Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Karakteristik Organoleptik Yogurt Susu Ultra High Temperature (UHT) dengan Penambahan Bakteri Lactobacillus acidophilus

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 5 No. 3 (2023) · pp. 240–245

DOI
10.56625/jipho.v5i3.40172
ISSN
2548-1908
Published
2023-07-20
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Mengkonsumsi susu segar secara rutin akan sangat membantu dalam kesehatan tubuh manusia, karena kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya masih bersifat alami. Salah satu upaya penganekaragaman olahan susu UHT adalah yogurt. Yogurt berbahan dasar susu UHT dapat mengurangi resiko kontaminasi karena proses sterilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik organoleptik yogurt susu Ultra High Temperature (UHT) dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus. Metode penelitian yaitu metode eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah yogurt tanpa penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus (P0), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 5% (P1), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 10% (P2), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 15% (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah uji Organoleptik yang meliputi aroma, rasa, warna dan penerimaan umum Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yogurt dengan penambahan starter dari persentase yang berbeda berpengaruh nyata (P

Collaboration network of the authors

40 authors · 299 co-authorship links · 18 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Harapin HafidUniversitas Halu Oleo20
Hamdan HasUniversitas Halu Oleo11
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo9
Yamin YaddiAffiliation unknown6
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo6
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo5
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo5
Restu LibrianiAffiliation unknown5
Rusli BadaruddinUniversitas Halu Oleo5
Ali BainUniversitas Halu Oleo5
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown4
Putu Nara Kusuma PrasanjayaUniversitas Halu Oleo4
Widhi KurniawanUniversitas Halu Oleo4
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo4
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo3
Purnaning Dhian IsnaeniAffiliation unknown3
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo3
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo3
Takdir SailiUniversitas Halu Oleo2
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo2
La MalesiUniversitas Halu Oleo2
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo2
Fitria DewiAffiliation unknown2
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo2
Takdir SailiAffiliation unknown2
Arbyin PratiwiAffiliation unknown2
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo2
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo2
Rachmita Dewi S. TobaUniversitas Halu Oleo2
Dedem SutopoAffiliation unknown2
Fadli Ma’mun PancarAffiliation unknown2
Sarifuddin MadendaGunadarma University1
Suryarini WidodoGunadarma University1
Ernastuti ErnastutiGunadarma University1
Rodiah RodiahGunadarma University1
Uci MalindaUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 31 Okt 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Karakteristik Organoleptik Yogurt Susu Ultra High Temperature (UHT) dengan Penambahan Bakteri Lactobacillus acidophilus</dc:title>
	<dc:creator>Rahmawati, Siti</dc:creator>
	<dc:creator>Napirah, Astriana</dc:creator>
	<dc:creator>Fitrianingsih, Fitrianingsih</dc:creator>
	<dc:creator>Kimestri, Asma Bio</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Mengkonsumsi susu segar secara rutin akan sangat membantu dalam kesehatan tubuh manusia, karena kandungan nutrisi yang terkandung di dalamnya masih bersifat alami. Salah satu upaya penganekaragaman olahan susu UHT adalah yogurt. Yogurt berbahan dasar susu UHT dapat mengurangi resiko kontaminasi karena proses sterilisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi karakteristik organoleptik yogurt susu Ultra High Temperature (UHT) dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus. Metode penelitian yaitu metode eksperimen. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah yogurt tanpa penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus (P0), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 5% (P1), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 10% (P2), yogurt dengan penambahan bakteri Lactobacillus acidophilus 15% (P3). Variabel yang diukur dalam penelitian ini adalah uji Organoleptik yang meliputi aroma, rasa, warna dan penerimaan umum Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis ragam dan perlakuan yang berpengaruh nyata terhadap variabel yang diukur diuji lanjut menggunakan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yogurt dengan penambahan starter dari persentase yang berbeda berpengaruh nyata (P</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2023-07-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/40172</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v5i3.40172</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 5, No 3 (2023): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 240-245</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/40172/pdf</dc:relation>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/downloadSuppFile/40172/73146</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Siti Rahmawati, Astriana Napirah, Fitrianingsih Fitrianingsih, Asma Bio Kimestri</dc:rights>
</oai_dc:dc>