Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Keragaman Agronomis dan Morfologis Padi Gogo Lokal Sultra dan Timor-Leste Ditanam Pada Kondisi Air Sub-Optimal dan Optimal

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 6 No. 1 (2018) · pp. 25–35

DOI
10.33772/bpa.v6i1.7518
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2018-04-08
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Ketersediaan pangan dalam hal ini beras merupakan masalah yang cukup serius bagi semua petani, karena selain perubahan fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian, juga timbulnya permasalahan baru yaitu perubahan musim kering yang panjang, keterlambatan dan perubahan waktu tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengkondisian air sub-optimal dan air optimal dan macam kultivar lokal terhadap keragaan agronomi morfologi dan fisiologi padi gogo lokal Sultra dan Timor Leste, sebagai upaya pendekatan yang dapat diaplikasikan pada lahan kering sawah tadah hujan. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Plastik lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari. Percobaan disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial (Faktorial RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah kondisi air sub-optimal dan optimal yang terdiri atas empat taraf perlakuan yaitu kadar air 150% (W4), kadar air 100% (W3), kadar air 50% (W2), dan kadar air 25% (W1). Faktor kedua adalah macam kultivar yang terdiri atas empat taraf perlakuan yaitu Kultivar Pae Bakala (K1), Kultivar Ernina (K2), Kultivar Pae Pehela (K3), dan Kultivar Kokodeli Leimea (K4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam kultivar berpengaruh pada semua karakter pengamatan kecuali shoot-root ratio. Pada kondisi air sub-optimal dan optimal berpengaruh terhadap jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, berat jerami per rumpun, umur berbunga, panjang malai isi, dan berat gabah kering per rumpun. Keragaman lingkungan dan sifat genetik tanaman berpengaruh terhadap perubahan sifat baik itu jumlah anakan maksimum, umur berbunga, jumlah anakan produktif, jumlah gabah isi per malai, panjang malai isi, dan berat gabah kering per rumpun, karena pada kondisi air sub-optimal maupun optimal setiap kultivar menunjukan respon yang berbeda-beda terhadap kondisi lingkungan yang adaKata Kunci: Keragaman, Agronomis, Morfologi, Kondisi Air, Padi Gogo

Collaboration network of the authors

35 authors · 111 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hamirul HadiniUniversitas Halu Oleo4
Teguh WijayantoAffiliation unknown4
MUHIDIN MUHIDINUniversitas Halu Oleo3
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo2
I GUSTI RAY SADIMANTARAUniversitas Halu Oleo2
WAODE SITI ANIMA HISEINAffiliation unknown2
Muhammad SafarrudinUniversitas Halu Oleo1
Feriatin FeriatinAffiliation unknown1
Jamili JamiliAffiliation unknown1
Asrul SaniAffiliation unknown1
Nur Arfa YantiAffiliation unknown1
Sri AmbardiniUniversitas Halu Oleo1
Darwis SulemanUniversitas Halu Oleo1
Sarawa MammaUniversitas Halu Oleo1
Asrianingsi AsrianingsiAffiliation unknown1
MUHAMMAD TAUFIKAffiliation unknown1
Ni Wayan Sri SuliartiniAffiliation unknown1
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo1
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo1
Muzuni MuzuniAffiliation unknown1
Warhamni WarhamniAffiliation unknown1
Kasutjianingati KasutjianingatiAffiliation unknown1
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo1
TIRA SUDIARSIHAffiliation unknown1
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo1
Suaib SuaibAffiliation unknown1
NAWIR NAWIRAffiliation unknown1
SITI HALIMAH LAREKENGAffiliation unknown1
La EnteAffiliation unknown1
MUHAMMAD APRIZALAffiliation unknown1
CANDRA GINTINGAffiliation unknown1
WA ODE AFUAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Keragaman Agronomis dan Morfologis Padi Gogo Lokal Sultra dan Timor-Leste  Ditanam Pada Kondisi Air Sub-Optimal dan Optimal</dc:title>
	<dc:creator>Gago, Cornelio</dc:creator>
	<dc:creator>Pasolon, Yulius Bara</dc:creator>
	<dc:creator>Boer, Dirvamena</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Ketersediaan pangan dalam hal ini beras merupakan masalah yang cukup serius bagi semua petani, karena selain perubahan fungsi lahan pertanian menjadi lahan non pertanian, juga timbulnya permasalahan baru yaitu perubahan musim kering yang panjang, keterlambatan dan perubahan waktu tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pengkondisian air sub-optimal dan air optimal dan macam kultivar lokal terhadap keragaan agronomi morfologi dan fisiologi padi gogo lokal Sultra dan Timor Leste, sebagai upaya pendekatan yang dapat diaplikasikan pada lahan kering sawah tadah hujan. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Plastik lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari. Percobaan disusun berdasarkan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial (Faktorial RAK) yang diulang sebanyak 3 kali. Faktor pertama adalah kondisi air sub-optimal dan optimal yang terdiri atas empat taraf perlakuan yaitu kadar air 150%  (W4), kadar air 100%  (W3), kadar  air 50%  (W2), dan kadar air 25%  (W1). Faktor kedua adalah macam kultivar yang terdiri atas empat taraf perlakuan yaitu Kultivar Pae Bakala (K1), Kultivar Ernina (K2), Kultivar Pae Pehela (K3), dan Kultivar Kokodeli Leimea (K4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa macam kultivar berpengaruh pada semua karakter pengamatan kecuali shoot-root ratio. Pada kondisi air sub-optimal dan optimal berpengaruh terhadap jumlah anakan maksimum, jumlah anakan produktif, berat jerami per rumpun, umur berbunga, panjang malai isi, dan berat gabah kering per rumpun . Keragaman lingkungan dan sifat genetik tanaman berpengaruh terhadap perubahan sifat baik itu jumlah anakan maksimum, umur berbunga, jumlah anakan produktif, jumlah gabah isi per malai, panjang malai isi, dan berat gabah kering per rumpun, karena pada kondisi air sub-optimal maupun optimal setiap kultivar menunjukan respon yang berbeda-beda terhadap kondisi lingkungan yang adaKata Kunci : Keragaman, Agronomis, Morfologi, Kondisi Air, Padi Gogo</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2018-04-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7518</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v6i1.7518</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 6, No 1 (2018); 25-35</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7518/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>