Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KESANTUNAN BERBAHASA DALAM MEDIA SOSIAL FACEBOOK PADA GRUP SULTRA WATCH SERTA IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SMA

Jurnal Pendidikan Bahasa · Vol. 10 No. 1 (2021) · pp. 59–73

DOI
10.33772/jpb.v10i1.16810
ISSN
2502-4183, 2252-9896
Published
2021-02-25
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maksim- maksim yang menaati dan melanggar kesantunan berbahsa dalam media sosial facebook pada grup Sultra Watch serta mendeskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian mix methods, yaitu suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk pendekatan dalam penelitian, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik dokumen. Hasil yang ditemukan adanya kepatuhan dan pelanggaran maksim-maksim. Bentuk-bentuk tuturan yang mematuhi dan melanggar maksim-maksim kesantunan berbahasa terdiri dari (1) maksim kebijaksanaan (taxt maxim), (2) maksim penghargaan, (approbation maxim), (3) maksim kesederhanaan (modesty maxim), (4) maksim permufakatan (agreement maxim), dan (5) maksim kesimpatian (sympathy maxim). Implikasi kesantunan berbahasa terhadap pembelajaran bahasa Indonesia adalah agar siswa dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan sopan dan santun baik pembelajaran secara lisan maupun tulisan dengan kreatif baik dalam aktivitas pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari- hari. Kata Kunci: Facebook; Kepatuhan; Maksim; Pelanggaran

Collaboration network of the authors

40 authors · 99 co-authorship links · 27 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Bandung Institute of Technology
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Universitas Sumatera Utara
  • Universitas Airlangga
  • Institute of Industrial Science, The University of Tokyo
  • Andalas University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Alberth AlberthAffiliation unknown5
Aris BadaraUniversitas Halu Oleo5
Zalili SailanAffiliation unknown3
Sartiah YusranAffiliation unknown3
Tambunan TambunanAffiliation unknown2
Wervyan ShalannandaBandung Institute of Technology1
Fajri Anugerah Pramadhana KornelBandung Institute of Technology1
Naufal Rafi HibatullahBandung Institute of Technology1
Fahmi FahmiUniversitas Sumatera Utara1
Erwin SutantoUniversitas Airlangga1
Muhammad AzizInstitute of Industrial Science, The University of Tokyo1
Muhammad Imran HamidAndalas University1
Fitria Cahya SariUniversitas Halu Oleo1
Mukti RamadhanAffiliation unknown1
Asrun LioAffiliation unknown1
Awal SuhardimanAffiliation unknown1
Herlindayana HerlindayanaAffiliation unknown1
Asyarifullah RamliAffiliation unknown1
Suhartono SuhartonoInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Andi SessuAffiliation unknown1
Ader LaepeAffiliation unknown1
Kasmawati KasmawatiAffiliation unknown1
Muhammad AzanAffiliation unknown1
Suhartono TonoAffiliation unknown1
Endriyatin EndriyatinAffiliation unknown1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1
Nurfitriani ArifinAffiliation unknown1
Sulfajriyani IndahAffiliation unknown1
Darni DarniAffiliation unknown1
Nia Asriana HasiniAffiliation unknown1
Hilaluddin HanafiAffiliation unknown1
Mujahiddin MujahiddinAffiliation unknown1
Suwarni SuwarniAffiliation unknown1
Barlian BarlianAffiliation unknown1
La Ode SyukurUniversitas Halu Oleo1
Megawati HasanudinAffiliation unknown1
Susi SusiAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KESANTUNAN BERBAHASA DALAM MEDIA SOSIAL FACEBOOK PADA GRUP SULTRA WATCH SERTA IMPLIKASINYA PADA PEMBELAJARAN SMA</dc:title>
	<dc:creator>Jayadi, Abdu Rahman</dc:creator>
	<dc:creator>Yazid, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Sahlan, Sahlan</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan maksim- maksim yang menaati dan melanggar kesantunan berbahsa dalam media sosial facebook pada grup Sultra Watch serta mendeskripsikan implikasinya terhadap pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Jenis penelitian ini merupakan penelitian mix methods, yaitu suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk pendekatan dalam penelitian, yaitu kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik dokumen. Hasil yang ditemukan adanya kepatuhan dan pelanggaran maksim-maksim. Bentuk-bentuk tuturan yang mematuhi dan melanggar maksim-maksim kesantunan berbahasa terdiri dari (1) maksim kebijaksanaan (taxt maxim), (2) maksim penghargaan, (approbation maxim), (3) maksim kesederhanaan (modesty maxim), (4) maksim permufakatan (agreement maxim), dan (5) maksim kesimpatian (sympathy maxim). Implikasi kesantunan berbahasa terhadap pembelajaran bahasa Indonesia adalah agar siswa dapat menggunakan bahasa Indonesia dengan sopan dan santun baik pembelajaran secara lisan maupun tulisan dengan kreatif baik dalam aktivitas pembelajaran maupun dalam kehidupan sehari- hari. Kata Kunci: Facebook; Kepatuhan; Maksim; Pelanggaran </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-02-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/article/view/16810</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpb.v10i1.16810</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pendidikan Bahasa; Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Pendidikan Bahasa; 59 - 73</dc:source>
	<dc:source>2502-4183</dc:source>
	<dc:source>2252-9896</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpb.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/article/view/16810/11276</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Pendidikan Bahasa</dc:rights>
</oai_dc:dc>