Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Efektifitas Mikoriza Arbuskula dan Ampas Sagu dalam Meningkatkan Hasil Tanaman Okra (Abelmochus esculentus L.) pada Lahan Kering

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 7 No. 1 (2019)

DOI
10.33772/bpa.v7i1.7507
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2019-05-24
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas fungi mikoriza arbuskula Indigenous dan ampas sagu dalam meningkatkan hasil tanaman okra (Abelmochus esculentus L.) pada lahan kering. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan, Laboratorium Agroteknologi dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari, berlangsung mulai bulan Desember 2017 sampai April 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah perlakuan fungi mikoriza arbuskula yang terdiri dari: tanpa inokulasi fungi mikoriza arbuskula (M0), inokulasi fungi mikoriza arbuskula 25 g per lubang tanam (M1) dan inokulasi fungi mikoriza arbuskula 50 g per lubang tanam (M2). Faktor kedua adalah dosis bokashi ampas sagu yang terdiri dari: tanpa pemberian bokashi ampas sagu (S0), pemberian bokashi 5 t.ha-1 (S1), 10 t.ha-1 (S2), 15 t.ha-1 (S3) dan 20 t.ha-1 (S4). Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis ragam, dilanjutkan dengan Uji jarak Berganda Duncan (UJBD) jika terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan fungi mikoriza arbuskula indigenous dan bokashi ampas sagu mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra yang ditunjukkan dengan peningkatan tinggi tanaman umur 42 HST dan jumlah buah. Aplikasi fungi mikoriza arbuskula indigenous secara mandiri berpengaruh secara nyata dalam meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering, laju tumbuh absolut, panjang buah dan jumlah buah. Sedangkan aplikasi pupuk bokashi ampas sagu secara mandiri berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat kering, laju tumbuh absolut, panjang buah, dan jumlah buah. Kombinasi perlakuan fungi mikoriza arbuskula indigenous 50 g pertanaman dan pupuk bokashi ampas sagu 20 t.ha-1 meningkatkan jumlah buah tanaman okra tertinggi, dengan peningkatan sebesar 56% dibanding kontrol.Kata kunci: Mikoriza arbuscula, okra, sagu

Collaboration network of the authors

40 authors · 153 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sarawa SarawaUniversitas Halu Oleo4
Andi NurmasUniversitas Halu Oleo3
Tresjia Corina RakianUniversitas Halu Oleo2
La Ode Santiaji BandeAffiliation unknown2
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo2
Laode SabaruddinUniversitas Halu Oleo2
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo2
Andi BahrunUniversitas Halu Oleo2
Aminuddin Mane KandariUniversitas Halu Oleo2
Norma ArifUniversitas Halu Oleo2
RANI ANDRIANIUniversitas Halu Oleo1
ILMI AMALIAUniversitas Halu Oleo1
WA ODE UMI FERNIAHUniversitas Halu Oleo1
Makmur Jaya ArmaAffiliation unknown1
Sadar SadarAffiliation unknown1
Muhammad BotekUniversitas Halu Oleo1
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo1
Gusnawaty HSUniversitas Halu Oleo1
MUHAMMAD TAUFIKAffiliation unknown1
Ahmad SainulAffiliation unknown1
Hamirul HadiniUniversitas Halu Oleo1
Darwis DarwisUniversitas Halu Oleo1
I GUSTI RAY SADIMANTARAUniversitas Halu Oleo1
Didik RaharjoAffiliation unknown1
Fransiscus Suramus RembonAffiliation unknown1
Nirwan NirwanAffiliation unknown1
Aminudin Mane KandariAffiliation unknown1
I Putu WidanaAffiliation unknown1
Jamili JamiliAffiliation unknown1
Riska HerlinaAffiliation unknown1
Harjoni KilowasidAffiliation unknown1
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo1
Rahmah Ekha IrawatyAffiliation unknown1
Gusnawaty GusnawatyAffiliation unknown1
Sitti LeomoUniversitas Halu Oleo1
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo1
Fathnur FathnurAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Efektifitas Mikoriza Arbuskula dan Ampas Sagu dalam Meningkatkan  Hasil Tanaman Okra (Abelmochus esculentus L.) pada Lahan Kering</dc:title>
	<dc:creator>Litta, Nur Fitriani</dc:creator>
	<dc:creator>Hasid, Rachmawati</dc:creator>
	<dc:creator>Afa, Laode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas fungi mikoriza arbuskula Indigenous dan ampas sagu dalam meningkatkan hasil tanaman okra (Abelmochus esculentus L.) pada lahan kering. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Lapangan, Laboratorium Agroteknologi dan Laboratorium Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari, berlangsung mulai bulan Desember 2017 sampai April 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial yang diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama adalah perlakuan fungi mikoriza arbuskula yang terdiri dari: tanpa inokulasi fungi mikoriza arbuskula (M0),  inokulasi fungi mikoriza arbuskula 25 g  per lubang tanam (M1) dan inokulasi fungi mikoriza arbuskula 50 g per lubang tanam (M2). Faktor kedua adalah dosis bokashi ampas sagu yang terdiri dari: tanpa pemberian bokashi ampas sagu (S0), pemberian bokashi 5 t.ha-1 (S1), 10 t.ha-1 (S2), 15 t.ha-1 (S3) dan 20 t.ha-1 (S4). Data hasil pengamatan dianalisis dengan analisis ragam, dilanjutkan dengan Uji jarak Berganda Duncan (UJBD) jika terdapat pengaruh nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi perlakuan fungi mikoriza arbuskula indigenous dan bokashi ampas sagu mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra yang ditunjukkan dengan peningkatan tinggi tanaman umur 42 HST dan jumlah buah. Aplikasi fungi mikoriza arbuskula indigenous secara mandiri berpengaruh secara nyata  dalam meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, berat kering,  laju tumbuh absolut, panjang buah dan jumlah buah. Sedangkan aplikasi pupuk bokashi ampas sagu secara mandiri berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, berat kering, laju tumbuh absolut, panjang buah,  dan jumlah buah. Kombinasi perlakuan fungi mikoriza arbuskula indigenous 50 g pertanaman dan pupuk bokashi ampas sagu 20 t.ha-1 meningkatkan jumlah buah tanaman okra tertinggi, dengan peningkatan sebesar 56% dibanding kontrol.Kata kunci: Mikoriza arbuscula, okra, sagu</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-05-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7507</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v7i1.7507</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 7, No 1 (2019)</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7507/5502</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>