Jurnal
PERILAKU MAKAN JULANG EMAS (Rhyticeros undulatus) PADA SAAT BERSARANG DI GUNUNG UNGARAN JAWA TENGAH
Life Science · Vol. 4 No. 1 (2016)
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2016-08-30
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Julang Emas (Rhyticeros undulatus) merupakan salah satu jenis burung rangkong yang terdapat di Gunung Ungaran, Indonesia. Burung Julang Emas termasuk hewan yang dilindungi UU No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Convention on International Trade of Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES) telah mengkategorikan burung rangkong dalam daftar appendiks II. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengamati perilaku makan Julang Emas pada saat bersarang dan mengumpulkan data buah pakan di Gunung Ungaran. Data yang diambil adalah cara Julang Emas memberi makan ke dalam sarang, waktu dan jumlah kehadiran memberi makan, dan jenis buah pakan yang diberikan ke dalam sarang. Hasil penelitian menunjukan Julang Emas jantan memberi makan induk betina dengan cara memuntahkan satu per satu buah pakan, kemudian diposisikan pada ujung paruhnya dan mengoperkannya ke ujung paruh betina di dalam sarang. Julang Emas jantan cenderung memberi makan sebanyak 1–4 kali dalam sehari. Dalam sekali kedatangan, Julang jantan dapat mambawa buah pakan 2–48 buah di dalam kantung lehernya. Waktu yang paling sering digunakan Julang Emas memberi makan adalah antara pukul 15.00–16.00 WIB. Julang jantan mampu memberi makan dengan laju yang cukup tinggi (9–10 buah per menit). Jenis buah yang paling banyak dikonsumsi oleh Julang Emas di Gunung Ungaran adalah dari famili Lauraceae 10 jenis (34%), dan famili  Moraceae (Ficus) tujuh jenis (23%). Wreathed Hornbill (Rhyticeros undulatus) is one of hornbill spesies found in Mount Ungaran, Indonesia. Wreathed Hornbill is belong to protected animals Law No. 5 of 1990 on the Conservation of Natural Resources and Ecosystems. Convention on International Trade of Endangered Species of Wild Fauna And Flora (CITES) has categorized hornbill in the appendix II. The objective of the study was to observe the feeding behavior during the breeding season and collect fruit data Wreathed Hornbill on Mount Ungaran. The collected data is how Wreathed Hornbill feed into the nest, time and attendance feed to the nest, and the type of fruit that given to the nest. The results showed the male Wreathed Hornbill feeding the female by regurgigated one fruit, then position it on tip of the bill and passed it to the female in the nest. The males tend to eat as many as 1-4 times a day. In one arrival, the male Hornbill can take 2-48 fruit in his esophagus. The most commonly time used by Wreathed Hornbill is between 03.00-04.00 PM. Male hornbill able to spend as much fruit 9-10 fruit per minute. Most fruit consumed by Wreathed Hornbill in Mount Ungaran is from the family Lauraceae 10 species (34%), and family Moraceae (Ficus) seven types (23%).
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 94 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Universitas Media Nusantara Citra
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Aditya Marianti | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Sri Ngabekti | State University of Semarang | 4 |
| Bambang Priyono | State University of Semarang | 4 |
| Enni Suwarsi Rahayu | State University of Semarang | 3 |
| Widowati Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Wandah Wibawanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| S Martono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tsabit Azinar Ahmad | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sigit Saptono | State University of Semarang | 2 |
| Ning Setiati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Amin Retnoningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andin Irsadi | State University of Semarang | 2 |
| Herni Purnamasari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Annisa Lintang Malinda | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Christine Nadya S | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch. Samsul Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khasan Fakhri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuliana Rachmawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nugroho Edi K | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Partaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Teguh Heny Sulistyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R. Susanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Denny Herbianto Bahtiar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ela Puji Aprilliyani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nana Kariada Tri Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khoirunisa Alfirdani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Geovani Ayu Astuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nuryana Mahsunah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rosichon Ubadillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Damayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rosichon Ubaidillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Martanto Setyo Husodo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arief Yulianto | Universitas Media Nusantara Citra | 1 |
| Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti | State University of Semarang | 1 |
| Bunyamin Bunyamin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Margunani Margunani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Danang Dwi Saputro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.