Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

EVALUASI JALAN TAMBANG PADA TAMBANG BATUBARA DI PT. LAMINDO INTERMULTIKON

Mining Science and Technology Journal · Vol. 1 No. 1 (2022) · pp. 1–10

DOI
10.54297/minetech-journal.v1i1.254
ISSN
2962-4339
Published
2022-08-03
Publisher
Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Kondisi jalan angkut yang dirancang tidak sesuai dengan sistem penambangan dan spesifikasi alat akan menghambat laju kegiatan produksi, maka perlu dilakukan penelitian terhadap evaluasi jalan tambang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kondisi jalan dengan Standar Nasional Indonesia, membangun dasar jalan yang mampu menahan beban pada poros roda sehingga tidak melampaui daya dukung tanah dasar, dan untuk mengetahui arah aliran drainase dijalan tambang yang sesuai harapan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab berkurangnya produksi adalah lebar jalan angkut yang sempit tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia.Olehnya itu dibutuhkan perkerasan jalan tambang terdiri dari tiga lapisan dimana lapisan paling bawah tanah dasar pada lapisan kedua merupakan lapisan pondasi berupa kerikil bercampur tanah liat dan untuk lapisan paling atas adalah lapisan perkerasan material untuk lapisan ini digunakan material sirtu atau batu bercampur pasir karena material ini dapat meloloskan air jika terjadi hujan, dan untuk drainase jalan tambang dibuat hampir sama dengan standar pembuatan drainase di jalan umum seperti jalan umum yaitu dibuat untuk mencegah air tanah naik ke permukaan jalan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi evaluasi jalan tambang yaitu kondisi lapangan, iklim, kemiringan jalan dan lebar jalan, jarak dan keadaan jalan angkut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam merancang suatu jalan sebaiknya disesuaikan dengan spesifikasi alat yang akan beroperasi diatasnya dan sebaiknya jalan yang bersifat tetap atau permanen dibuat sebaik mungkin untuk menunjang kegiatan penambangan terutama kegiatan produksi.

Collaboration network of the authors

19 authors · 44 co-authorship links · 32 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Muslim Indonesia
  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sembilanbelas November Kolaka
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Hasanuddin University
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
La Ode DzakirUniversitas Sembilanbelas November Kolaka4
Muh Karnoha AmirUniversitas Sulawesi Tenggara3
Yogi La Ode PrianataUniversitas Sulawesi Tenggara2
Muhamad Karnoha AmirUniversitas Sulawesi Tenggara2
Sri WidodoHasanuddin University1
Agus Ardianto BudimanUniversitas Muslim Indonesia1
Hasbi BakriUniversitas Muslim Indonesia1
Anshariah HaframUniversitas Muslim Indonesia1
Andi Muhammad Yusuf RusdiUniversitas Muslim Indonesia1
Nur AsmianiUniversitas Muslim Indonesia1
Ibrahim Mappa UsmanUniversitas Muslim Indonesia1
Rina RembahUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Sahrul Poalahi SaluUniversitas Sembilanbelas November Kolaka1
Muhammad Syukri SadimantaraUniversitas Halu Oleo1
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EVALUASI JALAN TAMBANG PADA TAMBANG BATUBARA DI PT. LAMINDO INTERMULTIKON</dc:title>
	<dc:creator>Akbar, Ali</dc:creator>
	<dc:creator>Widodo, Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Nurwaskito, Arif</dc:creator>
	<dc:creator>Kadar, Muhammad Ilham</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kondisi jalan angkut yang dirancang tidak sesuai dengan sistem penambangan dan spesifikasi alat akan menghambat laju kegiatan produksi, maka perlu dilakukan penelitian terhadap evaluasi jalan tambang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kondisi jalan dengan Standar Nasional Indonesia, membangun dasar jalan yang mampu menahan beban pada poros roda sehingga tidak melampaui daya dukung tanah dasar, dan untuk mengetahui arah aliran drainase dijalan tambang yang sesuai harapan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa penyebab berkurangnya produksi adalah lebar jalan angkut yang sempit tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia.Olehnya itu dibutuhkan perkerasan jalan tambang terdiri dari tiga lapisan dimana lapisan paling bawah tanah dasar pada lapisan kedua merupakan lapisan pondasi berupa kerikil bercampur tanah liat dan untuk lapisan paling atas adalah lapisan perkerasan material untuk lapisan ini digunakan material sirtu atau batu bercampur pasir karena material ini dapat meloloskan air jika terjadi hujan, dan untuk drainase jalan tambang dibuat hampir sama dengan standar pembuatan drainase di jalan umum seperti jalan umum yaitu dibuat untuk mencegah air tanah naik ke permukaan jalan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi evaluasi jalan tambang yaitu kondisi lapangan, iklim, kemiringan jalan dan lebar jalan, jarak dan keadaan jalan angkut. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam merancang suatu jalan sebaiknya disesuaikan dengan spesifikasi alat yang akan beroperasi diatasnya dan sebaiknya jalan yang bersifat tetap atau permanen dibuat sebaik mungkin untuk menunjang kegiatan penambangan terutama kegiatan produksi.
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Sulawesi Tenggara</dc:publisher>
	<dc:date>2022-08-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/254</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.54297/minetech-journal.v1i1.254</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Mining Science And Technology Journal; Vol 1 No 1 (2022): Mining Science and Technology Journal; 1-10</dc:source>
	<dc:source>2962-4339</dc:source>
	<dc:source>10.54297/minetech-journal.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/minetech/article/view/254/155</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Ali Akbar, Sri Widodo, Arif Nurwaskito, Muhammad Ilham Kadar</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>