Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PERGESERAN BAHASA MUNA PADA MASYARAKAT MUNA DI KELURAHAN ALOLAMA KOTA KENDARI

Jurnal Penelitian Budaya · Vol. 8 No. 2 (2023) · pp. 1–13

DOI
10.33772/jpeb.v8i2.46217
ISSN
2502-3268
Published
2023-11-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan factor-faktor yang mempengaruhi pergeseran bahasa Muna pada masyarakat Muna di Kelurahan Alolama Kota Kendari.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Dalam mengumpulkan data ada tiga teknik yang digunakan, yaitu (1) Pengamatan (observation), (2) Wawancara (interview), dan (3) dokumentasi (documentation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-Faktor yang menjadi penyebab terjadinya Pergeseran bahasa Muna dalam lingkup masyarakat suku Muna di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota kendari, yaitu a). Faktor tranmigrasi atau perpindahan penduduk. Transmigrasi atau perpindahan penduduk merupakan salah satu faktor pendorong terjadinya pergeseran bahasa pada suatu masyarakat., b). Faktor Ekonomi. Faktor ekonomi adalah salah satu juga yang menjadi faktor penyebab yang paling banyak dalam bergesernya bahasa c). Faktor Sekolah dan Pendidikan. Faktor sekolah atau pendidikan yang dimaksid di sini adalah guru-guru bahkan siswa yang menjadi alasan beralihnya bahasa ibu ke bahasa indonesia, dan d). Faktor Sosial. Faktor social di mana masyarakat sudah menggunakan bahasa Indonesia menjadi bahasa utama dalam kehidupan sehari-hari sehingga mengakibatkan Bahasa Muna kian tersisihkan. Kata kunci: pergeseran,bahasa, Masyarakat Muna.

Collaboration network of the authors

40 authors · 94 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Dewi AnggrainiAffiliation unknown4
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo4
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo3
Muhammad Fajar PurnamaAffiliation unknown3
La Ode Ali BasriAffiliation unknown3
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo2
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo2
La Ode DirmanAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo2
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo2
Jamal BakeAffiliation unknown2
Akhmad MarhadiUniversitas Halu Oleo2
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown1
Nadiah ImasturahmaAffiliation unknown1
Arniyanti ArniyantiUniversitas Halu Oleo1
Nurhasia LaubaUniversitas Halu Oleo1
La SadilaUniversitas Halu Oleo1
Hanani Firdhotul JannahUniversitas Halu Oleo1
Fahrudin FahrudinAffiliation unknown1
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hadi MekuoAffiliation unknown1
Megawati MegawatiAffiliation unknown1
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Safilu SafiluAffiliation unknown1
La RabaniUniversitas Halu Oleo1
Sumiman UduUniversitas Halu Oleo1
Kahar MusakkarAffiliation unknown1
Marwan AbidinAffiliation unknown1
Zulzaman ZulzamanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERGESERAN BAHASA MUNA PADA MASYARAKAT MUNA DI KELURAHAN ALOLAMA KOTA KENDARI</dc:title>
	<dc:creator>Djabir, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Suyuti, Nasruddin</dc:creator>
	<dc:creator>bahtiar, Bahtiar</dc:creator>
	<dc:creator>la aso, La Aso</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan factor-faktor yang mempengaruhi pergeseran bahasa Muna pada masyarakat Muna di Kelurahan Alolama Kota Kendari.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi kualitatif. Dalam mengumpulkan data ada tiga teknik yang digunakan, yaitu (1) Pengamatan (observation), (2) Wawancara (interview), dan (3) dokumentasi (documentation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor-Faktor  yang menjadi penyebab terjadinya Pergeseran bahasa Muna dalam lingkup masyarakat suku Muna di Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, Kota kendari, yaitu a). Faktor tranmigrasi atau perpindahan penduduk. Transmigrasi atau perpindahan penduduk merupakan salah satu faktor pendorong terjadinya pergeseran bahasa pada suatu masyarakat., b). Faktor Ekonomi. Faktor ekonomi adalah salah satu juga yang menjadi faktor penyebab yang paling banyak dalam bergesernya bahasa c). Faktor Sekolah dan Pendidikan. Faktor sekolah atau pendidikan yang dimaksid di sini adalah guru-guru bahkan siswa yang menjadi alasan beralihnya bahasa ibu ke bahasa indonesia, dan d). Faktor Sosial. Faktor social di mana masyarakat sudah menggunakan bahasa Indonesia menjadi bahasa utama dalam kehidupan sehari-hari sehingga mengakibatkan Bahasa Muna kian tersisihkan.
Kata kunci : pergeseran,bahasa, Masyarakat Muna.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/46217</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpeb.v8i2.46217</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian Budaya; Vol 8, No 2 (2023): Jurnal Penelitian Budaya; 1-13</dc:source>
	<dc:source>2502-3268</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpeb.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPeB/article/view/46217/19347</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Penelitian Budaya</dc:rights>
</oai_dc:dc>