Prosiding
Pupuk Organik Plus “Biofresh” Solusi Untuk Meningkatkan Produksi dan Ketahanan Tanaman Kedelai Terhadap Penyakit Di Lahan Marjinal Ultisol
PROSIDING SEMINAR NASIONAL AGRIBISNIS (2015) · pp. 16–20
- Published
- 2015-03-09
- Publisher
- Jurusan Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo Kendari Sulawesi Tenggara
- Language
- eng
Abstract
Tanaman kedelai merupakan sumber protein nabati utama bagi masyarakat Indonesia sehingga memiliki nilai ekonomi yang penting dan strategis. Kebutuhan kedelai Indonesia sebagian besar (60%) masih dipenuhi oleh kedelai import, oleh karena perlu usaha yang keras untuk meningkatkan produktifitas kedelai baik secara intensifikasi maupun ekstensifikasi. Pengenbangan tanaman kedelai di luar Pulau Jawa, termasuk di Sulawesi Tenggara umumnya diusahakan di lahan kering yang tidak difasilitasi dengan irigasi, pada umumnya ditempati oleh tanah yang bereaksi masam, serta miskin hara dan bahan organik dengan kemampuan air yang sangat rendah, sehingga perkembangan perakaran tanaman sangat terbatas dan air hujan cepat hilang dari tanah. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan suatu teknologi yang dapat memperdalam dan mempelebar jelajah akar serta mampu menyimpan air lebih lama. Teknologi budidaya terpadu yang berbasis biofertilizer dan bahan organik merupakan salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk maksud tersebut. ―BIOFRESH‖ merupakan salah satu produk biofertilizer yang telah dikembangkan di Jurusan Agroteknologi FP-UHO, produk ini berbahan aktif mikroba rizobakteri indigenos tanah ultisol. Penggunaan ―BIOFRESH‖ di tanah ultisol mampu meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai, serta meningkatkan ketahanan terhadap penyakit tular tanah. Pemberian biofertilizer Biofresh 10 g pertanaman mampu mengurangi penggunaan pupuk anorganik N,P, dan K sebanyak 40-60%, memiliki efektifitas yang lebih baik dari fungisida mankozeb dalam mengendalikan penyakit busuk batang Rhizoctonia. Penambahan bahan organic sebanyak 2 ton per Ha semakin meningkatkan efektifitas Biofertilizer ―Biofresh‖ dalam meningkatkan pertumbuhan, hasil panen dan ketahanan terhadap penyakit tular tanah.
Collaboration network of the authors
40 authors · 243 co-authorship links · showing the 40 most connected
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| ABDUL RAHMAN | Universitas Halu Oleo | 10 |
| MUHAMMAD TAUFIK | Affiliation unknown | 8 |
| Asniah Asniah | Universitas Halu Oleo | 8 |
| SRI WAHYUNI | Affiliation unknown | 7 |
| Asmar Hasan | Universitas Halu Oleo | 6 |
| MUHIDIN MUHIDIN | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Dirvamena Boer | Universitas Halu Oleo | 5 |
| La Ode Santiaji Bande | Universitas Halu Oleo | 5 |
| MARIADI MARIADI | Universitas Halu Oleo | 5 |
| TERRY PAKKI | Universitas Halu Oleo | 5 |
| AGUNG YUSWANA | Universitas Halu Oleo | 5 |
| SYAIR SYAIR | Universitas Halu Oleo | 5 |
| Tresjia Corina Rakian | Universitas Halu Oleo | 3 |
| HS Gusnawaty | Affiliation unknown | 3 |
| La Ode Arfan Dedu | Affiliation unknown | 3 |
| Dewi Nurhayati Yusuf | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Gusnawaty HS | Universitas Halu Oleo | 3 |
| RAHAYU M | Affiliation unknown | 3 |
| Rahayu Mallarangeng | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Eka Lestari Ariyanti | Affiliation unknown | 3 |
| Nini Mila Rahni | Universitas Halu Oleo | 3 |
| Waode Nuraida | Affiliation unknown | 3 |
| Andi Nurmas | Universitas Halu Oleo | 3 |
| La Ode Santiaji Bande | Affiliation unknown | 2 |
| Andi Bahrun | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Mudi | Affiliation unknown | 2 |
| Sitti Leomo | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Anima Hisein | Affiliation unknown | 2 |
| MIRZA ARSIATY ARSYAD | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Azhar Ansi | Universitas Halu Oleo | 2 |
| La Ode Safuan | Universitas Halu Oleo | 2 |
| NUR ISNAINI ULFA | Affiliation unknown | 2 |
| Rachmawati Hasid | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Muhammad Botek | Universitas Halu Oleo | 2 |
| Sri Wangadi | Affiliation unknown | 2 |
| Tresjia C. Rakian | Affiliation unknown | 2 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.