Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

DAMPAK PROGRAM EDUKASI VAKSINASI HPV TERHADAP PENGETAHUAN DAN PENERIMAAN DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN ORANG TUA DI DESA NAGRAK DAN CIANGSANA, BOGOR, INDONESIA

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 10 No. 1 (2026) · pp. 95–107

DOI
10.20956/pa.v10i1.42920
ISSN
2580-3786
Published
2026-01-27
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Cervical cancer remains a significant public health concern in Indonesia, with HPV infection as the primary etiological factor. Despite the availability of HPV vaccination as a crucial preventive measure, awareness and uptake remain suboptimal, particularly among elementary school-aged children and their parents. This community service program aimed to enhance HPV vaccination knowledge and acceptance through comprehensive educational interventions targeting elementary school students and their parents/guardians in Ciangsana and Nagrak Villages, Bogor, Indonesia. The program was conducted through a structured educational intervention involving 28 elementary school students (median age 10 years) and 25 parents/guardians (median age 35 years). Activities included interactive educational sessions, pre-post knowledge assessment, and collaboration with local health centers. The educational program successfully improved HPV vaccination knowledge among parents/guardians (mean score increase from 4.440 to 4.880, p=0.046). While students showed increased engagement and modest improvement (mean score from 5.107 to 5.357), their knowledge enhancement was not statistically significant (p>0.244). The program established effective partnerships between the medical faculty, local health centers, and community residents. Educational materials developed showed good reliability (Cronbach's alpha 0.661 for parents and 0.709 for students). This community service program demonstrated the effectiveness of targeted educational interventions in promoting HPV vaccination awareness, particularly among parents, while highlighting the need for age-appropriate educational strategies and sustainable community partnerships for health promotion initiatives. --- Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan infeksi HPV sebagai faktor penyebab utama. Meskipun vaksinasi HPV tersedia sebagai langkah pencegahan penting, kesadaran dan cakupannya masih rendah, terutama di kalangan anak usia sekolah dasar dan orang tua mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan penerimaan vaksinasi HPV melalui intervensi edukasi komprehensif yang ditargetkan kepada siswa sekolah dasar dan orang tua/wali di Desa Ciangsana dan Nagrak, Bogor, Indonesia. Program dilaksanakan melalui intervensi edukasi terstruktur yang melibatkan 28 siswa sekolah dasar (median usia 10 tahun) dan 25 orang tua/wali (median usia 35 tahun). Kegiatan mencakup sesi edukasi interaktif, penilaian pengetahuan pre-post, dan kolaborasi dengan puskesmas setempat. Program edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan tentang vaksinasi HPV pada kelompok orang tua/wali (peningkatan skor rata-rata dari 4,440 menjadi 4,880, p=0,046). Meskipun siswa menunjukkan peningkatan partisipasi dan perbaikan moderat (skor rata-rata dari 5,107 menjadi 5,357), peningkatan pengetahuan mereka tidak signifikan secara statistik (p>0,244). Program ini berhasil membangun kemitraan efektif antara fakultas kedokteran, puskesmas, dan warga masyarakat. Materi edukasi yang dikembangkan menunjukkan reliabilitas yang baik (alpha Cronbach 0,661 untuk orang tua dan 0,709 untuk siswa). Program pengabdian masyarakat ini menunjukkan efektivitas intervensi edukasi yang ditargetkan dalam meningkatkan kesadaran vaksinasi HPV, khususnya di kalangan orang tua, sambil menegaskan pentingnya strategi edukasi yang sesuai usia dan kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat dalam inisiatif promosi kesehatan.

