Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

KAWASAN WISATA DANAU BIRU MATANDAHI DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ORGANIK

GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur · Vol. 7 No. 1 (2022)

DOI
10.55679/garis.v7i1.25190
ISSN
2503-3344
Published
2022-04-01
Publisher
Jurusan Arsitektur
Language
eng

Abstract

Kawasan wisata Danau Biru di Kabupaten Kolaka Utara dengan pendekatan arsitektur organik penting didesain sebagai berikut: (1) aktifitas pada bangunan-banguann dalam kawasan wisata belum terwadahi; (2) fasilitas penginapan belum tersedia; (3) potensi perbukitan, pantai, dan goa belum terintegrasikan dengan baik; (4) kawasan Danau Biru belum tertata dengan baik. Perencanaan kawasan wisata Danau Biru menggunakan pendekatan arsitektur organik karena paling sesuai dengan karakteristik tapak Danau Biru. Arsitektur organik adalah arsitektur yang selaras antara tempat tinggal manusia dan dunia alam. Penelitian ini menggunakan metode arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilaksanakan dengan cara pengumpulan data, pereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: (1) untuk mengolah tapak pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (2) untuk mengolah kebutuhan ruangan pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (3) untuk menerapkan prinsip-prinsip arsitektur organik pada kawasan wisata di Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pertama, tapak didesain sesuai dengan aspek-aspek demografis setempat; kedua, total luas lantai berdasarkan acuan sebesar 7.276,2 M2 dan berdasarkan laporan sekitar 7.945,08 M2, deviasi perancangan sebesar 9,2%, serta BC:KOS=15,86%:84,14%; ketiga, prinsip-prinsip arsitektur organik diterapkan pada bangunan-bangunan sesuai dengan perancangan tematik growing from nature (tumbuh dari alam). Kata Kunci: Danau Biru Matandahi, Arsitektur Organik.

Collaboration network of the authors

3 authors · 3 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Merdeka Malang
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Kamaluddin KamaluddinUniversitas Merdeka Malang1
Asrun LioAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">KAWASAN WISATA DANAU BIRU MATANDAHI DENGAN PENDEKATAN  ARSITEKTUR ORGANIK</dc:title>
	<dc:creator>lisdayanti, lisdayanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kawasan wisata Danau Biru di Kabupaten Kolaka Utara dengan pendekatan arsitektur organik penting didesain sebagai berikut: (1) aktifitas pada bangunan-banguann dalam kawasan wisata belum terwadahi; (2) fasilitas penginapan belum tersedia; (3) potensi perbukitan, pantai, dan goa belum terintegrasikan dengan baik; (4) kawasan Danau Biru belum tertata dengan baik. Perencanaan kawasan wisata Danau Biru menggunakan pendekatan arsitektur organik karena paling sesuai dengan karakteristik tapak Danau Biru. Arsitektur organik adalah arsitektur yang selaras antara tempat tinggal manusia dan dunia alam. Penelitian ini menggunakan metode arsitektur dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data dilaksanakan dengan cara pengumpulan data, pereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini ditujukan sebagai berikut: (1) untuk mengolah tapak pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (2) untuk mengolah kebutuhan ruangan pada kawasan wisata dengan pendekatan arsitektur organik di Kabupaten Kolaka Utara; (3) untuk menerapkan prinsip-prinsip arsitektur organik pada kawasan wisata di Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian ini disimpulkan sebagai berikut: pertama, tapak didesain sesuai dengan aspek-aspek demografis setempat; kedua, total luas lantai berdasarkan acuan sebesar 7.276,2 M2 dan berdasarkan laporan sekitar 7.945,08 M2, deviasi perancangan sebesar 9,2%, serta BC:KOS=15,86%:84,14%; ketiga, prinsip-prinsip arsitektur organik diterapkan pada bangunan-bangunan sesuai dengan perancangan tematik growing from nature (tumbuh dari alam). Kata Kunci: Danau Biru Matandahi, Arsitektur Organik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Arsitektur</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-04-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/25190</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.55679/garis.v7i1.25190</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur; Vol 7, No 1 (2022)</dc:source>
	<dc:source>2503-3344</dc:source>
	<dc:source>10.55679/garis.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/view/25190/16109</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/GARIS/article/downloadSuppFile/25190/4708</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 GARIS Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur</dc:rights>
</oai_dc:dc>