Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Imunostimulasi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Menggunakan Pakan yang Difortifikasi Tepung Rimpang Jahe Merah dan Probiotik untuk Pengendalian Penyakit Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophilla

Jurnal Media Akuatika · Vol. 8 No. 2 (2023) · pp. 48–61

DOI
10.33772/jma.v8i2.36123
ISSN
2503-4324
Published
2023-07-04
Publisher
Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tepung rimpang jahe merah bersama probiotik yang difortifikasi ke dalam pakan untuk meningkatkan sistem imun ikan lele dumbo sebagai upaya pengendalian terhadap penyakit infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini mengaplikasikan fortifikasi tepung rimpang jahe merah dengan konsentrasi 7,5 gram, 10 gram dan 12,5 gram bahan per kg pakan, serta kontrol atau pakan tanpa fortifikasi. Pada setiap pakan yang difortifikasi tersebut juga ditambahkan probiotik dengan dosis yang sama pada tiap perlakuan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah tingkat kesembuhan, kelangsungan hidup, jumlah leukosit, eritrosit, dan kadar hemoglobin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi perlakuan fortifikasi pakan uji tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup ikan lele dumbo yang diuji tantang dengan bakteri A. hydrophila. Namun, perlakuan fortifikasi 12,5 gram tepung rimpang jahe merah bersama probiotik per kg pakan telah menghasilkan tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup ikan uji yang lebih tinggi dari perlakuan lainnya, serta menunjukkan hasil yang lebih baik dan signifikan dibandingkan perlakuan lainnya pada parameter jumlah leukosit, eritrosit dan kadar hemoglobin. Kata kunci: imunostimulasi, jahe merah, Aeromonas hydrophila

Collaboration network of the authors

40 authors · 87 co-authorship links · 3 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Balikpapan
  • State University of Makassar
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Agus KurniaUniversitas Halu Oleo9
Yusnaini YusnainiUniversitas Halu Oleo8
Muhaimin HamzahUniversitas Halu Oleo4
Wa IbaUniversitas Halu Oleo3
Muhammad RamliAffiliation unknown2
Abdul Muis BalubiAffiliation unknown2
Oce AstutiAffiliation unknown2
Kadir SabiluAffiliation unknown2
. YusnainiAffiliation unknown2
Abdul H. SaritaAffiliation unknown2
Fathur Zaini RachmanPoliteknik Negeri Balikpapan1
Nur YantiPoliteknik Negeri Balikpapan1
Qory HidayatiPoliteknik Negeri Balikpapan1
Mulyadi MulyadiAffiliation unknown1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Khaidhar Ma’rufUniversitas Halu Oleo1
Asnani AsnaniAffiliation unknown1
Indrayani IndrayaniState University of Makassar1
Utama K. PangerangAffiliation unknown1
Rahmad S. PatadjaiAffiliation unknown1
Emand Syapriawan TolanamyUniversitas Halu Oleo1
Rahmad Sofyan PatadjaiAffiliation unknown1
Sitti Asna SamuriaUniversitas Halu Oleo1
Waode MushaffaAffiliation unknown1
L O M AslanAffiliation unknown1
Andi Besse PatadjaiAffiliation unknown1
Ismi Musdalifah DarsanUniversitas Halu Oleo1
Santi SantiAffiliation unknown1
Linianti LiniantiAffiliation unknown1
Maulidiyah MaulidiyahAffiliation unknown1
Erick Arjuna ArisUniversitas Halu Oleo1
La Taena La TaenaAffiliation unknown1
La Ode Ali BasriAffiliation unknown1
La Aso la asoAffiliation unknown1
Putu ArimbawaAffiliation unknown1
La Ode Santiaji BandeUniversitas Halu Oleo1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Imunostimulasi Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) Menggunakan  Pakan yang Difortifikasi Tepung Rimpang Jahe Merah dan Probiotik  untuk Pengendalian Penyakit Infeksi Bakteri Aeromonas hydrophilla</dc:title>
	<dc:creator>Armin, Armin</dc:creator>
	<dc:creator>Abidin, La Ode Baytul</dc:creator>
	<dc:creator>Nur, Indriyani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi tepung rimpang jahe merah bersama probiotik yang difortifikasi 
ke dalam pakan untuk meningkatkan sistem imun ikan lele dumbo sebagai upaya pengendalian terhadap penyakit 
infeksi bakteri Aeromonas hydrophila. Penelitian ini mengaplikasikan fortifikasi tepung rimpang jahe merah dengan 
konsentrasi 7,5 gram, 10 gram dan 12,5 gram bahan per kg pakan, serta kontrol atau pakan tanpa fortifikasi. Pada 
setiap pakan yang difortifikasi tersebut juga ditambahkan probiotik dengan dosis yang sama pada tiap perlakuan. 
Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah tingkat kesembuhan,  kelangsungan  hidup, jumlah leukosit, 
eritrosit, dan kadar hemoglobin. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variasi perlakuan fortifikasi pakan uji tidak 
memberi pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup ikan lele dumbo yang  
diuji tantang dengan bakteri A. hydrophila. Namun, perlakuan  fortifikasi 12,5 gram tepung rimpang jahe merah 
bersama probiotik per kg pakan telah menghasilkan tingkat kesembuhan dan kelangsungan hidup ikan uji yang lebih 
tinggi dari perlakuan lainnya, serta menunjukkan hasil yang lebih baik dan signifikan dibandingkan  perlakuan 
lainnya pada parameter jumlah leukosit, eritrosit dan kadar hemoglobin. 
Kata kunci: imunostimulasi, jahe merah, Aeromonas hydrophila</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-04</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/36123</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.33772/jma.v8i2.36123</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Media Akuatika; Vol 8, No 2 (2023): April; 48 - 61</dc:source>
	<dc:source>2503-4324</dc:source>
	<dc:source>10.33772/jma.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMA/article/view/36123/18624</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Media Akuatika</dc:rights>
</oai_dc:dc>