Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal SINTA 2

HUBUNGAN ANTARA UKURAN DIMENSI TUBUH DENGAN BOBOT5 BADAN KAMBING KACANG (Capra hircus) DI DAERAH TRANSMIGRASI DAN NON TRANSMIGRASI DI KABUPATEN MUNA

JITRO (Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis) · Vol. 3 No. 1 (2016) · pp. 7–14

DOI
10.33772/jitro.v3i1.988
ISSN
2406-9337
Published
2016-01-23
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara ukuran-ukuran tubuh (panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak) dengan bobot badan kambing kacang di Daerah Transmigrasi dan Non transmigrasi di Kabupaten Muna. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari - Maret 2016. Materi penelitian sebanyak 244 ekor yang terdiri atas 118 ekor jantan dan 126 ekor betina, kemudian dikelompokkan berdasarkan umur ternak yaitu umur ≤ 12 bulan (G1), umur 13 - 24 bulan (G2), dan umur 24 bulan (G3). Observasi dan pengukuran dilakukan untuk mengumpulkan data hubungan dari pengukuran variabel. Hasil penelitian di daerah Transmigrasi menunjukan bahwa bobot badan kambing kacang jantan dan betina G1 berkorelasi sangat kuat dengan tinggi pundak (r = 0,870; dan r = 0,890), sedangkan kambing jantan dan betina G2 berkorelasi sangat kuat dengan panjang badan dan tinggi pundak (r = 0,852; dan r = 0,566) kambing jantan dan betina G3 berkorelasi sangat kuat dengan lingkar dada dan panjang badan (r = 0,872; dan r = 0,667). Hasil penelitian di daerah Non transmigrasi menunjukan bahwa bobot badan kambing kacang jantan dan betina G1 berkorelasi sangat kuat dengan tinggi pundak dan panjang badan (r = 0,876; dan r = 0,836), kambing jantan dan betina G2 berkorelasi sangat kuat dengan tinggi pundak (r = 0,604; dan r = 0424, kambing jantan dan betina G3 berkorelasi sangat kuat dengan tinggi pundak dan lingkar dada (r = 0,284; dan r = 0,253). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tinggi pundak memiliki korelasi paling kuat dengan bobot badan. Kata Kunci: Dimensi Tubuh, Bobot Badan, Kambing Kacang.

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • IPB University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo5
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo3
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo2
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo2
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo2
Ali BainUniversitas Halu Oleo2
Asis SurajatUniversitas Halu Oleo2
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo2
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo2
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo2
. SyamsuddinAffiliation unknown2
Farida AsanaUniversitas Halu Oleo1
Yunus YunusAffiliation unknown1
Hairil Azulyatno HadiniUniversitas Halu Oleo1
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo1
Nuraenih NuraenihUniversitas Halu Oleo1
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo1
Khoirul MualiminUniversitas Halu Oleo1
Fifi HarianiUniversitas Halu Oleo1
Syam RahadiUniversitas Halu Oleo1
Arsiwan ArsiwanUniversitas Halu Oleo1
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo1
Melly PratiwiUniversitas Halu Oleo1
Niken UlupiIPB University1
Fuji AstutyUniversitas Halu Oleo1
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo1
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo1
Uci MalindaUniversitas Halu Oleo1
Lusri AndriyantoUniversitas Halu Oleo1
Variani VarianiUniversitas Halu Oleo1
Abdul HaadiiUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Nurdiana FitrohUniversitas Halu Oleo1
Basman BasmanUniversitas Halu Oleo1
Febiang LopulalanUniversitas Halu Oleo1
Herlina HerlinaUniversitas Halu Oleo1
Rachmita Dewi S. TobaUniversitas Halu Oleo1
Amlia AmliaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/oai, first harvested 29 Okt 2026, last seen 29 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">HUBUNGAN ANTARA UKURAN DIMENSI TUBUH DENGAN BOBOT5 BADAN  KAMBING KACANG (Capra hircus) DI DAERAH TRANSMIGRASI DAN  NON TRANSMIGRASI DI KABUPATEN MUNA</dc:title>
	<dc:creator>Yunus, .</dc:creator>
	<dc:creator>Ba'a, La Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Pagala, Muhammad Amrullah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antara ukuran-ukuran tubuh (panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak) dengan bobot badan kambing kacang di Daerah Transmigrasi dan Non transmigrasi di Kabupaten Muna. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari - Maret 2016. Materi penelitian sebanyak 244 ekor yang terdiri atas 118 ekor jantan dan 126 ekor betina, kemudian dikelompokkan berdasarkan umur ternak yaitu umur  ≤  12  bulan  (G1),   umur  13 - 24 bulan (G2), dan umur  24 bulan (G3). Observasi dan pengukuran dilakukan untuk mengumpulkan data  hubungan dari pengukuran variabel. Hasil penelitian di daerah Transmigrasi menunjukan bahwa bobot badan kambing kacang jantan dan betina G1 berkorelasi sangat kuat dengan tinggi pundak (r = 0,870; dan r = 0,890), sedangkan  kambing jantan dan betina G2 berkorelasi  sangat  kuat  dengan  panjang badan dan tinggi pundak (r = 0,852;  dan r = 0,566) kambing jantan dan betina G3 berkorelasi sangat kuat dengan lingkar dada dan panjang badan (r = 0,872; dan r = 0,667). Hasil penelitian di daerah Non transmigrasi menunjukan bahwa bobot badan kambing kacang jantan dan betina G1 berkorelasi sangat kuat dengan tinggi pundak dan panjang badan    (r = 0,876; dan r = 0,836), kambing jantan dan betina G2 berkorelasi  sangat  kuat  dengan  tinggi pundak (r = 0,604;  dan r = 0424, kambing jantan dan betina G3 berkorelasi sangat kuat dengan tinggi pundak dan lingkar dada (r = 0,284; dan  r = 0,253). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tinggi pundak memiliki korelasi paling kuat dengan bobot badan. Kata Kunci :  Dimensi Tubuh, Bobot Badan, Kambing Kacang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2016-01-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/988</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jitro.v3i1.988</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis; Vol 3, No 1 (2016): JITRO, Januari; 7 - 14</dc:source>
	<dc:source>2406-9337</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jitro.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/peternakan-tropis/article/view/988/632</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis</dc:rights>
</oai_dc:dc>