Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

SEKSISME DALAM WACANA BERITA MEDIA ONLINE

Jurnal Pendidikan Bahasa · Vol. 9 No. 2 (2020) · pp. 24–36

DOI
10.33772/jpb.v9i2.10079
ISSN
2502-4183, 2252-9896
Published
2020-02-01
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Abstrak: Penelitian ini adalah menganalisis seksisime yang terdapat dalam wacana berita media online. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teknik studi online yaitu mencari berita-berita seputar kasus tentang seksisme yang dimuat oleh berita online edisi bulan Februari-Mei tahun 2019. Hasil analisis wacana seksisme yang terdapat dalam berita online dapat dilihat dari tiga dimensi yaitu: (1). analisis judul berita yang terdapat dalam wacana berita media online; (2). analisis isi berita yang terdapat dalam wacana berita media online; dan (3). analisis gambar pada wacana berita media online. Dari kelima berita yang diangkat untuk di jadikan sebagai sumber penelitiaan, kelimanya termaksud dalam wacana seksisme, ini dapat dilihat dengan penggunakan kata pada setiap judul berita tersebut. Sedangkan pada isi berita dapat dilihat dengan kronologis yang ada pada setiap berita tersebut sehingga dengan kronologis tersebut terciptalah wacana seksisme. Selain pada kronoligisnya juga dapat dilihat dengan adanya penggunaan kata-kata pada setiap berita tersebut, dimana pada setiap berita penggunaan katanya menuju pada kata seksisme bahkan sudah termaksud kata-kata seksisme. Kemudian jika dilihat dari gambar berita juga termasuk dalam seksisme karena menunjukkan bagaimana perempuan dilecehkan, di paksa dan wanita dianggap sebagai wanita yang lemah. Khususnya pada ketiga subjek analisis tersebut dilakukan dengan metode studi online dilima situs berita online yakni; Suarajatim.com, Gowakompas.com, Tribunbali.com, TribunNews.com, dan tribunjambi.com. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kelima berita tersebut masuk kedalam wacana berita seksisme. Kata Kunci: Media; Seksisme; Wacana Berita

Collaboration network of the authors

40 authors · 110 co-authorship links · 5 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Amirudin RahimAffiliation unknown4
Hilaluddin HanafiAffiliation unknown3
Sahlan SahlanAffiliation unknown3
Irianto IbrahimAffiliation unknown3
Amri TanduklangiUniversitas Halu Oleo2
La NiampeAffiliation unknown2
Zalili SailanAffiliation unknown2
Muhammad YazidInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Sumiman UduUniversitas Halu Oleo2
La Ode BalawaAffiliation unknown2
Muhammad Kurniawan RachmanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Hanna HannaUniversitas Halu Oleo1
La Ode SyukurUniversitas Halu Oleo1
Amirudin AmirudinUniversitas Halu Oleo1
La Ode AdiliUniversitas Halu Oleo1
Erny HarijatyUniversitas Halu Oleo1
Zulfiah LarisuUniversitas Halu Oleo1
La AsoUniversitas Halu Oleo1
Maulid TaemboUniversitas Halu Oleo1
Zahrani ZahraniUniversitas Halu Oleo1
Ansor PutraUniversitas Halu Oleo1
Faridh HidayatAffiliation unknown1
Lisa IndrajayaAffiliation unknown1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1
Tambunan TambunanAffiliation unknown1
Fadlan SalimAffiliation unknown1
Dahlia SurahmawatiAffiliation unknown1
Asrun LioAffiliation unknown1
Ayu AstrianiAffiliation unknown1
Wa Kuasa BakaAffiliation unknown1
Bayana BayanaAffiliation unknown1
Hasdairta LaniampeAffiliation unknown1
Darni DarniAffiliation unknown1
Ihsan ZulhiadAffiliation unknown1
Ibnul SaudAffiliation unknown1
Jofi IrfanAffiliation unknown1
I Dewa Putu TriyasaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">SEKSISME DALAM WACANA BERITA MEDIA ONLINE</dc:title>
	<dc:creator>Suryawati, Rita</dc:creator>
	<dc:creator>Badara, Aris</dc:creator>
	<dc:creator>Sahidin, La Ode</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak: Penelitian ini adalah menganalisis seksisime yang terdapat dalam wacana berita media online. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan teknik studi online yaitu mencari berita-berita seputar kasus  tentang seksisme yang dimuat oleh berita online edisi bulan Februari-Mei tahun 2019. Hasil analisis wacana seksisme yang terdapat dalam berita online dapat dilihat dari tiga dimensi yaitu: (1). analisis judul berita yang terdapat dalam wacana berita media online; (2). analisis isi berita yang terdapat dalam wacana berita media online; dan (3). analisis gambar pada wacana berita media online. Dari kelima berita yang diangkat untuk di jadikan sebagai sumber penelitiaan, kelimanya termaksud dalam wacana seksisme, ini dapat dilihat dengan penggunakan kata pada setiap judul berita tersebut. Sedangkan pada isi berita dapat dilihat dengan kronologis yang ada pada setiap berita tersebut sehingga dengan kronologis tersebut terciptalah wacana seksisme. Selain pada kronoligisnya juga dapat dilihat dengan adanya penggunaan kata-kata pada setiap berita tersebut, dimana pada setiap berita penggunaan katanya menuju pada kata seksisme bahkan sudah termaksud kata-kata seksisme. Kemudian jika dilihat dari gambar berita juga termasuk dalam seksisme karena menunjukkan bagaimana perempuan dilecehkan, di paksa dan wanita dianggap sebagai wanita yang lemah. Khususnya pada ketiga subjek analisis tersebut dilakukan dengan metode studi online dilima situs berita online yakni; Suarajatim.com, Gowakompas.com, Tribunbali.com, TribunNews.com, dan tribunjambi.com. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kelima berita tersebut masuk kedalam wacana berita seksisme. Kata Kunci: Media; Seksisme; Wacana Berita</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-02-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/article/view/10079</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpb.v9i2.10079</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pendidikan Bahasa; Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Pendidikan Bahasa; 24 - 36</dc:source>
	<dc:source>2502-4183</dc:source>
	<dc:source>2252-9896</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpb.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPB/article/view/10079/7219</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Pendidikan Bahasa</dc:rights>
</oai_dc:dc>