Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Aplikasi Mulsa Daun Pisang dan Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum annum L.)

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 8 No. 2 (2020) · pp. 33–41

DOI
10.33772/bpa.v8i2.15176
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2020-10-31
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Rendahnya produktivitas tanaman cabai di Sulawesi Tenggara disebabkan kesuburan tanah yang rendah danketersediaan air yang terbatas akibat perubahan iklim terutama pada musim kemarau. Tanah-tanah di Sulawesi Tenggaradidominasi tanah marginal sehingga menjadi salah satu faktor penghambat pertumbuhan dan produksi tanaman. Salahsatu upaya yang dapat dilakukan dengan teknologi pemulsaan dan pemberian pupuk organik cair. Tujuan penelitianuntuk mengetahui pengaruh mulsa daun pisang dan POC bonggol pisang dalam meningkatkan pertumbuhan tanamancabai. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Kebun Percobaan II Fakultas Pertanian UHO. yangberlangsung bulan Mei-Agustus 2019. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) polafaktorial. Faktor I adalah mulsa daun pisang (M) terdiri atas 3 taraf yaitu kontrol (M0), Mulsa daun pisang 2 kg perpetak(M1) dan Mulsa daun pisang 4 kg perpetak (M2). Faktor II adalah POC bonggol pisang yang terdiri atas 3 taraf yaitukontrol (P0), POC 10 ml Lˉ1 air (P1) dan POC 20 ml Lˉ1 air (P1). Terdapat 9 kombinasi perlakuan dan masing-masingdiulang 3 kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlahcabang primer, jumlah cabang sekunder dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mulsadaun pisang dan pupuk organik cair (POC) bonggol pisang memberikan respon berbeda terhadap variabel pertumbuhantanaman cabai, baik secara mandiri maupun interaksi antar perlakuan.Kata Kunci: Mulsa Daun Pisang, Pupuk Organik Cair (POC) bonggol pisang, Tanaman Cabai

Collaboration network of the authors

40 authors · 253 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Namriah NamriahUniversitas Halu Oleo10
MUHIDIN MUHIDINUniversitas Halu Oleo8
Sahta GintingUniversitas Halu Oleo7
Rachmawati HasidUniversitas Halu Oleo6
Gusti Ayu Kade SutariatiUniversitas Halu Oleo6
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo6
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo6
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo6
Darwis DarwisUniversitas Halu Oleo5
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo5
MIRZA ARSIATY ARSYADUniversitas Halu Oleo5
Sarawa SarawaUniversitas Halu Oleo5
Andi BahrunUniversitas Halu Oleo4
Zulfikar ZulfikarUniversitas Halu Oleo4
Dedi ErawanAffiliation unknown4
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo4
Muhammad Arief DirgantoroUniversitas Halu Oleo3
AGUNG YUSWANAUniversitas Halu Oleo3
La Ode RustamUniversitas Halu Oleo3
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo3
Dewi Nurhayati YusufUniversitas Halu Oleo3
Gusti R. SadimantaraAffiliation unknown3
Agustono SlametUniversitas Halu Oleo3
IMRAN SUBAIRUniversitas Halu Oleo3
Arsy Aysyah AnasUniversitas Halu Oleo3
Dedi ErawanUniversitas Halu Oleo2
Fransiscus Suramas RembonUniversitas Halu Oleo2
Resman ResmanAffiliation unknown2
ZULFIKAR ZULFIKARUniversitas Halu Oleo2
Rahayu MallarangengUniversitas Halu Oleo2
TERRY PAKKIUniversitas Halu Oleo2
Resman ResmanUniversitas Halu Oleo2
Syamsu AlamUniversitas Halu Oleo2
La Ode AfaUniversitas Halu Oleo2

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Aplikasi Mulsa Daun Pisang dan Pupuk Organik Cair (POC) Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan Tanaman Cabai (Capsicum annum L.)</dc:title>
	<dc:creator>Nurmas, Andi</dc:creator>
	<dc:creator>Adawiyah, Robiatul</dc:creator>
	<dc:creator>Harjoni KW, Laode Muh.</dc:creator>
	<dc:creator>Rakian, Tresjia Corina</dc:creator>
	<dc:creator>Leomo, Sitti</dc:creator>
	<dc:creator>Nurhalimah, Sitti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Rendahnya produktivitas tanaman cabai di Sulawesi Tenggara disebabkan kesuburan tanah yang rendah danketersediaan air yang terbatas akibat perubahan iklim terutama pada musim kemarau. Tanah-tanah di Sulawesi Tenggaradidominasi tanah marginal sehingga menjadi salah satu faktor penghambat pertumbuhan dan produksi tanaman. Salahsatu upaya yang dapat dilakukan dengan teknologi pemulsaan dan pemberian pupuk organik cair. Tujuan penelitianuntuk mengetahui pengaruh mulsa daun pisang dan POC bonggol pisang dalam meningkatkan pertumbuhan tanamancabai. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan Kebun Percobaan II Fakultas Pertanian UHO. yangberlangsung bulan Mei-Agustus 2019. Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) polafaktorial. Faktor I adalah mulsa daun pisang (M) terdiri atas 3 taraf yaitu kontrol (M0), Mulsa daun pisang 2 kg perpetak(M1) dan Mulsa daun pisang 4 kg perpetak (M2). Faktor II adalah POC bonggol pisang yang terdiri atas 3 taraf yaitukontrol (P0), POC 10 ml Lˉ1 air (P1) dan POC 20 ml Lˉ1 air (P1). Terdapat 9 kombinasi perlakuan dan masing-masingdiulang 3 kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlahcabang primer, jumlah cabang sekunder dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan mulsadaun pisang dan pupuk organik cair (POC) bonggol pisang memberikan respon berbeda terhadap variabel pertumbuhantanaman cabai, baik secara mandiri maupun interaksi antar perlakuan.Kata Kunci: Mulsa Daun Pisang, Pupuk Organik Cair (POC) bonggol pisang, Tanaman Cabai</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/15176</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v8i2.15176</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 8, No 2 (2020); 33-41</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/15176/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>