Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

ANALISIS VEGETASI TUMBUHAN MENGGUNAKAN METODE TRANSEK GARIS (LINE TRANSECT) DI KAWASAN HUTAN LINDUNG LUENG ANGEN DESA IBOIH KECAMATAN SUKAKARYA KOTA SABANG

Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan · Vol. 5 No. 1 (2018)

DOI
10.22373/pbio.v5i1.2195
Published
2018-04-05
Publisher
Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.
Language
eng

Abstract

Sabang merupakan salah satu pulau yang terdapat di Provinsi Aceh, kawasan hutan lindung Lueng Angen Desa Iboih Kecamatan Sukakarya Sabang merupakan kawasan hutan lindung yang endemis bagi penyebaran flora dan fauna, dan hutan lindung mempunyai keanekaragaman jenis pohon yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Lindung Cot Lueng Angen Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, yang dilaksanakan pada bulan Juni 2016, dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang vegetasi hutan Lindung Lueng Angen berdasarkan jumlah vegetasi pohon. Penelitian ini menggunakan metode Line Transect dengan menggunakan 1 titik, dan pada titik tersebut dibuat transek ukuran 10 x 50 m2. Komposisi spesies tumbuhan yang terdapat di Hutan Lindung Lueng Angen Kota Sabang terdiri dari 10 spesies dari 14 individu. Indeks Nilai Penting (INP) spesies tumbuhan yang tergolong tinggi adalah kayu manis (Cinnanum zaylanicum) dengan nilai Indeks Nilai Penting (INP) 45,67 % (kategori tinggi: INP>42,66). Sedangkan spesies tumbuhan yang memiliki INP tergolong rendah adalah ketapang (Terminalia catappa) dengan nilai 18,96 %. Indeks keanekaragaman rata-rata jenis tumbuhan adalah 0,189 – 0,330. Secara keseluruhan komunitas tumbuhan di kawasan Hutan Lindung Lueng Angen berada dalam kategori sedang yaitu 2,209.

Collaboration network of the authors

40 authors · 103 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muslich HidayatAffiliation unknown10
Samsul KamalAffiliation unknown5
Nurdin AminAffiliation unknown5
Rizky AhadiAffiliation unknown3
Mohamad MuspawiAffiliation unknown2
Kurniawati KurniawatiAffiliation unknown2
Nursalmi MahdiAffiliation unknown2
Andi Samsu AlamAffiliation unknown1
Irwan TaslimAffiliation unknown1
Jaka BudimanAffiliation unknown1
Dedy Rahmad SitinjakAffiliation unknown1
Sarjiyanto SarjiyantoAffiliation unknown1
Agus LestariAffiliation unknown1
Ali IdrusAffiliation unknown1
K.A RahmanAffiliation unknown1
Aprillitzavivayarti AprillitzavivayartiAffiliation unknown1
Musyaiyadah MusyaiyadahAffiliation unknown1
Yantoro yantoroAffiliation unknown1
Masbirorotni MasbirorotniAffiliation unknown1
Ajuzar FiqhiAffiliation unknown1
Jikti KhairinaAffiliation unknown1
Syahrul RamadhanAffiliation unknown1
Safryadi .AAffiliation unknown1
Intan Permata SariAffiliation unknown1
Nur FazilahAffiliation unknown1
Putrianur RizkiAffiliation unknown1
Muhammad GhafarAffiliation unknown1
Nila Mulia sariAffiliation unknown1
Novi KartinaAffiliation unknown1
Ani SafitriAffiliation unknown1
Ikhlas WahidAffiliation unknown1
Khairaddaraini KhairaddarainiAffiliation unknown1
Feni RuliantiAffiliation unknown1
Rispa DeviAffiliation unknown1
Ratna MelaAffiliation unknown1
Cut Yoesi ElvinaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 8 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS VEGETASI TUMBUHAN MENGGUNAKAN METODE TRANSEK GARIS  (LINE TRANSECT) DI KAWASAN HUTAN LINDUNG LUENG ANGEN  DESA IBOIH KECAMATAN SUKAKARYA KOTA SABANG</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nova Arista, Cut Dian</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Widimulya HT, Ika Sri</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rahma, Khairini</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mulyadi, Mulyadi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Sabang merupakan salah satu pulau yang terdapat di Provinsi Aceh, kawasan hutan lindung Lueng Angen Desa Iboih Kecamatan Sukakarya Sabang merupakan kawasan hutan lindung yang endemis bagi penyebaran flora dan fauna, dan hutan lindung mempunyai keanekaragaman jenis pohon yang tinggi. Penelitian ini dilaksanakan di Hutan Lindung Cot Lueng Angen Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, yang dilaksanakan pada bulan Juni 2016, dengan tujuan untuk mendapatkan informasi tentang vegetasi hutan Lindung Lueng Angen berdasarkan jumlah vegetasi pohon. Penelitian ini menggunakan metode Line Transect dengan menggunakan 1 titik, dan pada titik tersebut dibuat transek ukuran 10 x 50 m2. Komposisi spesies tumbuhan yang terdapat di Hutan Lindung Lueng Angen Kota Sabang terdiri dari 10 spesies dari 14 individu. Indeks Nilai Penting (INP) spesies tumbuhan yang tergolong tinggi adalah kayu manis (Cinnanum zaylanicum) dengan nilai Indeks Nilai Penting (INP) 45,67 % (kategori tinggi: INP&gt;42,66). Sedangkan spesies tumbuhan yang memiliki INP tergolong rendah adalah ketapang (Terminalia catappa) dengan nilai 18,96 % . Indeks keanekaragaman rata-rata jenis tumbuhan adalah 0,189 – 0,330. Secara keseluruhan komunitas tumbuhan di kawasan Hutan Lindung Lueng Angen berada dalam kategori sedang yaitu 2,209.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.</dc:publisher>
	<dc:date>2018-04-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/2195</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/pbio.v5i1.2195</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan; Vol. 5 No. 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK V 2017</dc:source>
	<dc:source>10.22373/pbio.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/PBiotik/article/view/2195/1641</dc:relation>
	<dc:relation>10.22373/pbio.v5i1.2195.g1641</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2017 Prosiding Biotik</dc:rights>
</oai_dc:dc>