Jurnal
ANALISIS FORECASTING PADA JUMLAH KASUS GIZI BURUK DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2019 - 2023
Preventif Journal · Vol. 4 No. 1 (2019)
- ISSN
- 2620-3294, 2540-8283
- Published
- 2019-11-19
- Publisher
- Universitas Halu Oleo
- Language
- eng
Abstract
Abstrak Salah satu kriteria dalam penanganan masalah gizi bahwa satu kasus gizi buruk di suatu daerah sudah dapat dikategorikan ke dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk. Mengacu pada kriteria ini, maka pada tahun 2017 di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara telah mengalami KLB gizi. Untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan dini dengan analisis peramalan (forecasting) data berkala (time series).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis forecasting menggunakan metode time series pada data kasus gizi buruk di Provinsi Sulawesi Tenggara. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Data Sekunder (ADS) yang dianalisis dengan analisis rangkaian berkala (time series). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh data time series gizi buruk berdasarkan jenis kelamin dan wilayah kabupaten/kota selama periode 2013 – 2017 di Provinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 1.327 data. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis forecasting dengan metode time series pendekatan trend (trend linier, trend quadratic dan trend exponensial). Prediksi jumlah kasus gizi buruk di Provinsi Sulawesi Tenggara periode tahun 2013 – 2017 menggunakan pendekatan trend quadratic. Hasil prediksi tahun 2019 – 2023 menunjukkan bahwa peningkatan kasus akan terjadi pada wilayah Kabupaten Muna, Bombana, Wakatobi, Konawe Utara, Kolaka Timur, Muna Barat, Buton Selatan dan Kota Bau-Bau. Peningkatan kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Wakatobi dengan pucak peningkatan diprediksi akan terjadi pada tahun 2023. Analisis trend model terbaik untuk prediksi jumlah kasus gizi buruk di Provinsi Sulawesi Tenggara tahun 2019– 2023 adalah quadratic. Kata Kunci: giziburuk; forecasting; timeseries
Collaboration network of the authors
32 authors · 62 co-authorship links · 8 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Indonesia University of Education
- Sebelas Maret University
- State University of Malang
- Universitas Sulawesi Tenggara
- Diponegoro University
- Universitas Halu Oleo
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Siti Zahrah | Affiliation unknown | 2 |
| Sulistyo Saputro | Sebelas Maret University | 1 |
| Murwani Dewi Wijayanti | Sebelas Maret University | 1 |
| Sentot Budi Rahardjo | Sebelas Maret University | 1 |
| Liliasari Liliasari | Indonesia University of Education | 1 |
| E. Nursa'adah | Affiliation unknown | 1 |
| Wiji Wiji | Indonesia University of Education | 1 |
| Muhammad Nurul Hana | Indonesia University of Education | 1 |
| Hayuni Retno Widarti | State University of Malang | 1 |
| Ana Permanasari | State University of Malang | 1 |
| Yohana Feynendra Daeli | Affiliation unknown | 1 |
| Yoyok Budi Pramono | Diponegoro University | 1 |
| Sri Khayati | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Rifkah Anniza Rahman | Universitas Sulawesi Tenggara | 1 |
| Alimuddin Alimuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Hasnawati Hasnawati | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Rahmawati Rahmawati | Affiliation unknown | 1 |
| Moh. Guntur Nangi | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmawati Rahmawati | Affiliation unknown | 1 |
| La Djabo Buton | Affiliation unknown | 1 |
| Darna Jumadil | Affiliation unknown | 1 |
| Hery Supratman | Affiliation unknown | 1 |
| Rahmad Fani Ramadhan | Affiliation unknown | 1 |
| Sulhaswardi | Affiliation unknown | 1 |
| Nursamsul Kustiawan | Affiliation unknown | 1 |
| Aria Lafansa | Affiliation unknown | 1 |
| Tubagus Ferdi Fadilah | Affiliation unknown | 1 |
| Nia Nurul Aziza | Affiliation unknown | 1 |
| Dita Setiati | Affiliation unknown | 1 |
| Firda Fairuza | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.