Open access Jurnal
Badan Usaha Milik Desa Sebagai Instrumen Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan: Studi Kasus di Wajo
Development Policy and Management Review (DPMR) · Vol. ume (2025) · pp. 122–142
- ISSN
- 2830-5094
- Published
- 2025-12-31
- Publisher
- Pusat Penelitian Kebijakan Pembangunan, Universitas Hasanuddin
- Language
- en
Abstract
Abstract This study aims to analyze the role of Village-Owned Enterprises (BUMDes) in supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs) at the village level in Gilireng District, Wajo Regency. BUMDes serves as a local economic institution with a strategic function in strengthening sustainable development through the management of local economic, social, and institutional potential. This research employed a qualitative descriptive approach with data collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. Informants included BUMDes managers, village heads, community leaders, and beneficiaries. The results show that BUMDes contributes significantly to enhancing local economic activities, creating employment opportunities, and increasing village income. However, the effectiveness of BUMDes in supporting SDGs achievement remains constrained by limited human resource capacity, weak institutional governance, and insufficient policy integration at the regional level. Moreover, BUMDes initiatives have yet to fully incorporate the principles of sustainable development, as most activities remain focused on short-term economic gains. Strengthening institutional capacity, promoting business innovation, and enhancing policy synergy between village governments, local authorities, and communities are essential for maximizing BUMDes’ contribution to SDGs implementation. This study provides both empirical and conceptual insights for developing a sustainable and inclusive governance model for BUMDes within the broader framework of village development management. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa di Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo. BUMDes sebagai lembaga ekonomi lokal memiliki fungsi strategis dalam memperkuat pembangunan berkelanjutan di tingkat desa melalui pengelolaan potensi ekonomi, sosial, dan kelembagaan. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan telaah dokumen. Informan penelitian meliputi pengurus BUMDes, kepala desa, tokoh masyarakat, dan masyarakat penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes memiliki kontribusi nyata terhadap peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat, pembukaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan desa. Namun, efektivitas BUMDes dalam mendukung pencapaian SDGs Desa masih menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, dan minimnya dukungan kebijakan daerah yang terintegrasi. Peran BUMDes juga belum sepenuhnya menginternalisasi prinsip pembangunan berkelanjutan, karena orientasi kegiatan masih berfokus pada aspek ekonomi jangka pendek. Oleh karena itu, penguatan kapasitas kelembagaan, inovasi usaha, serta sinergi kebijakan antara pemerintah desa, daerah, dan masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan kontribusi BUMDes terhadap pencapaian SDGs Desa. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dan konseptual bagi pengembangan model tata kelola BUMDes yang berkelanjutan dan inklusif dalam kerangka manajemen pembangunan desa.
Keywords
Collaboration network of the authors
22 authors · 81 co-authorship links
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
- Affiliation unknown
- Different organisations
- Same organisation
- Affiliation unknown
- Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
| Co-author | Organisation | Joint articles |
|---|---|---|
| Asnani Asnani | Affiliation unknown | 1 |
| Kobajashi Togo Isamu | Affiliation unknown | 1 |
| Andi Lukman Irwan | Affiliation unknown | 1 |
| Ardin Jufri | Affiliation unknown | 1 |
| Emilia Zafira Lamading | Affiliation unknown | 1 |
| Saharuddin Saharuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Putri Gita Cahyani | Affiliation unknown | 1 |
| Saharuddin | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Faqram Dwi Fachreza | Affiliation unknown | 1 |
| Muh Haerul Tasri | Affiliation unknown | 1 |
| Syafranaufal Fadhil Dwi Putra | Affiliation unknown | 1 |
| A. Pertiwi Puji Lestari | Affiliation unknown | 1 |
| Adnin Khairunnisa | Affiliation unknown | 1 |
| Alfridha | Affiliation unknown | 1 |
| Alifia Maulidya Putri | Affiliation unknown | 1 |
| Anugrah Citra Harisma | Affiliation unknown | 1 |
| Nur Fitrian Ekawati L. | Affiliation unknown | 1 |
| Khomisah Khomisah | Affiliation unknown | 1 |
| Malika Kautsar Ilmi | Affiliation unknown | 1 |
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.