Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Skrining Fitokimia dan Evaluasi Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol 96% Kulit Buah Salak Pondoh (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) Sebagai Antioksidan

Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan · Vol. 5 No. 2 (2020) · pp. 21–24

DOI
10.33772/pharmauho.v5i2.10170
ISSN
2715-4181
Published
2020-01-01
Publisher
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Pemanfaatan kulit buah Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) sebagai sumber antioksidan alami dalam sediaan sabun cair merupakan salah satu cara untuk mencegah efek buruk radikal bebas terhadap kesehatan kulit. Tujuan penelitian ini adalah melakukan skrining fitokimia terhadap senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol 96% kulit buah Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) dan memformulasi serta mengevaluasi sediaan sabun cair dari ekstrak tersebut. Skrining fitokimia ekstrak dilakukan dengan menggunakan metode tabung. Penentuan variabel evaluasi sediaan sabun cair meliputi uji organoleptik, uji pH, tinggi busa dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% kulit buah Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) mengandung Flavonoid, Saponin, Tanin, dan Alkaloid. Sediaan sabun cair memilki karakteristik yaitu konsistensi yang cair, berwarna kuning kecoklatan, aroma rose. Tingkat keasaman (pH) adalah 10,46 dengan viskositas adalah 600 cPs dan Kestabilan busa mencapai 85% dimana semua hasil evaluasi karakteristik sediaan sabun cair ekstrak Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) sesuai dengan parameter Standar Nasional Indonesia (SNI)Kata kunci: ekstrak, etanol, sabun, Salacca zalacca, antioksidan

Collaboration network of the authors

40 authors · 173 co-authorship links · 2 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Henny KasmawatiUniversitas Halu Oleo7
Nurull HikmahUniversitas Halu Oleo3
Ruslin RuslinUniversitas Halu Oleo3
Ikhsan SidiqInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna3
Suryani SuryaniUniversitas Halu Oleo3
Muhammad ArbaAffiliation unknown3
Nur Illiyyin AkibAffiliation unknown3
Y YaminAffiliation unknown3
Nurramadhani Armada SidaUniversitas Halu Oleo2
Aswani AswaniUniversitas Halu Oleo2
Rini HamsidiAffiliation unknown2
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown2
Yamin YaminUniversitas Halu Oleo2
Mesi LeoritaAffiliation unknown2
W WahyuniAffiliation unknown2
Muhammad Hajrul MalakaAffiliation unknown2
Sunandar IhsanUniversitas Halu Oleo2
Dian Munasari SoloUniversitas Halu Oleo1
Restu Nur Hasanah HarisInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna1
Hesti Trisnianti BurhanInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna1
Wa Ode MasridaInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna1
Irwan IrwanInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna1
Rezky Dwi FitrianiInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna1
Suryani SuryaniUniversitas Halu Oleo1
Dian Munasari SoloAffiliation unknown1
S SahidinAffiliation unknown1
Sandra Aulia MardikasariAffiliation unknown1
N NuralifahAffiliation unknown1
Rusliati DamuAffiliation unknown1
Aswan SudimanAffiliation unknown1
Asmaidah JamsirAffiliation unknown1
Wa Ode HasniarAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Skrining Fitokimia dan Evaluasi Sediaan Sabun Cair Ekstrak Etanol 96% Kulit Buah Salak Pondoh (Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) Sebagai Antioksidan</dc:title>
	<dc:creator>Adjeng, Andi Nafisah Tendri</dc:creator>
	<dc:creator>Hairah, Sania</dc:creator>
	<dc:creator>Herman, Syahlan</dc:creator>
	<dc:creator>Ruslin, R</dc:creator>
	<dc:creator>Fitrawan, La Ode Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Sartinah, Ari</dc:creator>
	<dc:creator>Ali, Nur Fitriana Muhammad</dc:creator>
	<dc:creator>Sabarudin, S</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Pemanfaatan kulit buah Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) sebagai sumber antioksidan alami dalam sediaan sabun cair merupakan salah satu cara untuk mencegah efek buruk radikal bebas terhadap kesehatan kulit. Tujuan penelitian ini adalah melakukan skrining fitokimia terhadap senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak etanol 96% kulit buah Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) dan memformulasi serta mengevaluasi sediaan sabun cair dari ekstrak tersebut.  Skrining fitokimia ekstrak dilakukan dengan menggunakan metode tabung. Penentuan variabel evaluasi sediaan sabun cair meliputi uji organoleptik, uji pH, tinggi busa dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% kulit buah Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) mengandung Flavonoid, Saponin, Tanin, dan Alkaloid. Sediaan sabun cair memilki karakteristik yaitu konsistensi yang cair, berwarna kuning kecoklatan, aroma rose. Tingkat keasaman (pH) adalah 10,46 dengan viskositas adalah 600 cPs dan Kestabilan busa mencapai 85% dimana semua hasil evaluasi karakteristik sediaan sabun cair ekstrak Salacca zalacca (Gaertn.) Voss.) sesuai dengan parameter Standar Nasional Indonesia (SNI)Kata kunci: ekstrak, etanol, sabun, Salacca zalacca, antioksidan</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2020-01-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/10170</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/pharmauho.v5i2.10170</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan; Vol 5, No 2 (2019): Pharmauho; 21-24</dc:source>
	<dc:source>2715-4181</dc:source>
	<dc:source>10.33772/pharmauho.v5i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/10170/8756</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Pharmauho:Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan</dc:rights>
</oai_dc:dc>