Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Journal

Eco-Literate: Literasi Lingkungan melalui Pengolahan Sampah, Tanaman Pengusir Nyamuk, dan Profil Desa Sungai Pulai

BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat · Vol. 4 No. 2 (2025) · pp. 90–100

DOI
10.22437/jppm.v4i2.37498
ISSN
2964-8009
Published
2025-06-13
Publisher
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi
Language
id
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

English

Artikel ini ditulis sebagai bentuk dokumentasi dan refleksi atas pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan literasi lingkungan masyarakat desa melalui sejumlah program berbasis edukasi dan partisipasi aktif warga. Adapun isu utama yang diangkat meliputi pengelolaan sampah rumah tangga, pemanfaatan tanaman pengusir nyamuk, pengembangan taman literasi, serta penyusunan profil desa dalam bentuk media digital. Program-program tersebut dirancang untuk merespons kebutuhan dan tantangan lokal yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan informasi desa. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi masalah, pelaksanaan solusi, hingga refleksi hasil, kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan, kesehatan, dan identitas desa. Melalui artikel ini, penulis ingin membagikan pengalaman implementasi konsep eco-literate dalam konteks pedesaan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa terhadap pembangunan berkelanjutan. Artikel ini juga memuat temuan lapangan, kendala yang dihadapi, serta rekomendasi untuk pengembangan kegiatan sejenis di desa lain. Diharapkan, tulisan ini dapat menjadi inspirasi sekaligus referensi bagi pihak-pihak yang tertarik dalam gerakan literasi lingkungan berbasis komunitas.

