Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal

PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA KEGIATAN SIKAT GIGI MASSAL PADA ANAK SD DI DESA PATTALLASSANG, KEC. TOMPOBULU, KAB. BANTAENG, SULAWESI SELATAN

Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat · Vol. 10 No. 1 (2026) · pp. 242–251

DOI
10.20956/pa.v10i1.49261
ISSN
2580-3786
Published
2026-01-27
Publisher
LP2M Universitas Hasanuddin
Language
en
License
creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0

Abstract

Oral and dental health is an integral part of general health and plays a crucial role in determining an individual’s quality of life. However, the prevalence of oral and dental problems in Indonesia remains high, particularly among elementary school–aged children. Limited knowledge, attitudes, and habits related to proper oral hygiene are considered major contributing factors to this problem. The Dental and Oral Health Education was designed as a promotive and preventive initiative aimed at improving the knowledge and skills of elementary school students in maintaining oral and dental hygiene. This program was implemented in three elementary schools located in Pattallassang Village, Tompobulu District, Bantaeng Regency, and involved a total of 108 students. The activities included oral health education delivered using flipchart media, interactive question-and-answer sessions to encourage student participation, demonstrations of proper toothbrushing techniques using a dental model, and supervised mass toothbrushing practice. The results showed a high level of enthusiasm among students throughout the activities. The students were able to respond to questions appropriately and demonstrated noticeable improvements in their toothbrushing techniques following the demonstrations and hands-on practice. Observations during the program indicated an increase in students’ understanding and practical skills related to oral and dental health. Therefore, this program has been proven effective in enhancing children’s knowledge and oral hygiene practices, while also emphasizing the importance of early health education as a preventive measure to reduce the risk of dental caries and establish healthy habits that can be sustained in the long term. --- Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan umum serta memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup seseorang. Kondisi gigi dan mulut yang sehat dapat mendukung fungsi makan, berbicara, dan kepercayaan diri. Namun demikian, prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia masih tergolong tinggi, terutama pada kelompok anak-anak usia sekolah dasar. Hal ini dapat disebabkan oleh masih rendahnya pengetahuan, sikap, dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi pada anak. Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa sekolah dasar dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Program ini dilaksanakan di tiga sekolah dasar yang berada di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, dengan jumlah peserta sebanyak 108 siswa. Intervensi yang diberikan meliputi penyuluhan kesehatan gigi menggunakan media flipchart, sesi tanya jawab interaktif untuk meningkatkan partisipasi siswa, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar menggunakan model gigi, serta praktik sikat gigi massal yang dilakukan secara terawasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para siswa selama pelaksanaan program. Siswa mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan menunjukkan perbaikan dalam teknik menyikat gigi setelah dilakukan demonstrasi dan praktik langsung. Observasi selama kegiatan mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa terkait kesehatan gigi dan mulut. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan gigi anak, serta menegaskan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini sebagai upaya pencegahan untuk menurunkan risiko karies dan membentuk kebiasaan hidup sehat jangka panjang.

Keywords

Collaboration network of the authors

30 authors · 101 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Faizah Zahra NailahAffiliation unknown1
Andi IhwanAffiliation unknown1
Kenny Edward YapAffiliation unknown1
Andi Asadul IslamAffiliation unknown1
Junus Asiu Bulu BaanAffiliation unknown1
Rizalinda SjahrilAffiliation unknown1
Wahyunita Do TokaAffiliation unknown1
Nita MarianaAffiliation unknown1
Erwin ChandraAffiliation unknown1
Sulmiati SulmiatiAffiliation unknown1
Fonny JoshAffiliation unknown1
Sachraswaty RachmanAffiliation unknown1
Nur Indah PurnamasariAffiliation unknown1
Muhammad SabirAffiliation unknown1
SRI WAHYUNIAffiliation unknown1
Burhanuddin BaharAffiliation unknown1
Rosdiana NatzirAffiliation unknown1
Mochammad HattaAffiliation unknown1
Ahyar AhmadAffiliation unknown1
Ade Rifka JunitaAffiliation unknown1
Ressy DwiyantiAffiliation unknown1
Muhammad Reza PrimagunaAffiliation unknown1
Muhammad Nasrum MassiAffiliation unknown1
Rosana AgusAffiliation unknown1
Raymond TumandukAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

