Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Transfer Pengetahuan (Transfer of Knowledge) Nelayan di Kabupaten Takalar

Jurnal Mahasiswa Antropologi · Vol. 1 No. 1 (2022) · hlm. 13–25

DOI
10.31947/jma.v1i1.20191
ISSN
2830-4950
Terbit
2022-06-09
Penerbit
Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin
Bahasa
en
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by/4.0

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode dan proses transfer pengetahuan yang digunakan oleh nelayan di Dusun Borong Calla, Desa Tamasaju. Yang mana, nelayan di dusun tersebut menggunakan jaring yang disebutlanra untuk menangkap ikan. Karenanya, mengetahui pengetahuan yang mereka miliki pun menjadi tujuan lain daripenelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang di terapkan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun teknik dalam penentuaninforman penelitian dilakukan dengan cara dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan (purposive sampling), di antaranya 1) berprofesi sebagai nelayan lanra di Dusun Borong Calla, 2) mempunyai anak yang telah memilikipengalaman melaut. Terkait hasil penelitian, kami mendapatkan bahwa terjadinya transfer pengetahuan pada nelayan lanra di Dusun Borong Calla berasal dari dua sumber yakni lingkungan masyarakat dan orang tua. Adapun pengetahuan yang ditransfer, berupa pengetahuan tentang cara mengoperasikan jaring, navigasi, musim, lokasikeberadaan ikan, dan jenis ikan. Walaupun, sebagian dari mereka ada yang menggantungkan harapannya pada hal mistik.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 113 tautan kepenulisan bersama · 4 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Totok RochanaAfiliasi tidak diketahui4
Moh. Solehatul MustofaAfiliasi tidak diketahui3
Adang Syamsudin SulahaAfiliasi tidak diketahui2
Bambang PramonoUniversitas Halu Oleo1
Isnawaty IsnawatyUniversitas Halu Oleo1
Muhammad Ishak JaelaniUniversitas Halu Oleo1
Marsita HarimUniversitas Halu Oleo1
Ignatia Martha HUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur1
Kiki AsmaraUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur1
Dessy OctavianiAfiliasi tidak diketahui1
Maharani Intan PuspitaAfiliasi tidak diketahui1
Nugroho Trisnu BrataAfiliasi tidak diketahui1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Ninuk Sholikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui1
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui1
Moh Yasir AlimiAfiliasi tidak diketahui1
Woro SumarniState University of Semarang1
Agung Tri PrasetyaState University of Semarang1
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Harto WicaksonoAfiliasi tidak diketahui1
Fadly HusainAfiliasi tidak diketahui1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Malik Ridwan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Dorojatun PrihandonoAfiliasi tidak diketahui1
Iwan Hardi SaputroAfiliasi tidak diketahui1
Ustad Mangku AlamAfiliasi tidak diketahui1
Gunawan GunawanUniversitas Halu Oleo1
Fulia Aji GustamanAfiliasi tidak diketahui1
Hartati Sulistyo RiniAfiliasi tidak diketahui1
Fajar FajarAfiliasi tidak diketahui1
Tri Marhaeni Pudji AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Fitri HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Lusiana Tri LestariAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Arkan HibanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/oai, pertama di-harvest 2 Nov 2026, terakhir terlihat 2 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Transfer Pengetahuan (Transfer of Knowledge) Nelayan  di Kabupaten Takalar</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Muhammad Rizki</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Zainal, Azzahra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fenny Pongtiku</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Nurul Fatimah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Millah Ananda Yunita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Muhammad Dwi Syahrul</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode dan proses transfer pengetahuan yang digunakan oleh nelayan di Dusun Borong Calla, Desa Tamasaju. Yang mana, nelayan di dusun tersebut menggunakan jaring yang disebutlanra untuk menangkap ikan. Karenanya, mengetahui pengetahuan yang mereka miliki pun menjadi tujuan lain daripenelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang di terapkan adalah observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Adapun teknik dalam penentuaninforman penelitian dilakukan dengan cara dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan (purposive sampling), di antaranya 1) berprofesi sebagai nelayan lanra di Dusun Borong Calla, 2) mempunyai anak yang telah memilikipengalaman melaut. Terkait hasil penelitian, kami mendapatkan bahwa terjadinya transfer pengetahuan pada nelayan lanra di Dusun Borong Calla berasal dari dua sumber yakni lingkungan masyarakat dan orang tua. Adapun pengetahuan yang ditransfer, berupa pengetahuan tentang cara mengoperasikan jaring, navigasi, musim, lokasikeberadaan ikan, dan jenis ikan. Walaupun, sebagian dari mereka ada yang menggantungkan harapannya pada hal mistik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2022-06-09</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/20191</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.31947/jma.v1i1.20191</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol. 1 No. 1 (2022); 13 - 25</dc:source>
	<dc:source xml:lang="id">Jurnal Mahasiswa Antropologi; Vol 1 No 1 (2022); 13 - 25</dc:source>
	<dc:source>2830-4950</dc:source>
	<dc:source>10.31947/jma.v1i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/jma/article/view/20191/8240</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2022 Jurnal Mahasiswa Antropologi</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>