Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Preferensi Habitat Kerang Tahu (Meretrix meretrix) di Muara Sungai Wanggu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara

Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan · Vol. 7 No. 4 (2022) · pp. 261–272

Published
2022-10-26
Publisher
Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan
Language
eng

Abstract

Abstrak Muara Sungai Wanggu merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya yang cukup beragam, di dalamnya terdapat ekosistem mangrove sebagai habitat komunitas bivalvia. Salah satu organisme bentik yang dikenal oleh masyarakat setempat adalah kerang tahu (Meretrix meretrix). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi habitat kerang tahu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus–Oktober 2021 yang bertempat di muara Sungai Wanggu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Stasiun penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling atau secara sengaja (targeted). Pengambilan sampel menggunakan teknik acak sistematis (systematic random sampling). Nilai kepadatan kerang tahu (M. meretrix) tertinggi terdapat pada daerah dengan substrat pasir halus dan terendah terdapat pada substrat lumpur. Pola distribusi kerang tahu (M. meretrix) dominan mengelompok yang dipengaruhi oleh tipe substrat dan kecepatan arus. Distribusi ukuran kerang tahu berkisar 24,9–52,7 mm. Kerang tahu cenderung menyukai kondisi perairan dengan substrat pasir halus dan didukung oleh parameter kualitas perairan seperti suhu, bahan organik, dan oksigen terlarut. Kata Kunci: Bivalvia, distribusi, kepadatan, M. meretrix, pasir halus (fraksi substrat), Teluk Kendari Abstract The Wanggu River Estuary is a coastal area that has quite a variety of potentia

Collaboration network of the authors

40 authors · 88 co-authorship links · 4 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta
  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Ambo UpeUniversitas Halu Oleo5
Sarpin SarpinUniversitas Halu Oleo4
Dewi AnggrainiAffiliation unknown4
Tanzil TanzilUniversitas Halu Oleo3
Ratna SupiyahUniversitas Halu Oleo3
Sulsalman MoitaUniversitas Halu Oleo2
Eka SuaibUniversitas Halu Oleo2
Wa Ode SifatuUniversitas Halu Oleo2
La Ode DirmanAffiliation unknown2
Peribadi PeribadiUniversitas Halu Oleo2
Nur AyniAffiliation unknown2
Irpan EfendiAffiliation unknown2
Darmin TuwuUniversitas Halu Oleo2
Juhaepa JuhaepaUniversitas Halu Oleo2
Jamal BakeAffiliation unknown2
Amin TundaUniversitas Halu Oleo1
lutfiana Nur AzizahAffiliation unknown1
Nadiah ImasturahmaAffiliation unknown1
Haslianti HasliantiAffiliation unknown1
Piliana WaodeAffiliation unknown1
Arniyanti ArniyantiUniversitas Halu Oleo1
Nurhasia LaubaUniversitas Halu Oleo1
La SadilaUniversitas Halu Oleo1
Hanani Firdhotul JannahUniversitas Halu Oleo1
Fahrudin FahrudinAffiliation unknown1
Bahari BahariUniversitas Sulawesi Tenggara1
Hadi MekuoAffiliation unknown1
Megawati MegawatiAffiliation unknown1
Alimin AliminSyarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta1
Safilu SafiluAffiliation unknown1
La RabaniUniversitas Halu Oleo1
Akhmad MarhadiUniversitas Halu Oleo1
Zulzaman ZulzamanAffiliation unknown1
Alyan LaobuAffiliation unknown1
Jasman JasmanUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Munsir MunsirAffiliation unknown1
Muhammad DjabirAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Preferensi Habitat Kerang Tahu (Meretrix meretrix) di Muara Sungai Wanggu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara</dc:title>
	<dc:creator>Adelya, Sitti</dc:creator>
	<dc:creator>Bahtiar, Bahtiar</dc:creator>
	<dc:creator>Purnama, Muhammad Fajar</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstrak Muara Sungai Wanggu merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sumber daya yang cukup beragam, di dalamnya terdapat ekosistem mangrove sebagai habitat komunitas bivalvia. Salah satu organisme bentik yang dikenal oleh masyarakat setempat adalah kerang tahu (Meretrix meretrix). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi habitat kerang tahu. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus–Oktober 2021 yang bertempat di muara Sungai Wanggu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Stasiun penelitian ditentukan menggunakan metode purposive sampling atau secara sengaja (targeted). Pengambilan sampel menggunakan teknik acak sistematis (systematic random sampling). Nilai kepadatan kerang tahu (M. meretrix) tertinggi terdapat pada daerah dengan substrat pasir halus dan terendah terdapat pada substrat lumpur. Pola distribusi kerang tahu (M. meretrix) dominan mengelompok yang dipengaruhi oleh tipe substrat dan kecepatan arus. Distribusi ukuran kerang tahu berkisar 24,9–52,7 mm. Kerang tahu cenderung menyukai kondisi perairan dengan substrat pasir halus dan didukung oleh parameter kualitas perairan seperti suhu, bahan organik, dan oksigen terlarut. Kata Kunci : Bivalvia, distribusi, kepadatan, M. meretrix, pasir halus (fraksi substrat), Teluk Kendari Abstract The Wanggu River Estuary is a coastal area that has quite a variety of potentia</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2022-10-26</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/28256</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan; Vol 7, No 4 (2022): Oktober 2022; 261-272</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/JMSP/article/view/28256/16519</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Manajemen Sumber Daya Perairan</dc:rights>
</oai_dc:dc>