Metadata source: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/oai, first harvested 3 Nov 2026, last seen 3 Nov 2026.
Original metadata (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">PENYULUHAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT SERTA KEGIATAN SIKAT GIGI MASSAL PADA ANAK SD DI DESA PATTALLASSANG, KEC. TOMPOBULU, KAB. BANTAENG, SULAWESI SELATAN </dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Karim, Punggawa Gauk</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Hamid, Firdaus</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Katu, Hafsah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sugianto, Irfan</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rustam, Andi Abidah</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Oral health</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">health education</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">mass toothbrushing</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">primary school children</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Oral and dental health is an integral part of general health and plays a crucial role in determining an individual’s quality of life. However, the prevalence of oral and dental problems in Indonesia remains high, particularly among elementary school–aged children. Limited knowledge, attitudes, and habits related to proper oral hygiene are considered major contributing factors to this problem. The Dental and Oral Health Education was designed as a promotive and preventive initiative aimed at improving the knowledge and skills of elementary school students in maintaining oral and dental hygiene. This program was implemented in three elementary schools located in Pattallassang Village, Tompobulu District, Bantaeng Regency, and involved a total of 108 students. The activities included oral health education delivered using flipchart media, interactive question-and-answer sessions to encourage student participation, demonstrations of proper toothbrushing techniques using a dental model, and supervised mass toothbrushing practice. The results showed a high level of enthusiasm among students throughout the activities. The students were able to respond to questions appropriately and demonstrated noticeable improvements in their toothbrushing techniques following the demonstrations and hands-on practice. Observations during the program indicated an increase in students’ understanding and practical skills related to oral and dental health. Therefore, this program has been proven effective in enhancing children’s knowledge and oral hygiene practices, while also emphasizing the importance of early health education as a preventive measure to reduce the risk of dental caries and establish healthy habits that can be sustained in the long term.   ---   Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan umum serta memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup seseorang. Kondisi gigi dan mulut yang sehat dapat mendukung fungsi makan, berbicara, dan kepercayaan diri. Namun demikian, prevalensi masalah gigi dan mulut di Indonesia masih tergolong tinggi, terutama pada kelompok anak-anak usia sekolah dasar. Hal ini dapat disebabkan oleh masih rendahnya pengetahuan, sikap, dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi pada anak. Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan siswa sekolah dasar dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Program ini dilaksanakan di tiga sekolah dasar yang berada di Desa Pattallassang, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, dengan jumlah peserta sebanyak 108 siswa. Intervensi yang diberikan meliputi penyuluhan kesehatan gigi menggunakan media flipchart, sesi tanya jawab interaktif untuk meningkatkan partisipasi siswa, demonstrasi teknik menyikat gigi yang benar menggunakan model gigi, serta praktik sikat gigi massal yang dilakukan secara terawasi. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para siswa selama pelaksanaan program. Siswa mampu menjawab pertanyaan dengan baik dan menunjukkan perbaikan dalam teknik menyikat gigi setelah dilakukan demonstrasi dan praktik langsung. Observasi selama kegiatan mengindikasikan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa terkait kesehatan gigi dan mulut. Dengan demikian, program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik kesehatan gigi anak, serta menegaskan pentingnya edukasi kesehatan sejak dini sebagai upaya pencegahan untuk menurunkan risiko karies dan membentuk kebiasaan hidup sehat jangka panjang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">LP2M Universitas Hasanuddin</dc:publisher>
	<dc:date>2026-01-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/49261</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.20956/pa.v10i1.49261</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat; Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2026; 242-251</dc:source>
	<dc:source>2580-3786</dc:source>
	<dc:source>10.20956/pa.v10i1</dc:source>
	<dc:language>en</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unhas.ac.id/index.php/panritaabdi/article/view/49261/14091</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2026 Punggawa Gauk Karim, Firdaus Hamid, Hafsah Katu, Irfan Sugianto, Andi Abidah Rustam</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-nd/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>