Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kualitas Fisik Daging Kambing Asap Dengan Jenis Serbuk Gergaji Kayu Dan Lama Pengasapan Berbeda

Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo · Vol. 3 No. 3 (2021) · pp. 329–338

DOI
10.56625/jipho.v3i3.19689
ISSN
2548-1908
Published
2021-07-15
Publisher
Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo
Language
eng

Abstract

Daging kambing merupakan salah satu daging ruminansia kecil yang dihasilkan dari sistimpemeliharaan yang cepat dengan waktu penggemukan intensif. Namun, daging ini memiliki kelemahanpada bau dan tekstur yang tidak disukai, sehingga dapat diatasi dengan metode pengasapan yangmenggunakan berbagai serbuk gergaji kayu untuk menghasilkan aroma dan cita rasa khas. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik daging kambing asap dengan pemberian berbagai serbukgergaji kayu dan waktu pengasapan berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) faktorial 4x3 yang terdiri dari 4 jenis serbuk gergaji kayu (kayu jati, sengon, meranti, damar)dan 3 waktu pengasapan (2, 3, 4 jam). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian serbuk gergajiberbagai jenis kayu dengan lama pengasapan berbeda menunjukkan berpengaruh sangat nyata (p 0.01) terhadap pH dan susut masak, namun tidak berpengaruh nyata (p 0.05) terhadap daya ikat airdaging kambing asap. Nilai rendemen paling tinggi adalah perlakuan kayu damar dengan lamapengasapan 3 jam sebesar 95,98%. Secara mandiri, jenis serbuk gergaji kayu menunjukkanberpengaruh sangat nyata (p 0.01) terhadap pH, namun tidak berpengaruh nyata (p 0.05) terhadapdaya ikat air dan susut masak daging kambing asap. Lama pengasapan menunjukkan berpengaruhsangat nyata (p 0.01) terhadap pH dan susut masak, tetapi tidak berpengaruh nyata (p 0.05)terhadap daya ikat air daging kambing asap

Collaboration network of the authors

40 authors · 250 co-authorship links · 19 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Amiluddin IndiUniversitas Halu Oleo10
Achmad Selamet AkuUniversitas Halu Oleo8
Astriana NapirahUniversitas Halu Oleo7
Yamin YaddiAffiliation unknown6
Muhammad Amrullah PagalaUniversitas Halu Oleo6
Andi Murlina TasseUniversitas Halu Oleo6
Musram AbadiUniversitas Halu Oleo6
La Ode NafiuUniversitas Halu Oleo6
Asma Bio KimestriUniversitas Halu Oleo5
Surahmanto SurahmantoAffiliation unknown4
Deki ZulkarnainUniversitas Halu Oleo4
Rahim AkaUniversitas Halu Oleo4
Nuraini NurainiAffiliation unknown4
La Ode SahabaUniversitas Halu Oleo4
Restu LibrianiAffiliation unknown4
La Ode Arsad SaniUniversitas Halu Oleo4
Nur Santy AsminayaUniversitas Halu Oleo3
Natsir SandiahUniversitas Halu Oleo3
Muh. RusdinUniversitas Halu Oleo3
Fuji Astuty AuzaUniversitas Halu Oleo3
Ali BainUniversitas Halu Oleo3
La MalesiUniversitas Halu Oleo2
Fanny Yulia IrawanUniversitas Halu Oleo2
Firman NasiuUniversitas Halu Oleo2
Nita NitaAffiliation unknown2
Anita Mustika IbrahimAffiliation unknown2
Fitria DewiAffiliation unknown2
Rachmita Dewi S. TobaUniversitas Halu Oleo2
La Ode Muh. MunadiAffiliation unknown2
Denvy Meidian DaoedAffiliation unknown2
Fadli Ma’mun PancarAffiliation unknown2
Dedem SutopoAffiliation unknown2
Sarifuddin MadendaGunadarma University1
Suryarini WidodoGunadarma University1
Ernastuti ErnastutiGunadarma University1
Rodiah RodiahGunadarma University1
Lija Numriah NullahUniversitas Halu Oleo1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/oai, first harvested 31 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kualitas Fisik Daging Kambing Asap Dengan Jenis Serbuk Gergaji Kayu Dan Lama Pengasapan Berbeda</dc:title>
	<dc:creator>Ariawan, Ahmad Bayu</dc:creator>
	<dc:creator>Fitrianingsih, Fitrianingsih</dc:creator>
	<dc:creator>Hafid, Harapin</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Daging kambing merupakan salah satu daging ruminansia kecil yang dihasilkan dari sistimpemeliharaan yang cepat dengan waktu penggemukan intensif. Namun, daging ini memiliki kelemahanpada bau dan tekstur yang tidak disukai, sehingga dapat diatasi dengan metode pengasapan yangmenggunakan berbagai serbuk gergaji kayu untuk menghasilkan aroma dan cita rasa khas. Penelitianini bertujuan untuk mengetahui kualitas fisik daging kambing asap dengan pemberian berbagai serbukgergaji kayu dan waktu pengasapan berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap(RAL) faktorial 4x3 yang terdiri dari 4 jenis serbuk gergaji kayu (kayu jati, sengon, meranti, damar)dan 3 waktu pengasapan (2, 3, 4 jam). Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian serbuk gergajiberbagai jenis kayu dengan lama pengasapan berbeda menunjukkan berpengaruh sangat nyata (p 0.01) terhadap pH dan susut masak, namun tidak berpengaruh nyata (p  0.05) terhadap daya ikat airdaging kambing asap. Nilai rendemen paling tinggi adalah perlakuan kayu damar dengan lamapengasapan 3 jam sebesar 95,98%. Secara mandiri, jenis serbuk gergaji kayu menunjukkanberpengaruh sangat nyata (p  0.01) terhadap pH, namun tidak berpengaruh nyata (p  0.05) terhadapdaya ikat air dan susut masak daging kambing asap. Lama pengasapan menunjukkan berpengaruhsangat nyata (p  0.01) terhadap pH dan susut masak, tetapi tidak berpengaruh nyata (p  0.05)terhadap daya ikat air daging kambing asap</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo</dc:publisher>
	<dc:contributor xml:lang="en-US"></dc:contributor>
	<dc:date>2021-07-15</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/19689</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.56625/jipho.v3i3.19689</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo; Vol 3, No 3 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo); 329-338</dc:source>
	<dc:source>2548-1908</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://ojs.uho.ac.id/index.php/jipho/article/view/19689/pdf</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Ahmad Bayu Ariawan, Fitrianingsih Fitrianingsih, Harapin Hafid</dc:rights>
</oai_dc:dc>