Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 3

Transformasi Ruang Belajar: Persepsi dan Pengalaman Mahasiswa IAIN Kendari dalam Memanfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Pembelajaran

Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam · Vol. 12 No. 1 (2026) · pp. 18–27

DOI
10.31332/zawiyah.v12i1.13873
ISSN
2579-955X, 2477-6149
Published
2026-07-31
Publisher
Institut Agama Islam Negeri Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam praktik pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran serta menganalisis persepsi dan pengalaman mahasiswa IAIN Kendari sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 15 mahasiswa aktif dari berbagai program studi yang telah menggunakan AI dalam aktivitas akademiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah menjadi praktik umum, terutama untuk penyusunan tugas, pencarian referensi, dan pemahaman materi melalui platform seperti ChatGPT, Gemini, dan Grammarly. Manfaat utama yang dirasakan adalah efisiensi waktu, kemudahan akses informasi, dan transformasi strategi belajar. Namun, di sisi lain, muncul tantangan signifikan seperti penurunan potensi berpikir kritis, ketergantungan berlebihan, serta kekhawatiran terkait etika akademik dan kesesuaian dengan nilai-nilai keislaman. Persepsi mahasiswa bersifat ambivalen; mereka melihat AI sebagai alat bantu yang powerful namun juga menyadari risikonya terhadap integritas intelektual dan spiritual. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan integratif yang menggabungkan kemajuan teknologi dengan penguatan literasi etis-digital berbasis nilai-nilai pendidikan Islam.

Collaboration network of the authors

40 authors · 127 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Universitas Halu Oleo
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Badarwan BadarwanInstitut Agama Islam Negeri Kendari5
Muhammad Syarwa SangilaInstitut Agama Islam Negeri Kendari4
Moh. Yahya ObaidInstitut Agama Islam Negeri Kendari3
Nur AlimInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Halistin HalistinInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Sitti NurfaidahInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
St Fatimah KadirInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Jumarddin La FuaInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Syahrul SyahrulInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Pairin PairinInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Rasmi RasmiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Jahada JahadaUniversitas Halu Oleo1
Tandri PatihInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Dedyerianto DedyeriantoInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Amanda La HadiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Imaludin AgusInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Nur AiniInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
La Ode SardinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Isna HumaeraInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Beti MuluInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Wa MunaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Masdin MasdinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Fadlansyah FadlansyahInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Mirdan Ali Sabdillah MansirInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Syahrul SyahrulInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Dewi Rafiul Lukluil MaknunInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Rezki WahyuniInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Fitriani FitrianiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Evi AjrianiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
yunita jaisInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Raehang RaehangInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Erma Hening AstutiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Muhammad Malik FajarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Aswad FadiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Samsu SamsuInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Masdin MasdinInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Waode Yunita YunitaInstitut Agama Islam Negeri Kendari1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2579-955X/works, first harvested 29 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Transformasi Ruang Belajar: Persepsi dan Pengalaman Mahasiswa IAIN Kendari dalam Memanfaatkan Kecerdasan Buatan untuk Pembelajaran</dc:title><dc:creator>Aliwar, Aliwar</dc:creator><dc:creator>Machmud, Hadi</dc:creator><dc:creator>Samrin, Samrin</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam praktik pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran serta menganalisis persepsi dan pengalaman mahasiswa IAIN Kendari sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan studi dokumentasi terhadap 15 mahasiswa aktif dari berbagai program studi yang telah menggunakan AI dalam aktivitas akademiknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan AI telah menjadi praktik umum, terutama untuk penyusunan tugas, pencarian referensi, dan pemahaman materi melalui platform seperti ChatGPT, Gemini, dan Grammarly. Manfaat utama yang dirasakan adalah efisiensi waktu, kemudahan akses informasi, dan transformasi strategi belajar. Namun, di sisi lain, muncul tantangan signifikan seperti penurunan potensi berpikir kritis, ketergantungan berlebihan, serta kekhawatiran terkait etika akademik dan kesesuaian dengan nilai-nilai keislaman. Persepsi mahasiswa bersifat ambivalen; mereka melihat AI sebagai alat bantu yang powerful namun juga menyadari risikonya terhadap integritas intelektual dan spiritual. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan integratif yang menggabungkan kemajuan teknologi dengan penguatan literasi etis-digital berbasis nilai-nilai pendidikan Islam.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Institut Agama Islam Negeri Kendari</dc:publisher><dc:date>2026-07-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.31332/zawiyah.v12i1.13873</dc:identifier><dc:identifier>10.31332/zawiyah.v12i1.13873</dc:identifier><dc:source>Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam; Vol 12 No 1 (2026); 18-27</dc:source><dc:source>2579-955X</dc:source><dc:source>2477-6149</dc:source><dc:relation>https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/zawiyah/article/download/13873/4150</dc:relation><dc:rights>http://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0</dc:rights></oai_dc:dc>