Indonesian

This article is written as a form of documentation and reflection on the implementation of the Thematic Community Service Program (KKNT) in Sungai Pulai Village, Muara Tembesi Subdistrict, Batang Hari Regency. The program focused on improving environmental literacy among the local community through a series of education-based initiatives and active citizen participation. Key issues addressed include household waste management, the use of mosquito-repellent plants, the development of a literacy garden, and the creation of a digital village profile.These programs were designed to respond to local needs and challenges related to environmental health and village information empowerment. By involving community members directly in the processes of problem identification, solution implementation, and result evaluation, the program aimed to foster a collective awareness of the importance of cleanliness, health, and village identity.Through this article, the author aims to share the experience of implementing the eco-literate concept in a rural context as a tangible contribution of university students to sustainable development. The article also presents field findings, encountered challenges, and recommendations for replicating similar initiatives in other villages. It is hoped that this article will serve as both inspiration and reference for those interested in community-based environmental literacy movements.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 118 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jambi
  • Universitas Gadjah Mada
  • Hasanuddin University
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Sriwijaya University
  • Universitas Syiah Kuala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dahmiri DahmiriAffiliation unknown5
Pradita Eko Prasetyo UtomoUniversitas Gadjah Mada4
Firmansyah FirmansyahHasanuddin University2
Tona Aurora LubisAffiliation unknown2
Maryati NingsihAffiliation unknown2
Rosmeli RosmeliAffiliation unknown2
Fitri ChairunnisaAffiliation unknown2
Rizqa Raaiqa BintanaInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Dawam SuprayogiAffiliation unknown2
Yenny YuniartiAffiliation unknown2
Ely SusantiAffiliation unknown2
Ade OctaviaAffiliation unknown2
Syahmardi YacobAffiliation unknown2
Agus SyarifAffiliation unknown2
Akhmad Fikri RosyadiAffiliation unknown2
Dwi KurniawanAffiliation unknown2
Murwatiningsih MurwatiningsihAffiliation unknown1
Dhea SilvianaAffiliation unknown1
Adinda Liliana PratiwiAffiliation unknown1
Novianti Fajar LailaAffiliation unknown1
Moh Rezza BachtiarAffiliation unknown1
Fitriaty FitriatyAffiliation unknown1
Mutia Fadhila PutriAffiliation unknown1
Teguh SumarsonoAffiliation unknown1
Sugih SuhartiniAffiliation unknown1
Sigit IndrawijayaAffiliation unknown1
Tri SuratnoUniversitas Jambi1
Edi SaputraUniversitas Jambi1
SyahrialUniversitas Syiah Kuala1
Novika SukmaningthiasAffiliation unknown1
Somakim SomakimAffiliation unknown1
Desi SafitriAffiliation unknown1
Nyimas AisyahSriwijaya University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://online-journal.unja.ac.id/index.php/jppm/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Eco-Literate: Literasi Lingkungan melalui Pengolahan Sampah, Tanaman Pengusir Nyamuk, dan Profil Desa Sungai Pulai</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Eco-Literate: Literasi Lingkungan melalui Pengolahan Sampah, Tanaman Pengusir Nyamuk, dan Profil Desa Sungai Pulai</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Aldi, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nur, Nabila</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Halimaktus, Apriyani</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Juwita, Dwi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Murniza, Murniza</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sari, Novita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Handayani, Lusi</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">eco-literate</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">literasi lingkungan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengolahan sampah</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">profil desa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">tanaman pengusir nyamuk</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">eco-literate</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">environmental literacy</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">mosquito-repellent plants</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">village profile</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">waste management</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Artikel ini ditulis sebagai bentuk dokumentasi dan refleksi atas pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) di Desa Sungai Pulai, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan literasi lingkungan masyarakat desa melalui sejumlah program berbasis edukasi dan partisipasi aktif warga. Adapun isu utama yang diangkat meliputi pengelolaan sampah rumah tangga, pemanfaatan tanaman pengusir nyamuk, pengembangan taman literasi, serta penyusunan profil desa dalam bentuk media digital. Program-program tersebut dirancang untuk merespons kebutuhan dan tantangan lokal yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan dan pemberdayaan informasi desa. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses identifikasi masalah, pelaksanaan solusi, hingga refleksi hasil, kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan, kesehatan, dan identitas desa. Melalui artikel ini, penulis ingin membagikan pengalaman implementasi konsep eco-literate dalam konteks pedesaan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa terhadap pembangunan berkelanjutan. Artikel ini juga memuat temuan lapangan, kendala yang dihadapi, serta rekomendasi untuk pengembangan kegiatan sejenis di desa lain. Diharapkan, tulisan ini dapat menjadi inspirasi sekaligus referensi bagi pihak-pihak yang tertarik dalam gerakan literasi lingkungan berbasis komunitas.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">This article is written as a form of documentation and reflection on the implementation of the Thematic Community Service Program (KKNT) in Sungai Pulai Village, Muara Tembesi Subdistrict, Batang Hari Regency. The program focused on improving environmental literacy among the local community through a series of education-based initiatives and active citizen participation. Key issues addressed include household waste management, the use of mosquito-repellent plants, the development of a literacy garden, and the creation of a digital village profile.These programs were designed to respond to local needs and challenges related to environmental health and village information empowerment. By involving community members directly in the processes of problem identification, solution implementation, and result evaluation, the program aimed to foster a collective awareness of the importance of cleanliness, health, and village identity.Through this article, the author aims to share the experience of implementing the eco-literate concept in a rural context as a tangible contribution of university students to sustainable development. The article also presents field findings, encountered challenges, and recommendations for replicating similar initiatives in other villages. It is hoped that this article will serve as both inspiration and reference for those interested in community-based environmental literacy movements.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-13</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://online-journal.unja.ac.id/jppm/article/view/37498</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22437/jppm.v4i2.37498</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat; Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Juli 2025); 90-100</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat; Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Juli 2025); 90-100</dc:source>
	<dc:source>2964-8009</dc:source>
	<dc:source>10.22437/jppm.v4i2</dc:source>
	<dc:language>id</dc:language>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://online-journal.unja.ac.id/jppm/article/view/37498/20654</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Muhammad Aldi, Nabila Nur, Apriyani Halimaktus, Dwi Juwita, Murniza Murniza, Novita Sari, Lusi Handayani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>