Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PEMAKAIAN DIKSI PADA MEDIA DARING MEDIAKENDARI.com

Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) · Vol. 6 No. 4 (2021) · pp. 569–579

DOI
10.36709/jb.v6i4.21320
ISSN
2503-3875
Published
2021-12-25
Publisher
UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Tujuan - penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pemakaian diksi pada media daring Mediakendari,com. Jenis penelitian ini adalah deskripsi kualitatif, artinya data yang dikumpulkan bukanlah angka-angka, melainkan data berupa kata-kata atau gambaran tertentu.Desain / metodologi / pendekatan- Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode lapangan karena peneliti secaralangsung mengamati dan memilah data-data yang berkaitan dengan pemakaian diksi pada media daring Mediakendari melalui website http://mediakendari.com. Sumber data penelitian ini adalah teks berita yang di ambil dari situs Mediakendari pada kanal Hukrim (Hukum dan Kriminal). Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik dokumentasi, teknik baca, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode pandan referensial, dengan KBBI edisi 4 sebagai dasar referensinya.Temuan/ Hasil -Hasil Penelitian, berdasarkan data yang ditemukan ada 228 diksi yang terdiri dari 48 kata umum, 54 kata khusus, 71 kata populer, 13 kata ilmiah, 3 kata serapan, 3 kata asing, 34 kata denotasi, dan 4 kata konotasi. Untuk lebih jelas, dapat dilihat pada tabel berikut. Selain itu, ditemukan adanya ketidaktepatan pemakaian diksi pada kata umum sebanyak 8 buah kata. Dalam penelitian ini, masih ditemukan adanya pemakaian diksi kata asing dan diksi kata serapan. Hal ini dikarenakan kata-kata atau istilah asing yang digunakan oleh penulis merupakan kata-kata yang bersifat general dan populer di kalangan masyarakat umum yang kemudian kata tersebut akan diserap ke dalam bahasa Indonesia. Kata serapan tersebut akan dibakukan ke dalam bahasa Indonesia dan memiliki arti tersendiri juga.

Keywords

Collaboration network of the authors

40 authors · 92 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Hilaluddin HanafiAffiliation unknown3
Sahlan SahlanAffiliation unknown3
Amri TanduklangiUniversitas Halu Oleo2
Zalili SailanAffiliation unknown2
Muhammad YazidInstitut Teknologi Sepuluh Nopember2
Amirudin RahimAffiliation unknown2
La Ode SahidinUniversitas Halu Oleo2
Muhammad Kurniawan RachmanInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Hanna HannaUniversitas Halu Oleo1
Faridh HidayatAffiliation unknown1
Lisa IndrajayaAffiliation unknown1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1
Tambunan TambunanAffiliation unknown1
Fadlan SalimAffiliation unknown1
Dahlia SurahmawatiAffiliation unknown1
Asrun LioAffiliation unknown1
Ayu AstrianiAffiliation unknown1
Darni DarniAffiliation unknown1
Ihsan ZulhiadAffiliation unknown1
Nana SumarnaUniversitas Halu Oleo1
I Dewa Putu TriyasaAffiliation unknown1
Najib HusainUniversitas Halu Oleo1
Ramli AkhmadAffiliation unknown1
Nia Asriana HasiniAffiliation unknown1
Susi SusiAffiliation unknown1
Asran LaksanaAffiliation unknown1
Nasruddin NasruddinUniversitas Halu Oleo1
Irianto IbrahimAffiliation unknown1
Rahman RahmanAffiliation unknown1
La Muhammad RahmatAffiliation unknown1
Haerun AnaAffiliation unknown1
Muhammad KaldumAffiliation unknown1
La Ode NggawuUniversitas Halu Oleo1
Yunra Nofian NitaAffiliation unknown1
La InoUniversitas Halu Oleo1
Hasnatang HasnatangAffiliation unknown1
Rasni RasniAffiliation unknown1
Harlan HarlanAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PEMAKAIAN DIKSI  PADA MEDIA  DARING  MEDIAKENDARI.com</dc:title>
	<dc:creator>Sari, Wa Ode</dc:creator>
	<dc:creator>Badara, Aris</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en-US">diksi, media daring</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan - penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan  pemakaian diksi pada media daring Mediakendari,com.   Jenis  penelitian  ini  adalah  deskripsi   kualitatif,  artinya  data  yang  dikumpulkan bukanlah angka-angka, melainkan data berupa kata-kata atau gambaran tertentu.Desain / metodologi / pendekatan-  Metode   yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah  metode  lapangan  karena  peneliti  secaralangsung mengamati  dan memilah data-data yang berkaitan dengan pemakaian diksi pada media daring Mediakendari  melalui  website  http://mediakendari.com.  Sumber  data  penelitian  ini  adalah  teks  berita yang di ambil dari situs Mediakendari pada kanal Hukrim (Hukum dan Kriminal). Teknik penelitian yang digunakan adalah teknik dokumentasi,  teknik baca, dan teknik catat. Teknik analisis data menggunakan metode pandan referensial,  dengan KBBI edisi 4 sebagai dasar referensinya.Temuan/ Hasil -Hasil  Penelitian, berdasarkan data yang ditemukan ada 228  diksi yang terdiri dari 48 kata umum, 54 kata khusus, 71 kata populer, 13 kata ilmiah, 3 kata serapan, 3 kata asing, 34 kata denotasi, dan 4 kata konotasi. Untuk lebih jelas, dapat dilihat pada tabel berikut. Selain itu, ditemukan adanya  ketidaktepatan pemakaian diksi pada kata umum sebanyak 8 buah kata. Dalam penelitian ini, masih ditemukan adanya pemakaian diksi kata asing dan diksi kata serapan. Hal ini dikarenakan  kata-kata atau istilah asing yang digunakan  oleh penulis merupakan  kata-kata  yang bersifat general dan populer di kalangan masyarakat umum yang kemudian kata tersebut akan diserap ke dalam bahasa Indonesia. Kata serapan tersebut akan dibakukan ke dalam bahasa Indonesia dan memiliki arti tersendiri juga.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-12-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/21320</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jb.v6i4.21320</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra); Vol 6, No 4 (2021): Edisi Oktober-Desember 2021; 569-579</dc:source>
	<dc:source>2503-3875</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/21320/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)</dc:rights>
</oai_dc:dc>