAD). Tujuan penelitian untuk mengetahui proporsi dan determinan stunting dan underweight pada balita suku anak dalam di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi. Desain penelitian adalah cross sectional. Lokasi di Desa Nyogan Kab. Muaro Jambi menggunakan total populasi, melibatkan 45 balita suku anak dalam berusia 12-59 bulan. Variabel yang diteliti adalah durasi menyusui, riwayat penyakit infeksi, status imunisasi dasar lengkap, sanitasi lingkungan, besar keluarga dan ketersediaan pangan tingkat rumah tangga yang diperoleh dengan wawancara dan pengukuran status gizi dengan indikator BB/U dan TB/U. Analisis data menggunakan uji Chi-Square pada α = 0,05. Ditemukan proporsi stunting 42,2 % dan underweight 17,8 %. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan durasi menyusui dengan kejadian stunting (P = 0,011; PR = 2,92; 95% CI =1,26-6,76 ), dan besar keluarga dengan kejadian underweight (P = 0,033; PR = 4,80; 95% CI = 1,61-14,25). Determinan yang tidak berhubungan dengan kejadian stunting dan underweight adalah riwayat penyakit infeksi, status imunisasi, sanitasi dan ketersediaan pangan. Sebaiknya orang tua balita SAD tetap memberikan ASI hingga balita berusia 2 tahun untuk mencegah stunting dan keluarga Suku Anak Dalam membatasi jumlah anak dengan Keluarga Berencana untuk mencegah underweight. Kata Kunci: Stunting, Underweight, SAD, balita.

Collaboration network of the authors

40 authors · 184 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Jambi
  • Hasanuddin University
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hendra Dhermawan SitanggangAffiliation unknown9
Rd. HalimAffiliation unknown8
Fitria Eka PutriAffiliation unknown7
guspianto guspiantoAffiliation unknown7
Evy WisudarianiAffiliation unknown7
Hubaybah HubaybahAffiliation unknown6
Dwi NoerjoediantoAffiliation unknown5
M. RidwanAffiliation unknown4
Muhammad SyukriUniversitas Halu Oleo4
Vinna Rahayu NingsihAffiliation unknown4
Asparian AsparianAffiliation unknown4
Ashar Nuzulul PutraAffiliation unknown3
Nakhlatul AisyaAffiliation unknown3
Muldiasman MuldiasmanAffiliation unknown3
Helmi Suryani NasutionAffiliation unknown3
Willia Novita Eka RiniAffiliation unknown3
Jalius JaliusAffiliation unknown2
Damris MuhammadUniversitas Jambi2
Oka LesmanaAffiliation unknown2
Adriani AdrianiAffiliation unknown2
Irma HandayaniHasanuddin University2
Nofrans Eka SaputraAffiliation unknown2
SyamsurizalAffiliation unknown2
Andi SubandiAffiliation unknown2
Fajrina HidayatiAffiliation unknown2
Rizalia WardiahAffiliation unknown2
Budi AswinAffiliation unknown2
Marta Butar ButarAffiliation unknown2
Mutahharah HasyimState University of Makassar1
M. A. MartawijayaAffiliation unknown1
Muliana RazaqAffiliation unknown1
Mardiyani MardiyaniAffiliation unknown1
Chair Rani RaniAffiliation unknown1
Indra DwiantaraAffiliation unknown1
Asrul AsrulAffiliation unknown1
Ahmad BaharAffiliation unknown1
Alfita sari FitaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jkmj/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Determinan Kejadian Stunting Dan Underweight Pada Balita Suku Anak Dalam Di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2019 </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Haris, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fitri, Adelina</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kalsum, Ummi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Stunting dan Underweight berkaitan dengan peningkatan risiko kesakitan dan penyebab kematian di dunia. Berbagai faktor menjadi penyebab terjadinya, salah satunya adalah faktor kemiskinan yang saat ini dialami suku anak dalam (SAD). Tujuan penelitian untuk mengetahui proporsi dan determinan stunting dan underweight pada balita suku anak dalam di Desa Nyogan Kabupaten Muaro Jambi. Desain penelitian adalah cross sectional. Lokasi di Desa Nyogan Kab. Muaro Jambi menggunakan total populasi, melibatkan 45 balita suku anak dalam berusia 12-59 bulan. Variabel yang diteliti adalah durasi menyusui, riwayat penyakit infeksi, status imunisasi dasar lengkap, sanitasi lingkungan, besar keluarga dan ketersediaan pangan tingkat rumah tangga yang diperoleh dengan wawancara dan pengukuran status gizi dengan indikator BB/U dan TB/U. Analisis data menggunakan uji Chi-Square pada α = 0,05. Ditemukan proporsi stunting 42,2 % dan underweight 17,8 %. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan durasi menyusui dengan kejadian stunting (P = 0,011; PR = 2,92; 95% CI =1,26-6,76 ), dan besar keluarga dengan kejadian underweight &amp;nbsp;(P = 0,033; PR = 4,80; 95% CI = 1,61-14,25). Determinan yang tidak berhubungan dengan kejadian stunting dan underweight adalah riwayat penyakit infeksi, status imunisasi, sanitasi dan ketersediaan pangan. Sebaiknya orang tua balita SAD tetap memberikan ASI hingga balita berusia 2 tahun untuk mencegah stunting dan keluarga Suku Anak Dalam membatasi jumlah anak dengan Keluarga Berencana untuk mencegah underweight.
Kata Kunci : Stunting, Underweight, SAD, balita. &amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2019-09-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/7598</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jkmj.v3i1.7598</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesmas Jambi; Vol. 3 No. 1 (2019): Vol. 3 - No.1 - September 2019; 41 - 54</dc:source>
	<dc:source>2580-5894</dc:source>
	<dc:source>2549-8053</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jkmj.v3i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/7598/9722</dc:relation>
</oai_dc:dc>