Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 4

IDENTIFIKASI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL FUNGSI KUADRAT BERDASARKAN TEORI KASTOLAN

Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Kuadrat Berdasarkan Teori Kastolan

De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika · Vol. 8 No. 2 (2025) · pp. 846–857

DOI
10.36277/defermat.v8i2.2382
ISSN
2621-7309, 2621-6078
Published
2025-12-25
Publisher
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng

Abstract

English

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat berdasarkan teori Kastolan, yang mengklasifikasikan kesalahan menjadi tiga jenis: kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study), melibatkan enam siswa yang dipilih melalui purposive sampling, masing-masing mewakili kategori kesalahan tertentu. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara semi-terstruktur, kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling dominan dengan persentase 42,86%, ditandai dengan ketidakmampuan siswa dalam menggunakan rumus dan konsep fungsi kuadrat secara tepat. Kesalahan prosedural berada pada persentase 28,57%, yang mencerminkan ketidakmampuan siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis hingga memperoleh hasil akhir. Adapun kesalahan teknik mencapai 17,14%, berupa kekeliruan dalam operasi hitung dan penulisan tanda. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep dasar memainkan peran penting dalam mengurangi kesalahan prosedural maupun teknik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meminimalkan kesalahan siswa pada materi fungsi kuadrat.

Bahasa Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat berdasarkan teori Kastolan, yang mengklasifikasikan kesalahan menjadi tiga jenis: kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study), melibatkan enam siswa yang dipilih melalui purposive sampling, masing-masing mewakili kategori kesalahan tertentu. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara semi-terstruktur, kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling dominan dengan persentase 42,86%, ditandai dengan ketidakmampuan siswa dalam menggunakan rumus dan konsep fungsi kuadrat secara tepat. Kesalahan prosedural berada pada persentase 28,57%, yang mencerminkan ketidakmampuan siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis hingga memperoleh hasil akhir. Adapun kesalahan teknik mencapai 17,14%, berupa kekeliruan dalam operasi hitung dan penulisan tanda. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep dasar memainkan peran penting dalam mengurangi kesalahan prosedural maupun teknik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meminimalkan kesalahan siswa pada materi fungsi kuadrat.

Keywords

Collaboration network of the authors

9 authors · 13 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Jambi
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Dhea Wahyu NingrumUniversitas Jambi2
Indah MonikaUniversitas Jambi2
Miftahur RahmiUniversitas Jambi1
Tria GustiningsiUniversitas Jambi1
Putri Inaya Sasha BillaUniversitas Jambi1
Yelli RamalisaUniversitas Jambi1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">IDENTIFIKASI KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL FUNGSI KUADRAT BERDASARKAN TEORI KASTOLAN</dc:title>
	<dc:title xml:lang="id">Identifikasi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Kuadrat Berdasarkan Teori Kastolan</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Nugraha, Fahri Hadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Nugraha, Fahri Hadi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Sainuddin, Syamsir</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="id">Junita, Ranisa</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="id">fungsi kuadrat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">kesalahan siswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="id">teori Kastolan</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">fungsi kuadrat</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">kesalahan siswa</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">teori Kastolan</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat berdasarkan teori Kastolan, yang mengklasifikasikan kesalahan menjadi tiga jenis: kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study), melibatkan enam siswa yang dipilih melalui purposive sampling, masing-masing mewakili kategori kesalahan tertentu. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara semi-terstruktur, kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling dominan dengan persentase 42,86%, ditandai dengan ketidakmampuan siswa dalam menggunakan rumus dan konsep fungsi kuadrat secara tepat. Kesalahan prosedural berada pada persentase 28,57%, yang mencerminkan ketidakmampuan siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis hingga memperoleh hasil akhir. Adapun kesalahan teknik mencapai 17,14%, berupa kekeliruan dalam operasi hitung dan penulisan tanda. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep dasar memainkan peran penting dalam mengurangi kesalahan prosedural maupun teknik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meminimalkan kesalahan siswa pada materi fungsi kuadrat.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat berdasarkan teori Kastolan, yang mengklasifikasikan kesalahan menjadi tiga jenis: kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study), melibatkan enam siswa yang dipilih melalui purposive sampling, masing-masing mewakili kategori kesalahan tertentu. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara semi-terstruktur, kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling dominan dengan persentase 42,86%, ditandai dengan ketidakmampuan siswa dalam menggunakan rumus dan konsep fungsi kuadrat secara tepat. Kesalahan prosedural berada pada persentase 28,57%, yang mencerminkan ketidakmampuan siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis hingga memperoleh hasil akhir. Adapun kesalahan teknik mencapai 17,14%, berupa kekeliruan dalam operasi hitung dan penulisan tanda. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep dasar memainkan peran penting dalam mengurangi kesalahan prosedural maupun teknik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meminimalkan kesalahan siswa pada materi fungsi kuadrat.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan</dc:publisher>
	<dc:date>2025-12-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/2382</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36277/defermat.v8i2.2382</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika; Vol. 8 No. 2 (2025); 846-857</dc:source>
	<dc:source>2621-7309</dc:source>
	<dc:source>2621-6078</dc:source>
	<dc:source>10.36277/defermat.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal.pmat.uniba-bpn.ac.id/index.php/DEFERMAT/article/view/2382/190</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 De Fermat : Jurnal Pendidikan Matematika</dc:rights>
</oai_dc:dc>