Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL: ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL

Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition) · Vol. 15 No. 1 (2026)

DOI
10.30597/jgmi.v15i1.49246
ISSN
2686-1909, 2302-8807
Published
2026-05-30
Publisher
Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstract

Latar belakang. Tingginya prevalensi Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Indonesia mendorong perlunya pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Jawawut dan ikan kembung berpotensi dikembangkan menjadi tepung karena kandungan zat besi dan kalsium yang berperan dalam pencegahan anemia serta pembentukan tulang ibu dan janin. Tujuan. Menganalisis kandungan air, zat besi, dan kalsium pada tepung jawawut dan tepung ikan kembung untuk sebagai alternatif bahan makanan tambahan bagi ibu hamil KEK. Metode. Penelitian deskriptif analitik dengan dua sampel, yaitu tepung jawawut dan tepung ikan kembung. Kandungan air dianalisis menggunakan metode thermogravimetri, zat besi dengan spektrofotometri UV-Vis, dan kalsium dengan titrasi kompleksometri. Hasil. Analisis menunjukkan bahwa Kandungan air tepung jawawut (7,44%) dan tepung ikan kembung (7,26%) berada di bawah batas maksimum SNI. Kandungan zat besi tepung jawawut (5,8 mg/100 g) memenuhi standar SNI, sedangkan tepung ikan kembung (4,3 mg/100 g) masih di bawah standar. Kandungan kalsium tepung jawawut (170 mg/100 g) dan tepung ikan kembung (450 mg/100 g) memenuhi ketentuan BPOM. Kesimpulan. Tepung jawawut dan tepung ikan kembung memiliki mutu penyimpanan yang baik dan kandungan kalsium sesuai standar. Tepung jawawut memenuhi standar zat besi, sedangkan tepung ikan kembung memerlukan perbaikan proses untuk meningkatkan kandungan zat besinya, sehingga keduanya berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal bergizi bagi ibu hamil KEK.

Collaboration network of the authors

40 authors · 137 co-authorship links · 1 across different organisations · showing the 40 most connected

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Nurhaedar JafarAffiliation unknown15
Safrullah AmirAffiliation unknown8
Healthy HidayantyAffiliation unknown7
Aminuddin SyamAffiliation unknown6
Rahayu IndriasariAffiliation unknown6
Veni HadjuAffiliation unknown5
Devintha ViraniAffiliation unknown5
Healthy HidayantiAffiliation unknown3
Djunaidi M DachlanAffiliation unknown3
Laksmi TrisasmitaAffiliation unknown3
Nurzakiah HasanAffiliation unknown3
Saifuddin SirajuddinAffiliation unknown2
ZakariaAffiliation unknown2
Marini Amalia MansurAffiliation unknown2
Citrakesumasari .Affiliation unknown2
NurzakiahAffiliation unknown2
Rusdin MuhallingInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Abdul Karim GaffarInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
RAMLY RAMLYAffiliation unknown1
Asriyanai mulia basriAffiliation unknown1
Nani YuniarUniversitas Halu Oleo1
Suhadi SuhadiAffiliation unknown1
Arum Dian PratiwiUniversitas Halu Oleo1
Sartiah YusranAffiliation unknown1
Hariati LestariUniversitas Halu Oleo1
La Ode Muhamad SetyUniversitas Halu Oleo1
Tamrin TamrinUniversitas Halu Oleo1
Kobajashi Togo IsamuAffiliation unknown1
Ulfa KurniatiAffiliation unknown1
Muhammad Zhohirul HaqAffiliation unknown1
YunitaAffiliation unknown1
Burhanuddin BaharAffiliation unknown1
Harlinah HarlinahAffiliation unknown1
Hermawati HermawatiAffiliation unknown1
Sabaria Manti BattungAffiliation unknown1
Syarifah NurhalimaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL: ANALISIS KANDUNGAN AIR, ZAT BESI, DAN KALSIUM TEPUNG JAWAWUT DAN TEPUNG IKAN KEMBUNG UNTUK FORMULASI PANGAN SEBAGAI ALTERNATIF PENCEGAHAN KEK PADA IBU HAMIL</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Andi Alya Fakhirah Ihsan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Salam, Abdul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Khuzaimah, Anna</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Irmayanti, Irmayanti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en">Latar belakang. Tingginya prevalensi Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil di Indonesia mendorong perlunya pengembangan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Jawawut dan ikan kembung berpotensi dikembangkan menjadi tepung karena kandungan zat besi dan kalsium yang berperan dalam pencegahan anemia serta pembentukan tulang ibu dan janin. Tujuan. Menganalisis kandungan air, zat besi, dan kalsium pada tepung jawawut dan tepung ikan kembung untuk sebagai alternatif bahan makanan tambahan bagi ibu hamil KEK. Metode. Penelitian deskriptif analitik dengan dua sampel, yaitu tepung jawawut dan tepung ikan kembung. Kandungan air dianalisis menggunakan metode thermogravimetri, zat besi dengan spektrofotometri UV-Vis, dan kalsium dengan titrasi kompleksometri. Hasil. Analisis menunjukkan bahwa Kandungan air tepung jawawut (7,44%) dan tepung ikan kembung (7,26%) berada di bawah batas maksimum SNI. Kandungan zat besi tepung jawawut (5,8 mg/100 g) memenuhi standar SNI, sedangkan tepung ikan kembung (4,3 mg/100 g) masih di bawah standar. Kandungan kalsium tepung jawawut (170 mg/100 g) dan tepung ikan kembung (450 mg/100 g) memenuhi ketentuan BPOM. Kesimpulan. Tepung jawawut dan tepung ikan kembung memiliki mutu penyimpanan yang baik dan kandungan kalsium sesuai standar. Tepung jawawut memenuhi standar zat besi, sedangkan tepung ikan kembung memerlukan perbaikan proses untuk meningkatkan kandungan zat besinya, sehingga keduanya berpotensi dikembangkan sebagai pangan lokal bergizi bagi ibu hamil KEK.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Departement of Nutrition, Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar</dc:publisher>
	<dc:date>2026-05-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/49246</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.30597/jgmi.v15i1.49246</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia (The Journal of Indonesian Community Nutrition); Vol. 15 No. 1 (2026): Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia</dc:source>
	<dc:source>2686-1909</dc:source>
	<dc:source>2302-8807</dc:source>
	<dc:source>10.30597/jgmi.v15i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/mgmi/article/view/49246/14465</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>