Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kajian Mutu Fisologis dan Biokimia Benih Jagung Lokal Muna pada Berbagai Periode Simpan

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 7 No. 2 (2019) · pp. 95–102

DOI
10.33772/bpa.v7i2.9680
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2019-10-21
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penyimpanan benih sangat berpengaruh terhadap mutu benih, terutama mutu fisiologis maupun secara biokimia sehingga akan berdampat terhadap rendahnya daya tumbuh benih di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari periode simpan benih terhadap mutu fisiologis benih dan mutu biokimia benih jagung lokal Muna. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi petani untuk menggunakan benih jagung lokal pada periode simpan yang tepat. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, pada bulan Maret sampai bulan Mei 2019. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Variabel yang diamati meliputi kadar air benih, daya berkecambah, indeks vigor, daya hantar listrik, kandungan protein dan kandungan protein. Data hasil pengamatan mutu fisiologis benih dianalisis menggunakan analisis ragam. Hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutnya dengan uji beda nyata terkecil (BNT)α=0,05. Sementara daya mutu biokimia benih disajikan secara deskripitf, selanjutnya data mutu fisiologis dan biokimia benih diregresikan dengan umur simpan. Hasil penelitian menunjukkan periode simpan benih berpengaruh terhadap mutu fisologis benih yang ditandai dengan menurunnya daya berkecambah dan indeks vigor benih. Pengamatan daya hantar listrik mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya periode simpan benih. Hal serupa pula ditunjukkan dengan pengamatan kadar karbohidrat dan protein yang semakin menurun sering dengan lamanya periode simpan benih

Collaboration network of the authors

40 authors · 182 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo5
Sarawa SarawaUniversitas Halu Oleo4
Tresjia Corina RakianUniversitas Halu Oleo3
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo3
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo3
Andi BahrunUniversitas Halu Oleo2
IMRAN SUBAIRUniversitas Halu Oleo2
Norma ArifUniversitas Halu Oleo2
Rachmawati HasidUniversitas Halu Oleo2
Andi NurmasUniversitas Halu Oleo2
Halim HalimUniversitas Halu Oleo2
ASMAN BAffiliation unknown2
MIRZA ARSIATI ARSYADAffiliation unknown2
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo2
LA ODE MUHAMAD FAUZANUniversitas Halu Oleo1
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo1
DANIEL NATANAEL MANULLANGUniversitas Halu Oleo1
Hamirul HadiniUniversitas Halu Oleo1
AMRIADI AMRIADIUniversitas Halu Oleo1
D. Z. HarianiUniversitas Halu Oleo1
Sarawa MammaUniversitas Halu Oleo1
LA KONTUUniversitas Halu Oleo1
Sri WangadiAffiliation unknown1
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo1
Aris YunatasAffiliation unknown1
I Made WidantaAffiliation unknown1
La Ode AfaAffiliation unknown1
Hadania SAffiliation unknown1
Laode safuanAffiliation unknown1
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo1
Mani YusufAffiliation unknown1
Deity YuningsihUniversitas Halu Oleo1
Handrawan HandrawanUniversitas Halu Oleo1
Oheo K. HarisAffiliation unknown1
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo1
EIS SUKMAWATI PRATIWIAffiliation unknown1
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kajian Mutu Fisologis dan Biokimia Benih Jagung Lokal Muna pada Berbagai  Periode Simpan</dc:title>
	<dc:creator>Nuraeni, Nuraeni</dc:creator>
	<dc:creator>Madiki, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator>Kade Sutariati, Gusti Ayu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penyimpanan benih sangat berpengaruh terhadap mutu benih, terutama mutu fisiologis maupun secara biokimia sehingga akan berdampat terhadap rendahnya daya tumbuh benih di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari periode simpan benih terhadap mutu fisiologis benih dan mutu biokimia benih jagung lokal Muna. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi petani untuk menggunakan benih jagung lokal pada periode simpan yang tepat. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo, pada bulan Maret sampai bulan Mei 2019. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap. Variabel yang diamati meliputi kadar air benih, daya berkecambah, indeks vigor, daya hantar listrik, kandungan protein dan kandungan protein. Data hasil pengamatan mutu fisiologis benih dianalisis menggunakan analisis ragam. Hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutnya dengan uji beda nyata terkecil (BNT)α=0,05. Sementara daya mutu biokimia benih disajikan secara deskripitf, selanjutnya data mutu fisiologis dan biokimia benih diregresikan dengan umur simpan. Hasil penelitian menunjukkan periode simpan benih berpengaruh terhadap mutu fisologis benih yang ditandai dengan menurunnya daya berkecambah dan indeks vigor benih. Pengamatan daya hantar listrik mengalami peningkatan seiring dengan bertambahnya periode simpan benih. Hal serupa pula ditunjukkan dengan pengamatan kadar karbohidrat dan protein yang semakin menurun sering dengan lamanya periode simpan benih</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-10-21</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/9680</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v7i2.9680</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 7, No 2 (2019); 95-102</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v7i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/9680/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>