Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Formulasi dan Optimasi Tablet Floating Salbutamol Sulfat menggunakan Factorial Design

Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan · Vol. 1 No. 2 (2015)

DOI
10.33772/pharmauho.v1i2.3467
ISSN
2715-4181
Published
2015-09-16
Publisher
Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Salbutamol sulfat memiliki waktu paruh eliminasi yang relatif pendek (4 jam), dengan dosis per oral 2-4 mg, dan pemberian 3-4 kali sehari. Formulasi salbutamol sulfat dalam sediaan tablet lepas lambat diharapkan dapat mengurangi frekuensi pemakaian obat, menghasilkan konsentrasi salbutamol sulfat dalam darah yang lebih seragam dan kadar puncak yang tidak fluktuatif. Sifat fisik tablet dan pelepasan obat dari tablet sistem floating dipengaruhi oleh sifat komponen penyusun matrik yaitu: etil selulosa (matriks hidrofobik), xanthan gum (free flowing, gelling agent), serta natrium bikarbonat yang akan bereaksi dengan cairan lambung membentuk CO2. Penelitian dilakukan dengan model factorial design dengan 3 komponen yaitu: etil selulosa (A), xanthan gum (B), dan natrium bikarbonat (C) sehingga didapatkan 8 rancangan formula. Keseragaman kandungan, floating lag time, nilai K orde 1, dan nilai DE360 salbutamol sulfat digunakan sebagai parameter optimasi. Berdasarkan model factorial design, didapatkan persamaan dan contour plot untuk masing–masing parameter tersebut sehingga formula optimum dapat ditentukan. Etil selulosa memberi pengaruh dominan terhadap keseragaman kandungan. Natrium bikarbonat merupakan faktor yang berpengaruh sangat dominan terhadap floating lag time. Komponen etil selulosa dan xanthan gum menurunkan nilai K orde 1, sedangkan natrium bikarbonat meningkatkan nilai K orde 1. Natrium bikarbonat paling berpengaruh dalam memperkecil nilai DE360. Berdasarkan pendekatan nilai desirability didapatkan formula optimum teoritis dengan komposisi etil selulosa 17,58 mg, xanthan gum 78,51 mg, dan natrium bikarbonat 30 mg.Kata kunci: salbutamol sulfat, tablet floating, etil selulosa, xanthan gum

Collaboration network of the authors

30 authors · 79 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nur Illiyyin AkibAffiliation unknown2
Andi Nafisah Tendri Adjeng MallarangengAffiliation unknown2
Nurramadhani Armada SidaUniversitas Halu Oleo1
Sunandar IhsanUniversitas Halu Oleo1
Yamin YaminUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Handoyo SahumenaUniversitas Halu Oleo1
Arfan ArfanUniversitas Halu Oleo1
Fery Indradewi ArmadanyAffiliation unknown1
Rifa'atul MahmudahAffiliation unknown1
H HalikAffiliation unknown1
R RamlahAffiliation unknown1
Husnaeni HusnaeniAffiliation unknown1
Wa FiaAffiliation unknown1
Sitti AdawiaAffiliation unknown1
N NovitasariAffiliation unknown1
R RahmasariAffiliation unknown1
Dhidi Dharmadi HasanuddinAffiliation unknown1
Sandra Aulia MardikasariAffiliation unknown1
Endeng JuswitaAffiliation unknown1
Restu Nur Hasanah HarisInstitut Teknologi dan Kesehatan Avicenna1
Aprillia IndahAffiliation unknown1
Satibi SatibiAffiliation unknown1
Azan CahyadiAffiliation unknown1
SRI REJEKIUniversitas Halu Oleo1
La Ode HuliAffiliation unknown1
Laode Muhamad Hazairin NadiaAffiliation unknown1
La Ode Abdul Rajab NadiaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/oai, first harvested 30 Okt 2026, last seen 30 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Formulasi dan Optimasi Tablet Floating Salbutamol Sulfat menggunakan Factorial Design</dc:title>
	<dc:creator>Zubaydah, Wa Ode Sitti</dc:creator>
	<dc:creator>Fudholi, Achmad</dc:creator>
	<dc:creator>Rohman, Abdul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Salbutamol sulfat memiliki waktu paruh eliminasi yang relatif pendek (4 jam), dengan dosis per oral 2-4 mg, dan pemberian 3-4 kali sehari. Formulasi salbutamol sulfat dalam sediaan tablet lepas lambat diharapkan dapat mengurangi frekuensi pemakaian obat, menghasilkan konsentrasi salbutamol sulfat dalam darah yang lebih seragam dan kadar puncak yang tidak fluktuatif.  Sifat fisik tablet dan pelepasan obat dari tablet sistem floating dipengaruhi oleh sifat komponen penyusun matrik yaitu: etil selulosa (matriks hidrofobik), xanthan gum (free flowing, gelling agent), serta natrium bikarbonat yang akan bereaksi dengan cairan lambung membentuk CO2. Penelitian dilakukan dengan model factorial design dengan 3 komponen yaitu: etil selulosa (A), xanthan gum (B), dan natrium bikarbonat (C) sehingga didapatkan 8 rancangan formula. Keseragaman kandungan, floating lag time, nilai K orde 1, dan nilai DE360 salbutamol sulfat digunakan sebagai parameter optimasi. Berdasarkan model factorial design, didapatkan persamaan dan contour plot untuk masing–masing parameter tersebut sehingga formula optimum dapat ditentukan. Etil selulosa memberi pengaruh dominan terhadap keseragaman kandungan. Natrium bikarbonat merupakan faktor yang berpengaruh sangat dominan terhadap floating lag time. Komponen etil selulosa dan xanthan gum menurunkan nilai K orde 1, sedangkan natrium bikarbonat meningkatkan nilai K orde 1. Natrium bikarbonat paling berpengaruh dalam memperkecil nilai DE360. Berdasarkan pendekatan nilai desirability didapatkan formula optimum teoritis dengan komposisi etil selulosa 17,58 mg, xanthan gum 78,51 mg, dan natrium bikarbonat 30 mg.Kata kunci: salbutamol sulfat, tablet floating, etil selulosa, xanthan gum</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2015-09-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US"></dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/3467</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/pharmauho.v1i2.3467</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Pharmauho: Jurnal Farmasi, Sains, dan Kesehatan; Vol 1, No 2 (2015): Pharmauho</dc:source>
	<dc:source>2715-4181</dc:source>
	<dc:source>10.33772/pharmauho.v1i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/pharmauho/article/view/3467/2621</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2018 Pharmauho</dc:rights>
</oai_dc:dc>