Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

PENGARUH METODE FORCE MOLTING YANG BERBEDA TERHADAP RONTOK BULU AYAM PETELUR AFKIR

JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis) · Vol. 3 No. 2 (2016) · pp. 87–92

DOI
10.33772/jitro.v3i2.1692
ISSN
2406-9337
Published
2016-05-10
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode force molting berbeda terhadap rontok bulu ayam ras petelur pada masa akhir produksi telur (afkir). Sebanyak 18 ekor ayam petelur strain Lohman Brown, daun lamtoro, ransum basal, dedak padi digunakan sebagai materi penelitian. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap 3 perlakuan dan 6 ulangan, perlakuan yang digunakan adalah P0 = Pembatasan pakan dan pemuasaan, P1 = Pemuasaan dan penambahan daun lamtoro 20%, P2 = Pemuasaan dan pemberian dedak padi. Perlakuan yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Variable yang diamati adalah jumlah rontok bulu leher, bulu punggung, bulu sayap, bulu ekor dan bulu dada. Hasil penelitian menunjukkan: Perlakuan force moting berbeda pada ayam petelur berpengaruh nyata (p0.05) pada jumlah rontok bulu leher dan bulu dada tetapi tidak berpengaruh nyata (p0.05) pada jumlah rontok bulu punggung, bulu sayap, bulu ekor, selisih bobot badan dan lama masa berhenti bertelur. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan force molting dengan penambahan daun lamtoro menunjukkan hasil yang lebih baik. Kata Kunci: Ayam Petelur Afkir, Rontok Bulu

Collaboration network of the authors

40 authors · 293 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo16
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo13
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo9
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo8
Takdir SailiAffiliation unknown8
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo7
Ali BainUniversitas Halu Oleo6
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo5
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo5
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo5
La MalesiUniversitas Halu Oleo5
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo4
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo4
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo4
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo3
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown3
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown3
Putu Nara Kusuma PrasanjayaUniversitas Halu Oleo3
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo3
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo3
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo3
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo3
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo3
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo2
Asis SurajatUniversitas Halu Oleo2
Muh. Amrullah PagalaAffiliation unknown2
La Ode Muhammad MunadiAffiliation unknown2
Ismi WardaniAffiliation unknown2
Hairil A HadiniAffiliation unknown2
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown2
Ahmad BasrunAffiliation unknown2
Rachmita Dewi S. TobaUniversitas Halu Oleo2
Yamin YaddiAffiliation unknown2
Rina AstarikaAffiliation unknown2
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo2
Yunus YunusAffiliation unknown1
Nuraenih NuraenihUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH  METODE FORCE MOLTING YANG BERBEDA TERHADAP RONTOK BULU AYAM PETELUR AFKIR</dc:title>
	<dc:creator>Fitroh, muhammad Nurdiana</dc:creator>
	<dc:creator>Pagala, Muhammad Amrullah</dc:creator>
	<dc:creator>Has, Hamdan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode force  molting  berbeda terhadap rontok bulu ayam ras petelur pada masa akhir produksi telur (afkir). Sebanyak 18 ekor ayam petelur strain Lohman Brown, daun lamtoro, ransum basal, dedak padi digunakan sebagai materi penelitian. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap 3 perlakuan dan 6 ulangan, perlakuan yang digunakan adalah P0 = Pembatasan pakan dan pemuasaan, P1 = Pemuasaan dan penambahan daun lamtoro 20%, P2 = Pemuasaan dan pemberian dedak padi. Perlakuan yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Variable yang diamati adalah  jumlah rontok bulu leher, bulu punggung, bulu sayap, bulu ekor dan bulu dada. Hasil penelitian menunjukkan: Perlakuan  force moting berbeda pada ayam petelur berpengaruh nyata (p0.05) pada jumlah rontok bulu leher dan bulu dada tetapi tidak berpengaruh nyata (p0.05) pada jumlah  rontok bulu punggung, bulu sayap, bulu ekor, selisih bobot badan dan lama masa berhenti bertelur. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlakuan force molting dengan penambahan daun lamtoro menunjukkan hasil yang lebih baik. Kata Kunci: Ayam Petelur Afkir, Rontok Bulu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-05-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/1692</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jitro.v3i2.1692</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis; Vol 3, No 2 (2016): JITRO, Mei; 87-92</dc:source>
	<dc:source>2406-9337</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jitro.v3i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/1692/1218</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis</dc:rights>
</oai_dc:dc>