Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 16 Buton Tengah Ditinjau dari Self Concept Siswa

Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) · Vol. 6 No. 1 (2021)

DOI
10.33772/jpbm.v6i1.18619
ISSN
2502-3284
Published
2021-05-30
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng
License
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang memiliki self concept tinggi, sedang dan rendah, dalam menyelesaikan masalah matematika.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 16 Buton Tengah pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021.Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII terdiri dari 2 Kelas yang berjumlah 45 siswa.Dari jumlah siswa tersebut kemudian diambil 3 siswa yang masing-masing 1 siswa memiliki self concept tinggi, 1 siswa memiliki self concept sedang, dan 1 siswa memiliki self concept rendah sebagai subjek penelitian. Dari hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: 1) kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept tinggi dalam menyelesaikan masalah matematika dari soal yang diberikan bahwa mampu melalui lima tahap proses berpikir kritis, yaitu tahap menganalisis, mengidentifikasi konsep, menghubungkan antar konsep, memecahkan masalah serta tahap mengevaluasi. 2) kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept sedang hanya mampu melalui empat tahap proses berpikir kritis yaitu tahap menganalisis, mengidentifikasi konsep, menghubungkan antar konsep dan tahap memecahkan masalah, 3) Kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept rendah hanya mampu melalui tiga tahap proses berpikir kritis, yaitu tahap menganalisis, tahap mengidentifikasi konsep dan menghubungkan antar konsep.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 122 co-authorship links · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kadir KadirAffiliation unknown6
La MisuUniversitas Halu Oleo5
Fahinu FahinuAffiliation unknown4
Mustamin AnggoUniversitas Halu Oleo4
Lambertus LambertusAffiliation unknown4
Hafiludin SamparadjaAffiliation unknown4
Jafar JafarAffiliation unknown4
Kodirun KodirunUniversitas Halu Oleo3
Edi CahyonoUniversitas Halu Oleo3
Mohamad SalamAffiliation unknown2
Zamsir ZamsirAffiliation unknown2
La IliAffiliation unknown2
Faad MaondeAffiliation unknown2
La Ode Ahmad JazuliUniversitas Halu Oleo2
La Masi La MasiAffiliation unknown2
Saleh SalehAffiliation unknown2
La MasiAffiliation unknown2
La Arapu La ArapuAffiliation unknown2
Hasnawati HasnawatiUniversitas Halu Oleo1
Fenti FentiAffiliation unknown1
La NdiaUniversitas Halu Oleo1
Elisa Nur HasanahAffiliation unknown1
Aprilia Ayu NitaAffiliation unknown1
Alberth AlberthAffiliation unknown1
Asriyawan AsriyawanAffiliation unknown1
Rosiani RosianiAffiliation unknown1
Noerjuniaty NoerjuniatyAffiliation unknown1
Umrana UmranaAffiliation unknown1
Suci Rahma HamidAffiliation unknown1
Sulhijah JagoAffiliation unknown1
Utriani RahimAffiliation unknown1
Asri JamalAffiliation unknown1
Asrul SaniAffiliation unknown1
Sri WahyuningsihAffiliation unknown1
Wa Ode ZuliyatiAffiliation unknown1
Baharuddin BaharuddinAffiliation unknown1
Sitti Kurnia Purnama AksanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPBM/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Siswa  Kelas VIII SMP Negeri 16 Buton Tengah  Ditinjau dari Self Concept Siswa</dc:title>
	<dc:creator>Nurmin, Nurmin</dc:creator>
	<dc:creator>Sudia, Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Busnawir, Busnawir</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">Kemampuan, Berpikir Kritis, Memecahkan Masalah Matematika,  self concept</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis matematika siswa yang memiliki self concept tinggi, sedang dan rendah, dalam menyelesaikan masalah matematika.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksploratif yang menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif.Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 16 Buton Tengah pada semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021.Sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII terdiri dari 2 Kelas yang berjumlah 45 siswa.Dari jumlah siswa tersebut kemudian diambil 3 siswa yang masing-masing 1 siswa memiliki self concept tinggi, 1 siswa memiliki self concept sedang, dan 1 siswa memiliki self concept rendah sebagai subjek penelitian. Dari hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut: 1) kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept tinggi dalam menyelesaikan masalah matematika dari soal yang diberikan bahwa mampu melalui lima tahap proses berpikir kritis, yaitu tahap menganalisis, mengidentifikasi konsep, menghubungkan antar konsep, memecahkan masalah serta tahap mengevaluasi. 2) kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept sedang hanya mampu melalui empat tahap proses berpikir kritis yaitu tahap menganalisis, mengidentifikasi konsep, menghubungkan antar konsep dan tahap memecahkan masalah, 3) Kemampuan berpikir kritis matematika siswa self concept rendah hanya mampu melalui tiga tahap proses berpikir kritis, yaitu tahap menganalisis, tahap mengidentifikasi konsep dan menghubungkan antar konsep.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPBM/article/view/18619</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jpbm.v6i1.18619</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning); Vol 6, No 1 (2021)</dc:source>
	<dc:source>2502-3284</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jpbm.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JPBM/article/view/18619/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning)</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>