Keywords

Collaboration network of the authors

29 authors · 56 co-authorship links · 8 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Indonesia University of Education
  • Sebelas Maret University
  • State University of Malang
  • Universitas Sulawesi Tenggara
  • Diponegoro University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Siti ZahrahAffiliation unknown2
Sulistyo SaputroSebelas Maret University1
Murwani Dewi WijayantiSebelas Maret University1
Sentot Budi RahardjoSebelas Maret University1
Liliasari LiliasariIndonesia University of Education1
E. Nursa'adahAffiliation unknown1
Wiji WijiIndonesia University of Education1
Muhammad Nurul HanaIndonesia University of Education1
Hayuni Retno WidartiState University of Malang1
Ana PermanasariState University of Malang1
Yohana Feynendra DaeliAffiliation unknown1
Yoyok Budi PramonoDiponegoro University1
Sri KhayatiUniversitas Sulawesi Tenggara1
Rifkah Anniza RahmanUniversitas Sulawesi Tenggara1
Alimuddin AlimuddinAffiliation unknown1
Fitri Rachmillah FadmiAffiliation unknown1
Hery SupratmanAffiliation unknown1
Rahmad Fani RamadhanAffiliation unknown1
SulhaswardiAffiliation unknown1
Nursamsul KustiawanAffiliation unknown1
Aria LafansaAffiliation unknown1
Patricia Budihartanti LimanAffiliation unknown1
Arleen DevitaAffiliation unknown1
Verawati SudarmaAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">DAMPAK PROGRAM EDUKASI VAKSINASI HPV TERHADAP PENGETAHUAN DAN PENERIMAAN DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN ORANG TUA DI DESA NAGRAK DAN CIANGSANA, BOGOR, INDONESIA</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Fadilah, Tubagus Ferdi</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Aziza, Nia Nurul</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Setiati, Dita</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Fairuza, Firda</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Mulyani, Sri</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">HPV vaccination</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">health education</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">community service</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">cervical cancer prevention</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">health promotion</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Cervical cancer remains a significant public health concern in Indonesia, with HPV infection as the primary etiological factor. Despite the availability of HPV vaccination as a crucial preventive measure, awareness and uptake remain suboptimal, particularly among elementary school-aged children and their parents. This community service program aimed to enhance HPV vaccination knowledge and acceptance through comprehensive educational interventions targeting elementary school students and their parents/guardians in Ciangsana and Nagrak Villages, Bogor, Indonesia. The program was conducted through a structured educational intervention involving 28 elementary school students (median age 10 years) and 25 parents/guardians (median age 35 years). Activities included interactive educational sessions, pre-post knowledge assessment, and collaboration with local health centers. The educational program successfully improved HPV vaccination knowledge among parents/guardians (mean score increase from 4.440 to 4.880, p=0.046). While students showed increased engagement and modest improvement (mean score from 5.107 to 5.357), their knowledge enhancement was not statistically significant (p&amp;gt;0.244). The program established effective partnerships between the medical faculty, local health centers, and community residents. Educational materials developed showed good reliability (Cronbach's alpha 0.661 for parents and 0.709 for students). This community service program demonstrated the effectiveness of targeted educational interventions in promoting HPV vaccination awareness, particularly among parents, while highlighting the need for age-appropriate educational strategies and sustainable community partnerships for health promotion initiatives.   ---    Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, dengan infeksi HPV sebagai faktor penyebab utama. Meskipun vaksinasi HPV tersedia sebagai langkah pencegahan penting, kesadaran dan cakupannya masih rendah, terutama di kalangan anak usia sekolah dasar dan orang tua mereka. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan penerimaan vaksinasi HPV melalui intervensi edukasi komprehensif yang ditargetkan kepada siswa sekolah dasar dan orang tua/wali di Desa Ciangsana dan Nagrak, Bogor, Indonesia. Program dilaksanakan melalui intervensi edukasi terstruktur yang melibatkan 28 siswa sekolah dasar (median usia 10 tahun) dan 25 orang tua/wali (median usia 35 tahun). Kegiatan mencakup sesi edukasi interaktif, penilaian pengetahuan pre-post, dan kolaborasi dengan puskesmas setempat. Program edukasi berhasil meningkatkan pengetahuan tentang vaksinasi HPV pada kelompok orang tua/wali (peningkatan skor rata-rata dari 4,440 menjadi 4,880, p=0,046). Meskipun siswa menunjukkan peningkatan partisipasi dan perbaikan moderat (skor rata-rata dari 5,107 menjadi 5,357), peningkatan pengetahuan mereka tidak signifikan secara statistik (p&amp;gt;0,244). Program ini berhasil membangun kemitraan efektif antara fakultas kedokteran, puskesmas, dan warga masyarakat. Materi edukasi yang dikembangkan menunjukkan reliabilitas yang baik (alpha Cronbach 0,661 untuk orang tua dan 0,709 untuk siswa). Program pengabdian masyarakat ini menunjukkan efektivitas intervensi edukasi yang ditargetkan dalam meningkatkan kesadaran vaksinasi HPV, khususnya di kalangan orang tua, sambil menegaskan pentingnya strategi edukasi yang sesuai usia dan kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat dalam inisiatif promosi kesehatan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/42920</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v10i1.42920</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2026; 95-107</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v10i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/42920/14067</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Tubagus Ferdi Fadilah, Nia Nurul Aziza, Dita Setiati, Firda Fairuza, Sri Mulyani</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>