Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

PENGEMBANGAN INSTALASI PENGOLAH LIMBAH (IPAL) DIGITAL PORTABEL UNTUK LIMBAH CAIR BATIK BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS)

JOURNAL ONLINE OF PHYSICS · Vol. 7 No. 2 (2022) · pp. 30–34

DOI
10.22437/jop.v7i2.18189
ISSN
2502-2016
Published
2022-06-23
Publisher
Prodi Fisika FST UNJA
Language
en

Abstract

Limbah cair batik merupakan limbah cair yang berasal dari aktivitasi industri batik dan perlu diolah sebelum dibuang ke badan air agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instalasi pengolah limbah untuk limbah cair batik. Metode yang digunakan adalah metode elektrokoagulasi. Sampel limbah cair diperoleh dari rumah pengrajin batik Jambi di kawasan Seberang Kota Jambi. Parameter fisis yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah pH dan TDS. Kegiatan uji coba dilakukan dengan jarak elektroda 5 cm. Variabel waktu yang digunakan adalah 45 menit, 75 menit, dan 110 menit sedangkan tegangan listrik yang digunakan adalah 20V, 25V, dan 30V. Sistem pengolahan limbah dilengkapi dengan perangkat water level motoring berbasis IoT yang terdiri dari sebuah modul Esp8266 dan sensor ultasonik HC-SR04 yang digunakan untuk memonitoring ketinggian limbah dalam reaktor. Hasil yang diperoleh menunjukkan untuk limbah cair batik sebanyak 10 liter, variabel yang paling baik untuk digunakan adalah dengan menggunakan 30 volt, jarak elektroda 5 cm, dan lama proses 70 menit, menyebakan penurunan TDS sebanyak 64,39% dan perubahan nilai pH dari 3 menjadi 6. Hal ini menunjukkan hasil pengolahan menghasilkan keluaran limbah yang sesuai baku mutu yang berlaku.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 180 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Jambi
  • University of Brawijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Jesi PebraliaAffiliation unknown21
Mardian PeslinofAffiliation unknown20
M. Ficky AfriantoAffiliation unknown19
Maison MaisonAffiliation unknown12
Frastica DeswardaniAffiliation unknown11
Tika RestianingsihAffiliation unknown8
Iful AmriAffiliation unknown8
Ardiyaningsih Puji LestariAffiliation unknown7
Faizar FaridAffiliation unknown7
RustanAffiliation unknown6
Alrizal AlrizalAffiliation unknown5
. SamsidarAffiliation unknown5
Rista Mutia AnggrainiAffiliation unknown4
Sutrisno SutrisnoUniversity of Brawijaya4
Madyawati LatiefAffiliation unknown3
Sampe NapitupuluAffiliation unknown3
Sarinah PakpahanAffiliation unknown3
Ichy Lucya RestaAffiliation unknown3
Ilham Jaya WindhanuAffiliation unknown3
Benedika Ferdian HutabaratUniversitas Jambi2
Ardiyaningsih Puji LestariAffiliation unknown2
Fernando Mersa PutraAffiliation unknown2
Arnild Augina MekarisceAffiliation unknown2
Oka Lesmana SAffiliation unknown2
Andika PutraAffiliation unknown2
Mursyidatul FadhliahAffiliation unknown2
Nehru NehruAffiliation unknown2
Muhammad Ficky AfriantoAffiliation unknown2
Syamsuddin PasamaiUniversitas Muslim Indonesia1
Sri Lestari PoernomoUniversitas Muslim Indonesia1
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo1
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo1
Murni Sari RahayuUniversitas Halu Oleo1
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo1
ABDUL RAHMANUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jop/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENGEMBANGAN INSTALASI PENGOLAH LIMBAH (IPAL) DIGITAL PORTABEL UNTUK LIMBAH CAIR BATIK BERBASIS IOT (INTERNET OF THINGS)</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurhidayah, Nurhidayah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Handayani, Linda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Samsidar, Samsidar</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fendriani, Yoza</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">rustan, rustan</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Elektrokoagulasi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Limbah Batik</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Limbah Cair</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Limbah cair batik merupakan limbah cair yang berasal dari aktivitasi industri batik dan perlu diolah sebelum dibuang ke badan air agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instalasi pengolah limbah untuk limbah cair batik. Metode yang digunakan adalah metode elektrokoagulasi. Sampel limbah cair diperoleh dari rumah pengrajin batik Jambi di kawasan Seberang Kota Jambi. Parameter fisis yang diperhatikan dalam penelitian ini adalah pH dan TDS. Kegiatan uji coba dilakukan dengan jarak elektroda 5 cm. Variabel waktu yang digunakan adalah 45 menit, 75 menit, dan 110 menit sedangkan tegangan listrik yang digunakan adalah 20V, 25V, dan 30V. Sistem pengolahan limbah dilengkapi dengan perangkat water level motoring berbasis IoT yang terdiri dari sebuah modul Esp8266 dan sensor ultasonik HC-SR04 yang digunakan untuk memonitoring ketinggian limbah dalam reaktor. Hasil yang diperoleh menunjukkan untuk limbah cair batik sebanyak 10 liter, variabel yang paling baik untuk digunakan adalah dengan menggunakan 30 volt, jarak elektroda 5 cm, dan lama proses 70 menit, menyebakan penurunan TDS sebanyak 64,39% dan perubahan nilai pH dari 3 menjadi 6. Hal ini menunjukkan hasil pengolahan menghasilkan keluaran limbah yang sesuai baku mutu yang berlaku. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Prodi Fisika FST UNJA</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jop/article/view/18189</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jop.v7i2.18189</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">JOURNAL ONLINE OF PHYSICS; Vol. 7 No. 2 (2022): JOP (Journal Online of Physics) Vol 7 No 2; 30-34</dc:source>
	<dc:source>2502-2016</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jop/article/view/18189/13627</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 JOURNAL ONLINE OF PHYSICS</dc:rights>
</oai_dc:dc>