Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

POLISEMI DALAM BAHASA TOLAKI

Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) · Vol. 4 No. 1 (2019) · pp. 1–15

DOI
10.36709/jb.v4i1.10717
ISSN
2503-3875
Published
2019-01-28
Publisher
UNIVERSITAS HALU OLEO
Language
eng

Abstract

Penelitian ini berjudul Polisemi dalam Bahasa Tolaki. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk polisemi dalam bahasa Tolaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk polisemi dalam kelas kata verba, adjektiva, nomina, dan adverbia. Penelitian ini termakasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dan metode penelitian lapangan. Data dalam penelitian ini berupa kosa kata bahasa Tolaki secara lisan maupun data yang ada dalam kamus. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak (observasi), metode cakap (wawancara), dan angket. Metode simak (observasi) adalah menyimak bahasa dari informan, sehingga metode ini diterapkan pada pembacaan kamus. Metode cakap (wawancara) adalah menanyakan kepada informan tentang kebenaran data yang ada dalam kamus tersebut. Sedangkan angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis pula oleh responden. Data-data tersebut yang didapatkan dari sumber tertulis dicatat berdasarkan kelas kata verba terdiri dari, tekonda, lako,, mosalaki, pseudo, pewiso, tekoro, melele, dan sinimbi adjektiva terdiri dari, buna, ehe, magaga, meambo, dan mosa’a nomina terdiri dari, bungguno, holiwu, dan lohoro dan adverbia terdiri dari, auorunggi, dahu, lau-lau, dan nolia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam bahasa Tolaki terdapat beberapa kata yang merupakan polisemi pada kelas kata verba, adjektiva, nomina dan adverbia. Polisemi merupakan kata yang memiliki makna lebih dari satu dan saling berkaitan.Kata Kunci: polisemi, bahasa Tolaki

Collaboration network of the authors

40 authors · 91 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Merdeka Malang
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Sriwijaya University
  • Universitas Budi Luhur
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Sahlan SahlanAffiliation unknown3
Amri TanduklangiUniversitas Halu Oleo3
Irianto IbrahimAffiliation unknown3
Asrun LioAffiliation unknown2
Aris BadaraUniversitas Halu Oleo2
Amirudin RahimAffiliation unknown2
Yunus YunusAffiliation unknown2
Fitria Cahya SariUniversitas Halu Oleo1
Sri Muniarty SamandAffiliation unknown1
Kamaluddin KamaluddinUniversitas Merdeka Malang1
Siti HijarAffiliation unknown1
Sartiah SartiahAffiliation unknown1
Purnamasari PurnamasariAffiliation unknown1
Ramdhani Nur Fithrah JiwaAffiliation unknown1
Safriyadin SafriyadinAffiliation unknown1
Anita RezkiInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Alberth AlberthAffiliation unknown1
Tambunan TambunanAffiliation unknown1
Anugrah Puspita Ayu M.Affiliation unknown1
Arlan ArlanAffiliation unknown1
Mursalim MursalimAffiliation unknown1
Annisa RezkiAffiliation unknown1
Darni DarniAffiliation unknown1
Indrawati IndrawatiSriwijaya University1
Ketut SuardikaAffiliation unknown1
Non AbdinAffiliation unknown1
Yani KonisiAffiliation unknown1
HARIS WUAAffiliation unknown1
La Ili La IliAffiliation unknown1
Wa Ode AnaAffiliation unknown1
Jumail JumailAffiliation unknown1
Kusuma WardhaniAffiliation unknown1
La Ode BalawaAffiliation unknown1
Fira AprianiAffiliation unknown1
Erny HarijatyUniversitas Halu Oleo1
Bella Fatahu RahmahAffiliation unknown1
Imelda ImeldaUniversitas Budi Luhur1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">POLISEMI DALAM BAHASA TOLAKI</dc:title>
	<dc:creator>Asrianingsih, Asrianingsih</dc:creator>
	<dc:creator>Sailan, Zalili</dc:creator>
	<dc:creator>Marwati, Marwati</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini berjudul Polisemi dalam Bahasa Tolaki. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk polisemi dalam bahasa Tolaki. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk polisemi dalam kelas kata verba, adjektiva, nomina, dan adverbia. Penelitian ini termakasuk jenis penelitian deskriptif kualitatif dan metode penelitian lapangan. Data dalam penelitian ini berupa kosa kata bahasa Tolaki secara lisan maupun data yang ada dalam kamus. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak (observasi), metode cakap (wawancara), dan angket. Metode simak (observasi) adalah menyimak bahasa dari informan, sehingga metode ini diterapkan pada pembacaan kamus. Metode cakap (wawancara) adalah menanyakan kepada informan tentang kebenaran data yang ada dalam kamus tersebut. Sedangkan angket adalah teknik pengumpulan data dengan cara mengajukan pertanyaan tertulis untuk dijawab secara tertulis pula oleh responden. Data-data tersebut yang didapatkan dari sumber tertulis dicatat berdasarkan kelas kata verba terdiri dari, tekonda, lako, , mosalaki, pseudo, pewiso, tekoro, melele, dan sinimbi adjektiva terdiri dari, buna, ehe, magaga, meambo, dan mosa’a nomina terdiri dari, bungguno, holiwu, dan lohoro dan adverbia terdiri dari, auorunggi, dahu, lau-lau, dan nolia. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam bahasa Tolaki terdapat beberapa kata yang merupakan polisemi pada kelas kata verba, adjektiva, nomina dan adverbia. Polisemi merupakan kata yang memiliki makna lebih dari satu dan saling berkaitan.Kata Kunci: polisemi, bahasa Tolaki</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">UNIVERSITAS HALU OLEO</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2019-01-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/10717</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.36709/jb.v4i1.10717</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra); Vol 4, No 1 (2019): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2019; 1-15</dc:source>
	<dc:source>2503-3875</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/BASTRA/article/view/10717/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 JURNAL BASTRA</dc:rights>
</oai_dc:dc>