Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) Lokal Muna dengan Aplikasi Kompos Solid Kelapa Sawit dan Mulsa Kirinyuh

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 10 No. 2 (2022) · pp. 139–151

DOI
10.33772/bpa.v10i2.29853
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2022-10-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Tanaman tomat merupakan tanaman komoditas pertanian yang berasal dari Amerika, yaitu daerah Andean bagian dari negara Bolivia, Cili, Kolombia, Ekuador dan Peru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi kompos solid kelapa sawit (KSKS) dan mulsa kirinyuh, mengetahui pengaruh mandiri KSKS dan mulsa kirinyuh dan mengetahui perlakuan KSKS dan mulsa kirinyuh mana yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat lokal muna. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan dan Laboratorium Agroteknologi Unit Agronomi Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Split Plot. Faktor utama yaitu mulsa kirinyuh yakni tanpa mulsa kirinyuh (K0), mulsa kirinyuh 5 t. ha-1 (M1), mulsa kirinyuh 10 t. ha-1 (M2) dan mulsa kirinyuh 15 t. ha-1 (M3). Anak faktor yaitu tanpa ksks (K0), KSKS 5 t. ha-1(K1), KSKS 10 t. ha-1(K2), KSKS 15 t. ha-1(K3) dan KSKS 20 t. ha-1 (K4). Variabel yang diamati yaitu Tinggi tanaman, Jumlah daun, Berat basah dan Berat kering tajuk, Berat basah dan Berat kering akar, Analisis kandungan hara P dan Mg tanaman, Persentase bunga, Persentase buah, Jumlah buah, Bobot buah per tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam. Apabila menunjukkan pengaruh signifikan maka dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95 %.Kata Kunci: Kirinyuh, solid, tomat lokal Muna

Collaboration network of the authors

40 authors · 153 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sarawa SarawaUniversitas Halu Oleo4
Andi NurmasUniversitas Halu Oleo3
Tresjia Corina RakianUniversitas Halu Oleo2
La Ode Santiaji BandeAffiliation unknown2
Laode AfaAffiliation unknown2
Nur Fitriani LittaAffiliation unknown2
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo2
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo2
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo2
Andi BahrunUniversitas Halu Oleo2
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo2
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo2
RANI ANDRIANIUniversitas Halu Oleo1
ILMI AMALIAUniversitas Halu Oleo1
Norma ArifUniversitas Halu Oleo1
WA ODE UMI FERNIAHUniversitas Halu Oleo1
Makmur Jaya ArmaAffiliation unknown1
Sadar SadarAffiliation unknown1
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo1
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo1
Gusnawaty HSUniversitas Halu Oleo1
MUHAMMAD TAUFIKAffiliation unknown1
Ahmad SainulAffiliation unknown1
Hamirul HadiniUniversitas Halu Oleo1
Darwis DarwisUniversitas Halu Oleo1
I GUSTI RAY SADIMANTARAUniversitas Halu Oleo1
Didik RaharjoAffiliation unknown1
Fransiscus Suramus RembonAffiliation unknown1
I Putu WidanaAffiliation unknown1
Jamili JamiliAffiliation unknown1
Riska HerlinaAffiliation unknown1
Harjoni KilowasidAffiliation unknown1
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo1
Rahmah Ekha IrawatyAffiliation unknown1
Gusnawaty GusnawatyAffiliation unknown1
Sitti LeomoUniversitas Halu Oleo1
Fathnur FathnurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Tomat (Solanum lycopersicum L.) Lokal Muna dengan Aplikasi Kompos Solid Kelapa Sawit dan Mulsa Kirinyuh</dc:title>
	<dc:creator>Nirwan, Nirwan</dc:creator>
	<dc:creator>Hasid, Rachmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Kandari, Aminudin Mane</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tanaman tomat merupakan tanaman komoditas pertanian yang berasal dari Amerika, yaitu daerah Andean bagian dari negara Bolivia, Cili, Kolombia, Ekuador dan Peru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi kompos solid kelapa sawit (KSKS) dan mulsa kirinyuh, mengetahui pengaruh mandiri KSKS dan mulsa kirinyuh dan mengetahui perlakuan KSKS dan mulsa kirinyuh mana yang mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman tomat lokal muna. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan dan Laboratorium Agroteknologi Unit Agronomi Fakultas Pertanian, Universitas Halu Oleo, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Split Plot. Faktor utama yaitu mulsa kirinyuh yakni tanpa mulsa kirinyuh (K0), mulsa kirinyuh 5 t. ha-1 (M1), mulsa kirinyuh 10 t. ha-1 (M2) dan mulsa kirinyuh 15 t. ha-1 (M3). Anak faktor yaitu tanpa ksks (K0), KSKS 5 t. ha-1(K1), KSKS 10 t. ha-1(K2), KSKS 15 t. ha-1(K3) dan KSKS 20 t. ha-1 (K4). Variabel yang diamati yaitu Tinggi tanaman, Jumlah daun, Berat basah dan Berat kering tajuk, Berat basah dan Berat kering akar, Analisis kandungan hara P dan Mg tanaman, Persentase bunga, Persentase buah, Jumlah buah, Bobot buah per tanaman. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam. Apabila menunjukkan pengaruh signifikan maka dilanjutkan dengan Uji Duncan Multiple Range Test pada taraf kepercayaan 95 %.Kata Kunci: Kirinyuh, solid, tomat lokal Muna</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/29853</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v10i2.29853</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 10, No 2 (2022); 139 – 151</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/29853/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>