Jurnal
Keanekaragaman Spesies Mangrove dan Zonasi di Wilayah Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang
Life Science · Vol. 8 No. 1 (2019) · hlm. 41–53
- ISSN
- 2528-5009, 2252-6277
- Terbit
- 2019-04-25
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Tugu sub-district has a mangrove ecosystem that is better than the other three sub-districts in Semarang City. The improvement of the mangrove ecosystem in Mangunharjo Village became the main of priority for mangrove rehabilitation This study aimed to determine the level of diversity of mangrove species found in the mangrove ecosystem of Mangunharjo Sub-District, Tugu District, Semarang City based on the zonation. The study was conducted in February-March 2018. Sampling using a combination method, that are systematic sampling with vegetation analysis techniques using quadrat sampling technique. There are three data collection stations determined based on the distance from the coastline to the mainland. Data were analyzed using quantitative descriptive statistics. The results showed that the diversity of mangrove species found in Mangunharjo Village had a low to moderate diversity level (0.72-1.32). The mangrove ecosystem in Mangunharjo is actually artificial ecosystem, with the type and number of mangroves dominated by Rhizophora mucronata and Avicennia marina. There are seven mangrove species found in the open zone, four species in the middle zone and four species in the land zone. Kecamatan Tugu memiliki ekosistem mangrove yang masih baik dibandingkan dengan tiga kecamatan lainnya yang berada di Kota Semarang. Perbaikan ekosistem mangrove di Kelurahan Mangunharjo menjadi prioritas utama rehabilitasi mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat keanekaragaman spesies mangrove yang terdapat di ekosistem mangrove Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Tugu Kota Semarang berdasarkan zonasinya. Penelitian dilakukan pada bulan Februari–Maret 2018. Pengambilan sampel menggunakan metode kombinasi, yaitu antara systematic sampling dengan teknik analisis vegetasi menggunakan quadrat sampling technique. Terdapat tiga stasiun pengambilan data yang ditentukan berdasarkan jarak dari garis pantai hingga daratan. Data dianalisis secara statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa keanekaragaman spesies mangrove yang terdapat di Kelurahan Mangunharjo mempunyai tingkat keanekaragaman rendah hingga sedang (0.72-1.32). Hal ini dikarenakan ekosistem mangrove wilayah Mangunharjo merupakan ekosistem buatan, dengan jenis dan jumlah mangrove yang dominasi oleh Rhizophora mucronata dan Avicennia marina. Terdapat tujuh spesies mangrove yang ditemukan pada zona terbuka, empat spesies pada zona tengah dan empat spesies pada zona daratan.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 162 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Kasetsart University
- Politeknik Agraria STPN
- Diponegoro University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Bambang Priyono | State University of Semarang | 7 |
| Margareta Rahayuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Nur Kusuma Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Andreas Priyono Budi Prasetyo | State University of Semarang | 4 |
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 4 |
| Risa Dwita Hardianti | State University of Semarang | 3 |
| Saiful Ridlo | State University of Semarang | 3 |
| Dyah Rini Indriyanti | State University of Semarang | 3 |
| Amnan Haris | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Andin Irsadi | State University of Semarang | 3 |
| Nugroho Edi Kartijono | State University of Semarang | 3 |
| Lisdiana Lisdiana | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sigit Saptono | State University of Semarang | 3 |
| Aditya Marianti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Priyantini Widiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Amin Retnoningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Talitha Widiatningrum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yustinus Ulung Anggraito | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Partaya Partaya | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Abdullah | State University of Semarang | 2 |
| Ning Setiati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Jiraporn Teampanpong | Kasetsart University | 1 |
| Endah Peniati | State University of Semarang | 1 |
| R. Martanto | Politeknik Agraria STPN | 1 |
| Fenny Widiyanti | State University of Semarang | 1 |
| Andhina Putri Heriyanti | Diponegoro University | 1 |
| Aziz Al Anshori | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ira Novianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Partaya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moch. Samsul Arifin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novita Windasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suci Iswanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nana Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Rahayu Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herlina Oktaviani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Elfrida Theresia Siburian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.