Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Balikpapan
Language
eng
Abstract
English
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat berdasarkan teori Kastolan, yang mengklasifikasikan kesalahan menjadi tiga jenis: kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study), melibatkan enam siswa yang dipilih melalui purposive sampling, masing-masing mewakili kategori kesalahan tertentu. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara semi-terstruktur, kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling dominan dengan persentase 42,86%, ditandai dengan ketidakmampuan siswa dalam menggunakan rumus dan konsep fungsi kuadrat secara tepat. Kesalahan prosedural berada pada persentase 28,57%, yang mencerminkan ketidakmampuan siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis hingga memperoleh hasil akhir. Adapun kesalahan teknik mencapai 17,14%, berupa kekeliruan dalam operasi hitung dan penulisan tanda. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep dasar memainkan peran penting dalam mengurangi kesalahan prosedural maupun teknik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meminimalkan kesalahan siswa pada materi fungsi kuadrat.
Bahasa Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal fungsi kuadrat berdasarkan teori Kastolan, yang mengklasifikasikan kesalahan menjadi tiga jenis: kesalahan konseptual, prosedural, dan teknik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study), melibatkan enam siswa yang dipilih melalui purposive sampling, masing-masing mewakili kategori kesalahan tertentu. Data dikumpulkan melalui tes uraian dan wawancara semi-terstruktur, kemudian teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan konseptual merupakan kesalahan yang paling dominan dengan persentase 42,86%, ditandai dengan ketidakmampuan siswa dalam menggunakan rumus dan konsep fungsi kuadrat secara tepat. Kesalahan prosedural berada pada persentase 28,57%, yang mencerminkan ketidakmampuan siswa menyusun langkah-langkah penyelesaian secara sistematis hingga memperoleh hasil akhir. Adapun kesalahan teknik mencapai 17,14%, berupa kekeliruan dalam operasi hitung dan penulisan tanda. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman konsep dasar memainkan peran penting dalam mengurangi kesalahan prosedural maupun teknik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meminimalkan kesalahan siswa pada materi fungsi kuadrat.
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.