Jurnal
Distribusi dan Keanekaragaman Jenis Makrozoobentos Weleri Kabupaten Kendal di Sungai Damar Desa
Life Science · Vol. 1 No. 2 (2013)
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2013-02-14
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Sungai Damar merupakan sungai yang alirannya mendapat masukan limbah dari kegiatan industri rumah tangga dan kegiatan pertanian yang dapat berpengaruh terhadap kualitas airnya. Makrozoobentos dapat digunakan sebagai parameter biologi dalam menentukan kondisi suatu perairan, karena hidupnya relatif diam di dasar perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui distribusi dan keanekaragaman jenis makrozoobentos di Sungai Damar Desa Weleri. Penelitian ini dilakukan secara purpossive sampling, dengan pengambilan sampel tiap stasiun diambil sembilan titik pada substrat dasar perairan yang berbeda. Waktu pengambilan tiga kali dengan selang waktu dua minggu. Metode analisis data yang digunakan yaitu Distribusi longitudinal, Indeks keanekaragaman, Indeks kemerataan, dan Indeks dominansi. Hasil penelitian ditemukan 27 jenis makrozoobentos. Spesies yang terdistribusi di sepanjang Sungai Damar yaitu Littorina carinifera, Melanoides torulosa, Melanoides tuberculata, Melanoides granifera, dan Pilla ampullacea. Nilai Indeks Keanekaragaman pada semua stasiun pengamatan tergolong sedang (2,77). Keanekaragaman jenis makrozoobentosnya tergolong sedang, sehingga menunjukkan air Sungai Damar termasuk kriteria kualitas air yang setengah tercemar.Damar river is a river whose streams flow gets input wastes from domestic industrial activity and agricultural activities that may affect water quality. Macrozoobentos can be used as a biological parameter in determining the waters condition, because they live relatively silence in the bottom of water. The purpose of this study is to determine the distribution and diversity of makrozoobentos species in the Damar river in Weleri Village. This research used the purpossive sampling method, with the sample of each station was taken from nine poins on the different bottom substrates. It was done in three times removal at two weeks interval. The data analysis method that were used are Longitudinal Distribution, Diversity Index, Evenness Index and Dominance Index. The research found 27 species of macrozoobentos. The species that distributed along Damar river are Littorina carinifera, Melanoides torulosa, Melanoides tuberculata, Melanoides granifera, dan Pilla ampullacea. Diversity index at all observation station are classified as moderate (2,77). Based on the result, it can be concluded that there are five species that are distributed along Damar river. The macrozoobentos diversity is classified as moderate, that indicate there is light pollution that happened at Damar river.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 87 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Kasetsart University
- Politeknik Agraria STPN
- Diponegoro University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Risa Dwita Hardianti | State University of Semarang | 3 |
| Amnan Haris | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 3 |
| Bambang Priyono | State University of Semarang | 3 |
| Andreas Priyono Budi Prasetyo | State University of Semarang | 2 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 2 |
| Dyah Rini Indriyanti | State University of Semarang | 2 |
| Priyantini Widiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nugroho Edi Kartijono | State University of Semarang | 2 |
| Lisdiana Lisdiana | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Talitha Widiatningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Jiraporn Teampanpong | Kasetsart University | 1 |
| Endah Peniati | State University of Semarang | 1 |
| R. Martanto | Politeknik Agraria STPN | 1 |
| Fenny Widiyanti | State University of Semarang | 1 |
| Andhina Putri Heriyanti | Diponegoro University | 1 |
| Aziz Al Anshori | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ira Novianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Partaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch. Samsul Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putut Riharista | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahayu Muning Sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Frederikus Putut Martin HB | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yogo Utomo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Jamaludin Afif | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Titi Fatmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mahbub Masduqi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Vivin Lesandra Mulia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Octarina Tri Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasti Apri Sanjivanie | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arif Bayu Satria | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Evi Setyowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nana Kariada Tri Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmadyan Tefarani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.