Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu Kakao (Theobroma cacao L.)

Berkala Penelitian Agronomi · Vol. 6 No. 1 (2019) · pp. 36–42

DOI
10.33772/bpa.v6i1.7519
ISSN
2502-3314, 2089-9858
Published
2019-07-02
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak buah dan perbedaan umur tanaman terhadap mutu kakao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2015. Pengambilan sampel dilakukan di lahan petani kakao di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Penelitian dilakukan pada tanaman kakao jenis hibrida (Trinitario) warna hijau umur 8, 10, 12 dan 14 tahun. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan tersarang dengan pola RAL dengan 3 ulangan. Umur tanaman yaitu umur 8, 10, 12 dan 14 tahun; serta umur letak buah tersarang pada umur tanaman meliputi batang, cabang primer dan cabang sekunder. Setiap plot terdiri dari 3 unit percobaan dan setiap unit percobaan terdiri dari 3 tanaman sehingga jumlah tanaman menjadi 36 tanaman kakao dan 108 buah kakao. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dan hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak buah kakao berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel penelitian kecuali pada variabel berat buah yang berpengaruh tidak nyata. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tua tanaman kakao maka semakin menurun mutu kakaonya. Umur tanaman kakao terbaik terhadap mutu kakao diperoleh pada umur 8 tahun. Kata kunci: Kakao, kualitas biji, letak buah, umur tanaman

Collaboration network of the authors

40 authors · 115 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hamirul HadiniUniversitas Halu Oleo4
Teguh WijayantoAffiliation unknown4
MUHIDIN MUHIDINUniversitas Halu Oleo3
Waode Siti Anima HiseinUniversitas Halu Oleo2
I GUSTI RAY SADIMANTARAUniversitas Halu Oleo2
WAODE SITI ANIMA HISEINAffiliation unknown2
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta2
Sukmawati AbdullahAffiliation unknown2
Bunyamin BunyaminAffiliation unknown2
Abdul DjoharAffiliation unknown2
MUHAMMAD TAUFIKAffiliation unknown2
ROBIATUL ADAWIAHAffiliation unknown1
APRIANI APRIANIAffiliation unknown1
Abdul MadikiUniversitas Halu Oleo1
D. Z. HarianiUniversitas Halu Oleo1
Muhammad SafarrudinUniversitas Halu Oleo1
Husna HusnaAffiliation unknown1
Gusti Ayu Intan KusumaAffiliation unknown1
Feriatin FeriatinAffiliation unknown1
Jamili JamiliAffiliation unknown1
Halim HalimUniversitas Halu Oleo1
Nini Mila RahniUniversitas Halu Oleo1
Makmur Jaya ArmaAffiliation unknown1
Winda RahmasariAffiliation unknown1
Cornelio GagoAffiliation unknown1
Yulius Bara PasolonAffiliation unknown1
Asrul SaniAffiliation unknown1
Nur Arfa YantiAffiliation unknown1
Sri AmbardiniUniversitas Halu Oleo1
Darwis SulemanUniversitas Halu Oleo1
Ni Wayan Sri SuliartiniAffiliation unknown1
LA KARIMUNAUniversitas Halu Oleo1
Asmar HasanUniversitas Halu Oleo1
Andi KhaeruniUniversitas Halu Oleo1
HS GusnawatyAffiliation unknown1
La Ode SafuanUniversitas Halu Oleo1
Warhamni WarhamniAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Letak Buah pada Berbagai Umur Tanaman Terhadap Mutu  Kakao (Theobroma cacao L.)</dc:title>
	<dc:creator>Asrianingsi, Asrianingsi</dc:creator>
	<dc:creator>Mamma, Sarawa</dc:creator>
	<dc:creator>Boer, Dirvamena</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh letak buah dan perbedaan umur tanaman terhadap mutu kakao. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni tahun 2015. Pengambilan sampel dilakukan di lahan petani kakao di Kecamatan Wonggeduku Kabupaten Konawe. Penelitian dilakukan pada tanaman kakao jenis hibrida (Trinitario) warna hijau umur 8, 10, 12 dan 14 tahun. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan tersarang dengan pola RAL dengan 3 ulangan. Umur tanaman yaitu umur 8, 10, 12 dan 14 tahun; serta umur letak buah tersarang pada umur tanaman meliputi batang, cabang primer dan cabang sekunder. Setiap plot terdiri dari 3 unit percobaan dan setiap unit percobaan  terdiri dari 3 tanaman sehingga jumlah tanaman menjadi 36 tanaman kakao dan 108 buah kakao. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam dan hasil analisis yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa letak buah kakao berpengaruh sangat nyata terhadap semua variabel penelitian kecuali pada variabel berat buah yang berpengaruh tidak nyata. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semakin tua tanaman kakao maka semakin menurun mutu kakaonya. Umur tanaman kakao terbaik terhadap mutu kakao diperoleh pada umur 8 tahun. Kata kunci: Kakao, kualitas biji, letak buah, umur tanaman</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-07-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7519</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/bpa.v6i1.7519</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Berkala Penelitian Agronomi; Vol 6, No 1 (2018); 36-42</dc:source>
	<dc:source>2502-3314</dc:source>
	<dc:source>2089-9858</dc:source>
	<dc:source>10.33772/bpa.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/agronomi/article/view/7519/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Berkala Penelitian Agronomi</dc:rights>
</oai_dc:dc>