Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Umur Sebagai Modifikasi Efek Terhadap Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Kegemukan Pada Wanita Usia Subur

Jurnal Kesmas Jambi · Vol. 4 No. 1 (2020) · pp. 35–46

DOI
10.22437/jkmj.v4i1.8941
ISSN
2580-5894, 2549-8053
Published
2020-03-27
Publisher
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi
Language
en

Abstract

Kegemukan meningkat prevalensinya dan merupakan penyebab kelima kematian di dunia. Kegemukan merupakan faktor risiko beberapa penyakit degeneratif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kegemukan pada wanita usia subur (WUS). Desain penelitian Cross Sectional. Sampel dipilih secara proportional stratified random sampling sebanyak 297 WUS berusia ≥ 18 – 49 tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Pengumpulan data selama September hingga Oktober 2019. Variabel adalah penggunaan kontrasepsi hormonal, usia, stress, pola makan dan aktivitas fisik, diperoleh melalui wawancara dan pengukuran Indeks Massa Tubuh. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan uji stratifikasi Mantel Haenzel. Penelitian ini menemukan proporsi kegemukan 33,0% dan pengguna kontrasepsi hormonal 95,3%. Tidak ada hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal (PR = 4,799, 95% CI = 0,721-31,940), umur ibu (PR = 0,804, 95% CI = 0,511-1,264), stress (PR = 0,862, 95% CI = 0,608-1,222), pola makan (PR = 0,766, 95% CI = 0,558-1,078), dan aktivitas fisik (PR = 0,811 dan 0,887, 95% CI = 0,435-1,514 dan 0,596-1,320) dengan kejadian kegemukan. Pengaruh penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kegemukan berbeda menurut kelompok umur.Variabel yang menjadi perancu adalah umur, stress, pola makan dan aktivitas fisik. Perlu penerapan diet seimbang, melakukan aktivitas fisik serta mengelola stress untuk mencegah kegemukan.Kata Kunci: Kegemukan, Kontrasepsi hormonal, WUS, IMT.

Collaboration network of the authors

40 authors · 129 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jambi
  • Hasanuddin University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hendra Dhermawan SitanggangAffiliation unknown6
guspianto guspiantoAffiliation unknown6
Dwi NoerjoediantoAffiliation unknown5
Rd. HalimAffiliation unknown5
M. RidwanAffiliation unknown4
Adelina FitriAffiliation unknown4
Nakhlatul AisyaAffiliation unknown3
Asparian AsparianAffiliation unknown3
Muldiasman MuldiasmanAffiliation unknown3
Evy WisudarianiAffiliation unknown2
Helmi Suryani NasutionAffiliation unknown2
Jalius JaliusAffiliation unknown2
Damris MuhammadUniversitas Jambi2
Adriani AdrianiAffiliation unknown2
Irma HandayaniHasanuddin University2
Nofrans Eka SaputraAffiliation unknown2
SyamsurizalAffiliation unknown2
Andi SubandiAffiliation unknown2
Willia Novita Eka RiniAffiliation unknown2
Revis AsraAffiliation unknown1
Muhammad NaswirAffiliation unknown1
A Puji LestariAffiliation unknown1
Arnalia DeviAffiliation unknown1
Jumati JumiatiAffiliation unknown1
Ilham IlhamAffiliation unknown1
Flora Resti UtamiAffiliation unknown1
Dompak MT NapitupuluAffiliation unknown1
Shinta Roma Uli PangaribuanAffiliation unknown1
Rista AgustinAffiliation unknown1
Rakhmi Aisyah El MawaddahAffiliation unknown1
FairuzAffiliation unknown1
Rizalia WardiahAffiliation unknown1
M.Dody IzharAffiliation unknown1
Rizki Ibnu RahmadAffiliation unknown1
Helmi Suryani NasutionAffiliation unknown1
Selvia SelviaAffiliation unknown1
Annisa DiantyAffiliation unknown1
Annisa Mardhia SolehaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jkmj/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">  Umur Sebagai Modifikasi Efek Terhadap Hubungan Penggunaan Kontrasepsi Hormonal Dengan Kejadian Kegemukan Pada Wanita Usia Subur</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Anjani, Rika</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kalsum, Ummi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Kegemukan meningkat prevalensinya dan merupakan penyebab kelima kematian di dunia. Kegemukan merupakan faktor risiko beberapa penyakit degeneratif. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kegemukan pada wanita usia subur (WUS). Desain penelitian Cross Sectional. Sampel dipilih secara proportional stratified random sampling sebanyak 297 WUS berusia ≥ 18 – 49 tahun yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Simpang Kawat Kota Jambi. Pengumpulan data selama September hingga Oktober 2019. Variabel adalah penggunaan kontrasepsi hormonal, usia, stress, pola makan dan aktivitas fisik, diperoleh melalui wawancara dan pengukuran Indeks Massa Tubuh. Analisis menggunakan uji Chi-Square dan uji stratifikasi Mantel Haenzel. Penelitian ini menemukan proporsi kegemukan 33,0% dan pengguna kontrasepsi hormonal 95,3%. Tidak ada hubungan penggunaan kontrasepsi hormonal (PR = 4,799, 95% CI = 0,721-31,940), umur ibu (PR = 0,804, 95% CI = 0,511-1,264), stress (PR = 0,862, 95% CI = 0,608-1,222), pola makan (PR = 0,766, 95% CI = 0,558-1,078), dan aktivitas fisik (PR = 0,811 dan 0,887, 95% CI = 0,435-1,514 dan 0,596-1,320) dengan kejadian kegemukan. Pengaruh penggunaan kontrasepsi hormonal terhadap kegemukan berbeda menurut kelompok umur.Variabel yang menjadi perancu adalah umur, stress, pola makan dan aktivitas fisik. Perlu penerapan diet seimbang, melakukan aktivitas fisik serta mengelola stress untuk mencegah kegemukan.Kata Kunci : Kegemukan, Kontrasepsi hormonal, WUS, IMT.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/8941</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jkmj.v4i1.8941</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Kesmas Jambi; Vol. 4 No. 1 (2020): Vol. 4 - No. 1 - Maret 2020; 35-46</dc:source>
	<dc:source>2580-5894</dc:source>
	<dc:source>2549-8053</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jkmj.v4i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/8941/10090</dc:relation>
</oai_dc:dc>