Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Alat Pencacah Pakan Ternak Menggunakan Motor Universal

PISTON: Jurnal Teknologi · Vol. 1 No. 1 (2022) · pp. 41–45

ISSN
2502-7018
Published
2022-06-30
Publisher
UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0

Abstract

Pakan merupakan salah satu faktor terpenting dalam usaha pemeliharaan ruminsia, keberhasilan maupun kegagalan usaha ternak banyak ditentukan oleh pakan yang diberikan. Rumput harus disediakan peternak sebagai pakan utama ternak setiap harinya. Pakan tambahan juga harus diberikan untuk menambah gizi agar daging ternak lebih cepat berkembang. Pakan tambahan tersebut seperti bekatul, ramuan, sentrat, ketela, ampas tahu dan lainya. Peternak berinisiatif mencampurkan rumput dengan pakan tambahan untuk menghemat biaya. Sebelum dicampur rumput harus dirajang (dicacah) terlebih dahulu, agar dalam proses pencampuran mudah dilakukan. Peternak setiap hari harus menyediakan rumput dalam jumlah yang cukup banyak untuk bahan pakan ternak. Dalam upaya penyediaan pakan ternak ruminansia, para peternak membutuhkan alat bantu agar dalam proses mencacah rumput meskipun dalam jurnah besar dan waktu dan tenaga yang dikeluarkan tetap efisien. Oleh karena itu sebuah alat pencacah rumput sangat dibutuhkan oleh peternak. Secara umum mesin pencacah rumput terdiri dari motor yang berfungsi sebagai penggerak, sistem transmisi, casing, poros rangka, dan pisau perajang. Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan Mesin Pencacah Rumput ini adalah bagaimana membuat mesin dengan rangka yang kuat, pisaunya tajam sampai beberapa kali pemotongan, ergonomis, harganya terjangkau dan mudah didapat di pasaran.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 205 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Syiah Kuala
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kadir KadirAffiliation unknown9
Budiman SudiaAffiliation unknown8
Samhuddin SamhuddinAffiliation unknown7
Salimin SaliminAffiliation unknown7
Yuspian GunawanAffiliation unknown6
Ridway BalakaAffiliation unknown6
Aminur AminurUniversitas Halu Oleo6
La HasanudinUniversitas Halu Oleo6
Al Ichlas ImranAffiliation unknown5
Mustamin MustaminAffiliation unknown4
Prinob AksarUniversitas Halu Oleo4
Agustinus LolokAffiliation unknown4
Lukas Kano MangallaUniversitas Halu Oleo3
Muhammad HasbiUniversitas Syiah Kuala3
Sudarsono SudarsonoAffiliation unknown3
St Nawal JayaUniversitas Halu Oleo3
La HasanuddinAffiliation unknown2
R BalakaAffiliation unknown2
Hanika PasangUniversitas Halu Oleo2
Gamal Abdel NasserUniversitas Halu Oleo2
Luther PagilingAffiliation unknown2
Indrayati GaluguAffiliation unknown2
Achmad Nur AliansyahAffiliation unknown2
Nita Zelfia Dinianti Luzi MulyawatiAffiliation unknown2
Wa Ode Siti Nur AlamAffiliation unknown2
Arief Saleh SjamsuAffiliation unknown1
Husni KottaAffiliation unknown1
Laode Amrul HasanAffiliation unknown1
Sahrul HusuAffiliation unknown1
Yuni Aryanu KoedoesAffiliation unknown1
Nasrul NasrulUniversitas Halu Oleo1
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo1
La Ode MagribiAffiliation unknown1
Rudi WijayaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/PISTON/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Alat Pencacah Pakan Ternak Menggunakan Motor Universal</dc:title>
	<dc:creator>Amelia, Faraditha</dc:creator>
	<dc:creator>Zulkaidah, Waode</dc:creator>
	<dc:creator>Hay, Sahabuddin</dc:creator>
	<dc:creator>Larobu, Feliks Eldad</dc:creator>
	<dc:creator>Lolok, Agustina</dc:creator>
	<dc:creator>Kadir, Abd</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Elektro</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Peternakan,  Pakan Ternak,  Mesin pencacah</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pakan merupakan salah satu faktor terpenting dalam usaha pemeliharaan ruminsia, keberhasilan maupun kegagalan usaha ternak banyak ditentukan oleh pakan yang diberikan. Rumput harus disediakan peternak sebagai pakan utama ternak setiap harinya. Pakan tambahan juga harus diberikan untuk menambah gizi agar daging ternak lebih cepat berkembang. Pakan tambahan tersebut seperti bekatul, ramuan, sentrat, ketela, ampas tahu dan lainya. Peternak berinisiatif mencampurkan rumput dengan pakan tambahan untuk menghemat biaya. Sebelum dicampur rumput harus dirajang (dicacah) terlebih dahulu, agar dalam proses pencampuran mudah dilakukan. Peternak setiap hari harus menyediakan rumput dalam jumlah yang cukup banyak untuk bahan pakan ternak. Dalam upaya penyediaan pakan ternak ruminansia, para peternak membutuhkan alat bantu agar dalam proses mencacah rumput meskipun dalam jurnah besar dan waktu dan tenaga yang dikeluarkan tetap efisien. Oleh karena itu sebuah alat pencacah rumput sangat dibutuhkan oleh peternak. Secara umum mesin pencacah rumput terdiri dari motor yang berfungsi sebagai penggerak, sistem transmisi, casing, poros rangka, dan pisau perajang. Hal yang harus diperhatikan dalam pembuatan Mesin Pencacah Rumput ini adalah bagaimana membuat mesin dengan rangka yang kuat, pisaunya tajam sampai beberapa kali pemotongan, ergonomis, harganya terjangkau dan mudah didapat di pasaran.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-06-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/PISTON/article/view/27357</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">PISTON: Jurnal Teknologi; Vol 1, No 1 (2022): Edisi Perdana; 41-45</dc:source>
	<dc:source>2502-7018</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/PISTON/article/view/27357/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 PISTON: Jurnal Teknologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>