Melola Discovery

← Melola Discovery

Journal

Mitigation Strategy of Islamic Financing Risk: A Case of Bank Jatim Syariah

Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam · Vol. 13 No. 1 (2024) · pp. 210–234

DOI
10.22373/share.v13i1.20580
ISSN
2549-0648, 2089-6239
Published
2024-02-28
Publisher
Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Language
eng

Abstract

This study examines the financing risk management practices of Bank Jatim Syariah, a prominent provincial-owned Islamic bank in Indonesia with total assets of IDR400 trillion, in response to the rising trend of Non-Performing Financing (NPF) in Islamic banking over the past decade. The research focuses on Bank Jatim Syariah due to its extensive service area, large customer base, and substantial financing portfolio. Employing a qualitative methodology, data was collected through interviews with the bank's financing committee and management, coupled with an analysis of pre-pandemic financing documents. The findings reveal that Bank Jatim Syariah has successfully implemented a robust NPF mitigation mechanism, including debt restructuring, debt scheduling, and both litigious and non-litigious dispute resolution strategies. These measures have effectively reduced NPF levels below 2.35%, minimized bank losses, and ensured the bank's continued ability to serve its 40 million customers in East Java. The study highlights the importance of proactive risk management strategies in maintaining the stability and growth of Islamic banking institutions.======================================================================================================== ABSTRAK – Strategi Mitigasi Risiko Pembiayaan pada Bank Jatim Syariah. Penelitian ini mengkaji praktik manajemen risiko pembiayaan Bank Jatim Syariah, salah satu bank syariah terbesar milik pemerintah daerah di Indonesia dengan total aset Rp.400 triliun. Hal ini sebagai respons terhadap tren peningkatan Non-Performing Financing (NPF) di perbankan syariah selama satu dekade terakhir. Penelitian ini difokuskan pada Bank Jatim Syariah karena wilayah layanannya yang luas, basis nasabah yang besar, dan portofolio pembiayaan yang substansial. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan komite pembiayaan dan manajemen bank, serta analisis dokumen pembiayaan pra-pandemi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Bank Jatim Syariah telah berhasil menerapkan mekanisme mitigasi NPF yang kuat, meliputi restrukturisasi utang, penjadwalan ulang utang, serta strategi penyelesaian sengketa, baik secara litigasi maupun non-litigasi. Langkah-langkah ini secara efektif telah mengurangi tingkat NPF di bawah 2,35%, meminimalkan kerugian bank, dan memastikan kemampuan bank untuk terus melayani 40 juta nasabahnya di Jawa Timur. Studi ini menekankan pentingnya strategi manajemen risiko proaktif dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan lembaga perbankan syariah.

Keywords

Collaboration network of the authors

26 authors · 53 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Solikhin SolikhinAffiliation unknown1
Eko RiyantoAffiliation unknown1
Sumiman UduUniversitas Halu Oleo1
La NiampeAffiliation unknown1
Hasrul Azwar HasibuanAffiliation unknown1
Rusiadi RusiadiAffiliation unknown1
Nasib NasibAffiliation unknown1
Affendy Abu HassimAffiliation unknown1
Suca RusdianAffiliation unknown1
Noor Aimi Mohamad PuadAffiliation unknown1
Rahma NurjanahAffiliation unknown1
Adi BhaktiAffiliation unknown1
Burhan BurhanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rakhmat RakhmatAffiliation unknown1
Mubaddilah Rafa’alAffiliation unknown1
Timo KartinenAffiliation unknown1
Agoes Moh. MoefadAffiliation unknown1
Iklima SholichatiAffiliation unknown1
Kadar NurjamanAffiliation unknown1
Ajam MustajamAffiliation unknown1
Yusniar LubisAffiliation unknown1
Yusuf AbadiAffiliation unknown1
Fauzan RinoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Share/oai, first harvested 6 Nov 2026, last seen 6 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Mitigation Strategy of Islamic Financing Risk: A Case of Bank Jatim Syariah</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Syaifuddin, Syaifuddin</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sanmas, Abu</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hedi Turmudi, Asep</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Islamic Banking</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Risk Management</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Non-Performing Financing (NPF)</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Mitigation Strategies</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Financial Stability</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Journal of Islamic Banking</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">This study examines the financing risk management practices of Bank Jatim Syariah, a prominent provincial-owned Islamic bank in Indonesia with total assets of IDR400 trillion, in response to the rising trend of Non-Performing Financing (NPF) in Islamic banking over the past decade. The research focuses on Bank Jatim Syariah due to its extensive service area, large customer base, and substantial financing portfolio. Employing a qualitative methodology, data was collected through interviews with the bank's financing committee and management, coupled with an analysis of pre-pandemic financing documents. The findings reveal that Bank Jatim Syariah has successfully implemented a robust NPF mitigation mechanism, including debt restructuring, debt scheduling, and both litigious and non-litigious dispute resolution strategies. These measures have effectively reduced NPF levels below 2.35%, minimized bank losses, and ensured the bank's continued ability to serve its 40 million customers in East Java. The study highlights the importance of proactive risk management strategies in maintaining the stability and growth of Islamic banking institutions.======================================================================================================== ABSTRAK – Strategi Mitigasi Risiko Pembiayaan pada Bank Jatim Syariah. Penelitian ini mengkaji praktik manajemen risiko pembiayaan Bank Jatim Syariah, salah satu bank syariah terbesar milik pemerintah daerah di Indonesia dengan total aset Rp.400 triliun. Hal ini sebagai respons terhadap tren peningkatan Non-Performing Financing (NPF) di perbankan syariah selama satu dekade terakhir. Penelitian ini difokuskan pada Bank Jatim Syariah karena wilayah layanannya yang luas, basis nasabah yang besar, dan portofolio pembiayaan yang substansial. Dengan menggunakan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara dengan komite pembiayaan dan manajemen bank, serta analisis dokumen pembiayaan pra-pandemi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa Bank Jatim Syariah telah berhasil menerapkan mekanisme mitigasi NPF yang kuat, meliputi restrukturisasi utang, penjadwalan ulang utang, serta strategi penyelesaian sengketa, baik secara litigasi maupun non-litigasi. Langkah-langkah ini secara efektif telah mengurangi tingkat NPF di bawah 2,35%, meminimalkan kerugian bank, dan memastikan kemampuan bank untuk terus melayani 40 juta nasabahnya di Jawa Timur. Studi ini menekankan pentingnya strategi manajemen risiko proaktif dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan lembaga perbankan syariah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry</dc:publisher>
	<dc:date>2024-02-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Share/article/view/20580</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.22373/share.v13i1.20580</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam; Vol. 13 No. 1 (2024); 210-234</dc:source>
	<dc:source>2549-0648</dc:source>
	<dc:source>2089-6239</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.ar-raniry.ac.id/index.php/Share/article/view/20580/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Syaifuddin Syaifuddin, Abu Sanmas, Asep Hedi Turmudi</dc:rights>
</oai_dc:dc>